Suamiku Adalah Cinta Pertamaku

Suamiku Adalah Cinta Pertamaku
85


__ADS_3

Tiga bulan kemudian.


Arlita mendekati suaminya saat laki-laki itu sedang memakai jam tangannya di dekat meja belajarnya.


"Sayang aku boleh pergi ngga?tanyanya dengan sedikit manja.


Suaminya melihatnya lalu dia pun terdiam sejenak lalu baru mulai berucap setelah selesai memakai jam tangannya dan laki-laki itupun langsung memeluk istri cantiknya dari arah belakang dan menjatuhkan kepalanya di bahu istrinya.


"Mau pergi kemana?tanyanya ingin tau.


" Mau reunian sama teman SMA".


Suaminya mengerutkan keningnya


"Reunian SMA, kok aku ngga tau".


" Iya kan acaranya hanya kecil-kecilan".


"Siapa saja yang ikut?


"Ngga banyak kok orangnya cuma Tea, Gea, Tio dan juga Gio udh segitu aja ".


Suaminya hanya terdiam.


" Itu sih namanya bukan reunian sayang tapi ketemuan antara sahabat ".


Istri cantiknya pun hanya nyengir.


" Ketemuan jam berapa? tanyanya.


"Jam satu siang".


" Ya udah nanti aku datang ke sana setelah pulang kuliah.


"Kok bisa mereka barengan atau jangan-jangan ada sesuatu diantara mereka".ucap suaminya.


" Yap, kamu benar sayang pasti mereka berempat telah menjadi pasangan kekasih tapi kenapa mereka harus dengan cara diam-diam,terus tanpa sepengetahuan kita berdua".


"Mungkin mereka belum lama menjalin hubungan".

__ADS_1


" Kamu benar sayang."


"Udah kita do'ain saja semoga hubungan mereka bisa berlanjut sampai ke jenjang pernikahan".


" Aamiin.Jadi nanti boleh ya aku pergi bertemu mereka".pintanya manja.


"Boleh.Terus tempat ketemuannya di mana?


" Di restoran punya kamu kan mereka juga mau bertemu sama kamu".


Setelah berpikir sejenak barulah laki-laki itu pun mengangguk.


"Oke,tapi nanti biar sopir bunda yang anterin kamu.Nanti aku akan menyusul ke resto setelah pulang dari kuliah".


"Ya.Makasih suami ku".


" Sama-sama sayang ".balasnya sambil melepaskan pelukannya lalu dia pun menunduk mengusap perut istri cantiknya yang sudah terlihat begitu besar karena kehamilannya sudah memasuki usia 7 bulan.


" Papa berangkat dulu sayang jangan nakal di perut mama, i love you ".katanya sambil mencium perut buncit sang istri.


" Baik papa".balas istrinya dengan menirukan suara anak kecil.


Laki-laki itu tertawa lalu mencium kening istrinya laku menggandeng tangan istrinya menuju keluar kamar untuk sarapan pagi.


Kedua orang itupun menoleh dan sambil tersenyum mereka pun membalas sapaannya.


" Pagi.Ayo duduk cepat makan sarapannya".kata bunda.


Keduanya pun mengangguk iya.


Keempat orang itu memakan sarapan mereka dengan tenang.Selesai sarapan mereka kembali dengan aktivitas masing-masing.


Pramudya berjalan keluar rumah ditemani oleh istri cantiknya, itulah rutinitas yang setiap pagi dia lakukan pergi kuliah dan kalau libur kuliah dia pun pergi untuk bekerja.


"Aku berangkat dulu sayang nanti kabarin aku kalau sudah sampai di resto".katanya sambil mengusap-usap perut buncit istrinya lalu mencium kening istrinya.


" Iya. Hati-hati di jalan".


"Iya.Assalamualaikum".katanya setelah masuk ke dalam mobilnya.

__ADS_1


" Waalaikumsalam ".


Mobil yang di kendarai laki-laki itupun bergerak meninggalkan halaman rumah.


Hingga mobil yang di kendarai oleh suaminya kini sudah tidak terlihat barulah dia masuk ke dalam rumah.


Saat dia berjalan melewati ruangan keluarga ibu mertuanya memanggilnya.


" Sayang sini? panggilnya.


Arlita mendekat lalu dia pun ikut duduk di samping ibu mertuanya.


"Kenapa bunda".katanya setelah duduk.


" Ini".ibu mertuanya menyerahkan handphonenya.


"Handphone?tanyanya dengan sedikit bingung.


" Iya sayang ini handphone tapi bunda minta pendapat kamu tentang foto-foto baju-baju bayi apakah bagus atau tidak".


"Foto".Arlita melihatnya ternyata sang bunda hanya ingin dirinya memberikan pendapatnya tentang foto-foto baju bayi yang lucu-lucu.


"Semuanya baju-bajunya sangat bagus kan jadi bunda bingung mau milih yang mana.Menurut kamu baju yang mana yang paling lucu?


Akhirnya dia pun menunjuk foto-foto baju yang menurutnya sangat lucu dan ibu mertuanya pun menyetujuinya.


" Oke bunda pesan yang kamu pilih tadi".ucapnya senang.


Arlita begitu senang dengan semua perhatian ibu mertuanya. Ibu mertuanya begitu menyayanginya.


Semua kebutuhan untuk sang calon bayinya sudah di persiapkan, mulai dari kamar untuk bayinya,pakaian dan semua kebutuhannya semuanya lengkap.


Membuat hati Arlita terharu lalu tiba-tiba dia pun langsung memeluk sang ibu dengan erat.


"Makasih bunda, Lita sayang banget sama bunda".


Wanita itu sempat terkejut karena pelukan tiba-tiba sang menantu akhirnya ikut larut dalam pelukan itu.


" Sama-sama sayang ".balasnya sambil mengusap-usap bahu menantunya dengan sayang.

__ADS_1


"Mudah-mudahan kebahagiaan dan kebersamaan ini tidak akan pernah berakhir." ucap Arlita dalam hati.


bersambung


__ADS_2