Suamiku Adalah Cinta Pertamaku

Suamiku Adalah Cinta Pertamaku
65


__ADS_3

Tidak terasa kini Arlita dan Pramudya sudah di nyatakan lulus dari sekolah menengah atas. Pramudya pun di terima di sebuah universitas negeri di Jakarta dengan nilai yang sangat memuaskan.


Pagi itu Arlita sedang menyiapkan sarapan untuk suaminya yang hari ini akan berangkat untuk bekerja.Dirinya akan mengisi waktu sebelum memulai kuliah.


"Pagi sayang".sapanya langsung duduk di kursi.


" Pagi".


Laki-laki itu tersenyum dan tatapan matanya terus melihat ke arah istrinya yang sekarang semakin terlihat cantik, mungkin bawahan orang hamil.


"Mau sarapan apa?


Laki-laki itu melihat sarapan yang telah tersedia di meja.


"Aku sarapan nasi aja dan jangan lupa aku mau kamu siapin bekal buat makan siang".


Istrinya mengangguk.


"Tenang aja aku sudah siapin bekal kamu".


"Makasih sayang".


" Sama-sama. Ayo kita makan aku sudah lapar ".


" Iya".


Keduanya pun memakan sarapan nya dengan nikmat.


Setelah selesai makan Pramudya membantu istrinya mencuci piring, sedangkan sang istri memindahkan sisa sarapan lalu merapihkan meja.


Pramudya mendekati istri cantiknya dan memeluk nya dari belakang.


"Pram."


"Hem.. ".


" Nanti kamu kejebak macet loh kalau berangkat nya mepet".

__ADS_1


"Tapi aku masih ingin seperti ini".ucapnya sambil menjatuhkan kepalanya di bahu istrinya dan tangannya mengusap perut istrinya yang sudah terlihat sedikit menonjol karena hamilnya sudah masuk minggu ke 8.


"Baiklah hanya sebentar".ucap istrinya pasrah.


" Iya.Yang kapan jadwal kamu periksa kandungan?


"Hem... kalau tidak salah sih besok, memang nya kenapa?


" Besok aku yang antar kamu ke periksa".


"Tapi kan kamu besok masuk kerja".


" Izin saja. Lagi pula aku ini kan bosnya jadi sah-sah saja kalau tidak masuk tidak ada yang melarang nya".


"Ah... iya,aku lupa kalau suami ku ini adalah bosnya".


" Mumpung aku belum aktif kuliah yang, nanti kalau sudah aktif Bunda yang akan nganterin kamu".


"Baiklah calon ayah".


"Pram udah geli tau".protes istrinya.


Tapi laki-laki masih saja mendusel-dusel di leher jenjang istrinya berwarna putih bersih.


" Pram sudah ih".ucapnya sambil memberontak dari dekapan suaminya.


Akhirnya usaha nya berhasil Pramudya melepaskan pelukannya.


"Dasar mesum".


" Biarin, mesumnya sama kamu doang".


"Udah kamu berangkat nanti macet."


"Baiklah".ucapnya pasrah dan berjalan keluar rumah sambil mengandeng tangan istrinya.


Sampailah mereka di luar rumah di mana sebuah mobil terparkir.

__ADS_1


"Aku berangkat yah, kamu hati-hati di rumah kalau ada apa-apa telpon aku".


" Iya. Ini bekal kamu".ucapnya sambil menyerahkan paperback kepada suaminya.


Laki-laki menerima nya.Dia pun mengusap perut istrinya.


"Jangan buat bunda susah ya nak".


" Iya ayah".balas istrinya dengan menirukan suara anak kecil.


Suaminya tersenyum dan mengulurkan tangannya kepada istrinya. Istrinya mencium tangannya dengan takzim.Setelah nya dia mencium kening istrinya.


"Assalamualaikum".pamitnya.


" Waalaikumsalam, hati-hati ".pesan istrinya dan suaminya mengangguk.


Mobil sport itu pun bergerak meninggalkan halaman rumah barulah Arlita masuk kembali ke dalam rumah.


" Sendirian lagi".ucapnya langsung menuju lantai atas menuju ke kamarnya.


"Aku sekarang ngapain ya".ucapnya sambil berpikir.


" Ah aku tau lebih baik aku ganti seprai aja".


Dia pun menuju ke lemari tempat menyimpan seprai.Setelah itu dia melihat banyak sekali seprai yang tersusun dengan rapi dengan berbagai corak dan warnanya.


Arlita memilih seprai warna merah marun lalu mengambilnya, tapi tiba-tiba saat dia menarik seprai nya ada sebuah amplop cokelat terjatuh tepat di kakinya.


Sambil masih memegang seprai dia pun berjongkok untuk mengambil amplop coklat itu.


"Amplop apa ini? ucapnya penasaran dan membawa nya bersama seprai yang tadi dia ambil.


" Aku penasaran sama isinya tapi aku tidak boleh membukanya pasti amplop ini berkas penting".ujarnya lalu dia menyimpan amplop coklat itu laci meja dan dirinya akan mengembalikannya kepada suaminya.


Setelahnya dia pun fokus dengan pekerjaan nya lagi yaitu mengganti seprai lalu dia pun berencana untuk ke taman samping rumah nya untuk mencoba menanam bibit bunga yang kemarin di belinya.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2