Suamiku Adalah Cinta Pertamaku

Suamiku Adalah Cinta Pertamaku
172


__ADS_3

Mobil yang di kendarai oleh Pramudya kini sudah memasuki area parkir hotel di mana pesta resepsi pernikahan Gea dan Gio di gelar.


Keluarga kecil Pramudya dan Arlita pun kini sedang berjalan memasuki tempat acara dan setelah sampai mereka pun langsung menuju tempat pelaminan di mana kedua sahabatnya sedang menjadi raja dan ratu sehari.


Arlita langsung memeluk sahabatnya.


"Maaf ya tadi pagi gue ngga hadir di acara ijab kabul elo".ucapnya sambil melepaskan pelukan nya.


Gea pun tersenyum


" Ngga apa-apa gue ngerti kan elo lagi hamil jadi tidak boleh terlalu capek jadi it's oke,lagian kan sekarang elo udah datang dan itu membuat gue begitu bahagia. Makasih ya."katanya sambil mengusap perut buncit sahabatnya.


"Mudah-mudahan elo cepat ngisi".ucapnya sambil mengusap perut rata sahabatnya.


Wanita itupun tersenyum


" Aamiin ".


" Ya udah gue ke sana dulu".katanya sambil menunjuk ke arah meja di mana tersedia begitu banyak makanan.


"Iya, makan yang banyak".


" Oke".katanya sambil berjalan turun bersama suaminya menuju tempat makanan.


Kini keduanya sudah duduk di tempat VIP menyantap makanan yang tadi di ambilnya.Di saat dirinya sedang asyik menikmati makanan nya tiba-tiba seseorang mendekati nya


"Assalamualaikum bumil".panggilnya


Ibu hamil itupun langsung melihat nya dan senyum pun tersungging dari bibirnya.


" Tea".ucapnya dan dia pun berdiri dari duduknya dan langsung memeluk sahabatnya.


"Kapan elo pulang? tanyanya setelah mereka kembali duduk.


"Tadi siang".


"Kenapa lo udah pulang bukannya bulan madunya itu seminggu ya".katanya sambil kembali memakan makanannya yang tertunda tadi.


Tea pun mengangguk.


"Gue percepat karena gue ngga enak masa sahabatnya menikah gue ngga datang".ucapnya sambil imut memakan makanan kepunyaan si bumil dan membuat ibu hamil itupun menarik piringnya.

__ADS_1


" Kebiasaan ".katanya dan membuat sahabatnya itu menjadi cengengesan.


" Dikit doang".


"Dikit-dikit tar lama-lama habis.Lebih baik elo minta ambilin sama laki lo".


" Iya.Iya".ucapnya lalu bangun dari duduknya berjalan ke arah meja prasmanan untuk mengambil makanan.


Pramudya baru kembali ke meja di mana sang istri kini sedang duduk sambil menikmati makanan nya.


"Nih".katanya sambil menyodorkan sepiring salad buah di atas meja.


Ibu muda itupun tersenyum.


" Makasih suamiku".katanya sambil mengambil piring yang berisikan salad.


"Sama-sama sayang.Ada lagi yang kamu mau, biar aku ambilkan".katanya.


" Cukup Mas karena sepertinya perut aku sudah kenyang ".katanya sambil mengusap-usap perutnya.


" Baiklah".


***


Pasangan pengantin baru itu sengaja menyiapkan kamar untuk para sahabat dan juga kerabat dekat mereka.


Arlita kini sedang berada di dalam kamarnya tepatnya ibu hamil itu kini sedang berdiri di balkon sambil menikmati suasana malam, setelah melihat ketiga anaknya yang sudah tertidur di kamar sebelah nya di temani oleh ketiga pengasuh mereka.


Ceklek


(Terdengar suara pintu di buka)


Tampaklah Pramudya keluar dari dalam kamar mandi.Kedua matanya menyusuri seluruh sudut kamar tapi laki-laki tidak menemukan wanitanya.


Hingga pandangan matanya pun langsung tertuju pada arah balkon dan dia pun melangkah menuju ke sana dan benar saja ternyata wanitanya sedang berada di sana.


Sebelum dirinya mendekati istrinya dia pun mengambil selimut tebal lalu membawanya.


Arlita tidak menyadari kalau seseorang kini sedang berjalan mendekati nya karena ibu hamil itu kini sedang menikmati suasana malam yang sangat indah, hingga tiba-tiba dia pun merasakan sebuah tangan melingkar di perut buncit nya.


"Ternyata kamu di sini,dari tadi aku cariin kamu".katanya sambil menjatuhkan kepala di pundak istrinya yang kini tidak memakai hijabnya lalu menyelimuti nya dengan selimut yang di bawanya.

__ADS_1


" Makasih ".katanya sambil membalut kan selimut ke tubuhnya.


"Di sini dingin sayang".


" Iya aku tau, aku hanya sebentar saja kok".katanya sambil mengusap-usap tangan suaminya yang melingkar di perutnya itu dengan lembut.


"Kamu tadi dari mana?


"Tadi aku ke kamar anak-anak Mas,sehabis itu aku langsung ke sini".


" Anak-anak sudah tidur?


"Sudah Mas mungkin kelelahan".ucapnya sambil matanya memandang ke arah jalan raya di mana banyaknya kendaraan yang berlalu lalang.


" Duduk yuk yang".katanya sambil berjalan menuju sofa single di dekat sana.


Laki-laki itupun duduk di sana.


"Ayo yang duduk".katanya sambil melihat kearah istrinya yang masih berdiri.


"Duduk dimana Mas,kan sofanya cuma satu".


Laki-laki itupun tersenyum


" Duduk di sini sayang".katanya sambil menepuk pahanya.


"Kamu ada-ada aja sih Mas. Tubuh berat Mas nanti Mas keberatan loh".katanya masih sambil berdiri dan itu membuat laki-laki yang bergelar suaminya itupun tersenyum lalau tanpa aba-aba dia pun langsung manarik tubuh istrinya dan mendudukkannya di pahanya lalu dia pun memeluk nya.


"Mas kamu buat aku kaget tau".


" Maaf sayang habisnya kamu itu lama banget."


"Mas selalu seperti itu".


Laki-laki itupun tertawa.


" Kalau tidak begitu mana mungkin aku bisa dapatin kamu".


"Tapi".


" Sudah kita jangan bahas itu lagi lebih baik kita nikmati suasana malam ini.Bagaimana?tanyanya dan wanita itupun menganggukkan kepala nya tanda iya.

__ADS_1


Keduanya pasutri itupun tersenyum menikmati suasana malam di hotel itu.


bersambung


__ADS_2