Suamiku Adalah Cinta Pertamaku

Suamiku Adalah Cinta Pertamaku
125


__ADS_3

Setelah tiga hari di rawat akhirnya atas sang Dokter yang bertanggungjawab penuh terhadap kesehatan Arlita pun kini sudah mengizinkannya pulang karena kesehatannya dan janin yang ada di kandungannya pun sudah terlihat semakin sehat.


Laki-laki itu memasukkan semua barang-barang bawaannya ke dalam tas hingga semuanya kini sudah rapi.


"Kamu senang sayang? tanyanya sambil melihat wajah istri yang terlihat tersenyum senang.


" Iya aku senang Mas bisa kembali pulang ke rumah!


Laki-laki itu mendekati istrinya yang masih duduk di atas ranjang rumah sakit sambil mendorong kursi roda untuk istrinya duduk.


"Aku senang kamu sudah sehat sayang.Maaf aku telah buat kamu hamil lagi!ucapnya dengan rasa sedikit menyesal.


Wanita itu mengambil tangan kanannya lalu menciumnya lama dan setelahnya dirinya pun menaruh tangan itu ke arah perutnya.


" Rasakan Mas.Jangan pernah menyalahkan diri kamu kehadirannya memang kita tidak inginkan karena kita belum siap tapi semakin hari aku semakin menyayanginya karena aku sudah mulai merasa nyaman atas kehadirannya jadi jangan pernah berbicara begitu lagi".


Laki-laki itupun mengangguk lalu memeluk tubuh istrinya erat.


"Aku sangat mencintaimu istriku".


" Aku juga sangat mencintaimu suamiku".


Laki-laki semakin mengeratkan pelukannya.

__ADS_1


"Mas lepas".ucapnya sambil mencoba melepaskan pelukan suaminya tapi laki-laki itu masih terus saja memeluknya.


" Mas lepas, aku ngga bisa napas".ucapnya lagi sambil memukuli punggung suaminya.


Laki-laki itupun langsung melepaskan pelukannya


"Maafkan sayang".


" Iya. Ayo kita pulang, aku sudah tak sabar mau bertemu si kembar ".


" Baiklah istri ku sayang".ucapnya sambil menggendong istrinya dan di duduknya di atas kursi roda yang sudah di siapkan nya.


"Mas,semuanya sudah di masukan ke dalam tas kan dan tidak ada yang tertinggal? tanya istrinya.


Laki-laki itu pun langsung mengecek kembali tasnya dan setelah semuanya sudah lengkap dia pun langsung kembali mendekati kursi roda istrinya.


"Suamiku memang gercap!


Makasih ya".


Laki-laki itupun tersenyum senang karena mendapatkan pujian dari istri cantiknya.Dia pun mendekati telinga istrinya dan berkata


" Ini tidak gratis sayang! Aku mau minta hadiah ".ucapnya sambil mencium leher istrinya dengan lembut dan membuat tubuh istrinya tiba-tiba meremang merasakan sedikit getaran saat napas suaminya yang beraroma mint mulai menyesapnya lembut.

__ADS_1


"Ah...".desah istrinya dan laki-laki itupun tersenyum penuh kemenangan.


" Mas".


"Apa sayang".ucapnya sambil terus menciumi leher istrinya.


" Jangan buat tanda, aku malu Mas nanti di lihat sama keluarga di rumah ".


" Aku tidak akan membuatnya sayang ".ucapnya masih terus melakukannya.


Akhirnya wanita itupun pasrah dengan apa yang di lakukan oleh suami.Setelah beberapa saat kemudian keduanya kini pun sudah berada di dalam mobil.


Laki-laki itupun membawa mobilnya sendiri dan menyuruh keluarganya untuk menunggu kepulangan Arlita di rumah.


Mobil melesat dengan kecepatan sedang agar istrinya itu merasa nyaman.


"Tidurlah jika kamu masih mengantuk nanti setelah sampai Mas bangunkan".ucapnya sambil membantu menurunkan jok mobil yang di duduki sang istri menjadi nyaman.


Istri nya pun mengangguk lalu tidak lama kemudian terdengar lah suara dengkuran halus dari istri nya yang menandakan bahwa istrinya kini sudah tertidur.


"Cepat sekali kamu tertidur sayang! Apa mungkin ini pengaruh obat yang di minum tadi".ucapnya sambil merapihkan anak rambut yang menutupi wajah cantik istrinya.


" Mas sayang kalian, sangat sayang ".gumamnya dalam hati.

__ADS_1


" Tetaplah menjadi pemilik hatiku selamanya sayang!batinnya berkata.


bersambung


__ADS_2