Suamiku Adalah Cinta Pertamaku

Suamiku Adalah Cinta Pertamaku
128


__ADS_3

Arlita melihat kearah suaminya,ada perasaan haru saat melihat laki-laki itu yang bergelar suami sekaligus sebagai Ayah dari anak-anaknya begitu sangat perhatian.Kasih sayang yang di berikan kepadanya tidak pernah luntur malah semakin hari semakin dirinya merasakan begitu besar untuknya.


Pramudya adalah laki-laki yang telah merubah hidupnya. Dari laki-laki itulah dirinya mendapatkan kasih sayang yang sangat besar seakan-akan laki-laki itu telah membawa kembali jiwanya yang sudah mati kini hidup kembali.


Pengorbanan laki-laki yang bernama Pramudya itu telah begitu banyak untuknya, sungguh kini dirinya merasa menjadi wanita yang paling bahagia.


Tiba-tiba air matanya jatuh dan mengenai tangan laki-laki yang kebetulan sedang menyuapinya dan membuat laki-laki itupun langsung terkejut saat melihat wanita yang sangat di cintainya itu tiba-tiba menangis.


"Sayang kenapa kamu menangis? ucapnya sambil mengusap air mata istrinya yang membasahi kedua pipinya.


Wanita itu terdiam tapi air matanya terus saja mengalir dari pelupuk matanya.


" Sayang apa aku ada salah? Ucapnya sambil memeluk tubuh istrinya.


Wanita semakin menangis dan mengeratkan pelukannya lalu tangannya memegang erat pinggang suaminya.


Laki-laki itupun hanya terdiam membiarkan istrinya itu menangis.Laki-laki itu mengusap-usap punggung sang istri dengan lembut sambil sesekali mencium pucuk kepalanya sambil menunggu tangis istrinya reda dan dia pun mencoba membiarkan istrinya itu menangis agar istrinya bisa mengeluarkan keluh kesah yang berada di dalam hatinya.


Hingga beberapa saat kemudian Pramudya mulai merasa istrinya sudah berhenti menangis barulah laki-laki itupun mulai bertanya kepada istrinya.


"Kenapa kamu menangis sayang?tanyanya dengan lembut dan wanita itupun semakin memeluk laki-laki itu dengan erat.


Dengan suara sedikit manja dia pun berkata


"Karena sekarang ini hati aku bahagia Mas".ucapnya dan membuat laki-laki itu pun terkejut.


" Apa... apa maksud mu sayang? Sungguh Mas benar-benar tidak mengerti?tanyanya semakin bingung.


"Aku menangis karena bahagia karena mendapatkan sosok suami seperti kamu jadi tadi aku sempat terbawa suasana saja ya jadinya hatiku sedikit melow gitu".


"Jadi karena itu? ucapnya sambil menjambak rambutnya pelan sumpah tadi dirinya benar-benar sangat frustasi saat tiba-tiba wanita yang sangat di cintainya itu menangis.


Wanita yang berada di pelukannya itupun mendongakkan kepalanya sambil menampilkan senyum tanpa dosa dari sudut bibir tipisnya.

__ADS_1


" Ya ampun sayang kamu sungguh-sungguh telah membuat hati ku ini seperti terkena serangan jantung,eh ngga taunya ternyata kamu hanya sedang merasakan hati yang bahagia."


"Maaf.Maafkan aku suami ku sayang. Maaf ya!katanya dengan sedikit merajuk.


" Ya mau bagaimana lagi pastilah aku maafkan karena kamu adalah wanita yang sangat aku cintai jadi sebagai seorang laki-laki yang sangat mencintaimu yang berstatus istri aku ya aku pun harus bisa memaafkan istrinya bukan?


"Terima kasih suamiku,makin sayang deh sama kamu".ucapnya sambil tersenyum.


Pramudya pun membalas senyuman dari istrinya.Sungguh kejadian ini mungkin adalah salah satu dari perilaku yang biasa di alami oleh ibu hamil yang mana hormon kehamilan telah membuat moodnya terkadang berubah-ubah dan dia pun kini mulai mengerti akan perubahan tingkah laku istrinya jadi laki-laki itu mencoba untuk mengerti dan berusaha untuk bersabar menghadapinya.


"Mau makan lagi ngga?ucapnya sambil melihat ke arah istrinya tapi wanita itu hanya pun menggelengkan kepalanya tanda tidak.


" Tapi makanan mu masih belum habis sayang ".katanya sambil menunjukkan nasi di dalam piring yang masih tersisa.


" Perut aku sudah kenyang Mas".ucapnya sambil mengusap-usap perut buncit nya.


Laki-laki itu hanya bisa menarik napas panjangnya


"Baiklah".ucapnya pasrah.


" Kamu mau kemana sayang?


"Aku mau bertemu sama anak-anak".katanya sambil melangkah menuju ruang keluarga di mana kedua anak kembar nya kini sedang berada di sana.


" Aku ikut".ucapnya sambil ikut berjalan mengikuti langkah istrinya.


Sampai di ruang keluarga kedua pasangan itupun langsung tersenyum saat mendapati kedua anak kembarnya kini sedang tertidur di lantai dengan beralaskan karpet bulu lembut.


"Sayang kamu sudah selesai makannya? tanya ibu mertuanya sambil mendekat kearah menantunya.


" Iya Bun sudah".jawabnya sambil melihat ke arah mertuanya sambil tersenyum.


"Bagaimana kabar cucu Bunda di dalam sini?tanyanya sambil mengusap-usap perut buncit menantunya.

__ADS_1


" Alhamdulillah keadaannya cukup sehat".


"Alhamdulillah.Sehat-sehat selalu jangan malu jika banyak makan suamimu itu banyak uang jadi apapun yang inginkan pasti akan di kabulkan. Iya kan putraku? tanyanya sambil melirik kearah anak laki-laki nya yang sedang sibuk memperhatikan kedua anak kembarnya yang sedang tertidur.


"Iya".


" Putraku sudah menyanggupi nya jadi mulai sekarang manfaatin kesempatan mumpung kamu masih dalam keadaan hamil jadi jangan mersa sungkan padanya".


"Jangan dengarkan Bunda sayang." ucapnya sambil melirik kearah Bundanya tapi wanita itu pun hanya tersenyum mengejek Putranya dan itu membuat laki-laki itu bertambah kesal saja saat melihatnya.


Bunda jangan hasut istri ku itu tidak baik Bun".ucapnya sambil memeluk tubuh istrinya tapi istrinya itu hanya diam sambil tersenyum melihat tingkah keduanya.


" Bunda tidak menghasut Pram cuma memprovokasi aja".


"Itu sama aja Bun ngga ada bedanya".


" Masa sih?


"Iya".


Ah... ah.. ah


(wanita itupun tertawa)


" Kamu seperti Ayah kamu ".


Laki-laki itupun hanya terdiam.


" Benarkan kalian berdua itu sama persis tidak ada bedanya ".ucapnya sambil terus tertawa pelan takut kedua cucunya itu bangun.


" Terserah Bunda saja tapi yang jelas aku ini adalah putra mu Bunda".


Wanita itupun tersenyum.

__ADS_1


"Iya kamu adalah putra ku".katanya sambil berjalan meninggalkan kedua pasangan suami istri itu yang masih heran dengan tingkah kedua orang tua itu.


bersambung


__ADS_2