
Semua orang sedang duduk bersantai di gazebo, suasana di sana begitu sejuk karena di kelilingi oleh pohon-pohon dan bagian bawahnya terdapat kolam ikan koi yang berukuran sedang.
Setelah semuanya berkumpul mereka pun makan bersama dengan nikmat.
"Memang benar kata orang tua dulu kalau makan rame-rame jadi begitu nikmat".
" Benar banget yah,Bunda setuju apa yang Ayah ucapkan tadi. "
"Kalau begitu bagaimana kita setiap hari weekend kita adakan makan bersama lagi".ucap suaminya memberikan ide.
"Usul yang bagus yah biar makin pem pererat hubungan silahturahmi,iya kan jeng".kata Bunda kepada besannya.
" Iya jeng mudah-mudahan hubungan keluarga kita main harmonis ya".
"Iya jeng".
Acara makan bersama pun selesai. Sebelum magrib kedua mertua,Ibu dan kedua adiknya pun pamit untuk pulang. Sebenarnya Arlita sangat sedih saat mereka pulang tapi mereka semua mempunyai kesibukan masing-masing.
Sepasang pengantin baru itupun mengantarnya sampai di depan pintu rumah. Setelah kedua mertua,Ibu dan kedua adiknya pulang merekapun masuk kembali ke dalam rumah.
Pramudya mengajak istrinya untuk ke kamar tidur mereka.
Di dalam kamar.
Arlita melihat sekeliling kamar itu.Kamarnya sangat luas, di dalamnya sudah tersedia semua fasilitasnya.
"Bagaimana kamarnya, sudah sesuai dengan impian kamu belum?
" Kamar ini melebihi impian aku Pram. Tapi makasih banget aku sangat suka".
"Alhamdulillah kalau kamu suka".
" Pram aku mau mandi tapi aku kan ngga punya baju ganti disini,
baju aku masih di rumah Ibu".
Suaminya tersenyum lalu mengajak sang istri menuju ruang walking closed di sana sudah tersedia semua.
Arlita melihat ke arah suaminya.
__ADS_1
"Kamu yang siapin semua?
" Iya."
"Sejak kapan?
" Sejak aku minta kamu untuk menikah".
"Wow,ternyata suamiku ini gerak cepat juga".
Suaminya tertawa kecil. " Tentu saja kalau buat kamu aku akan selalu gerak cepat".
"Masa!
" Kamu tidak percaya?
"Hem...aku percaya".
Suaminya tersenyum tapi dia melihat istrinya terdiam sejenak.
"Kamu kenapa sayang, sepertinya ada yang mengganggu pikiran kamu?
Pramudya mengajak istrinya ke meja belajar."Kamu tidak usah khawatirkan itu, suamimu ini sudah menyiapkan semuanya.
Coba kamu lihat ini!
ucapnya sambil menunjukkan alat perlengkapan sekolah yang sudah tersedia di atas meja belajar.
"Ini benar-benar magic," katanya tidak percaya.
"Suamimu ini hebat kan?ucapnya bangga.
Istrinya menganggukkan kepalanya tanda mengiyakan.
" Nah sekarangkan semua sudah beres jadi waktunya aku mandi, sebentar lagi mau Magrib".
"Baiklah,nanti kita sholat berjamaah".
" Iya".ucap istrinya sambil masuk ke kamar mandi.
__ADS_1
Setelah istrinya masuk ke kamar mandi,dirinya keluar kamar untuk mandi di kamar sebelah.
Arlita keluar dari kamar mandi sudah memakai baju piyama. Bajunya berlengan pendek dengan celana panjang.
Dia melihat sekeliling kamar tapi dirinya tidak melihat keberadaan suaminya.
"Kemana dia? gumamnya dalam hati.
Namun tiba-tiba terdengar suara pintu dibuka seseorang. Arlita melihat ke arah pintu yang terbuka. Di sana suaminya berjalan masuk ke dalam kamar sudah berganti pakaian. Dia memakai baju koko dan juga kain sarung.
" Kamu sudah mandi?
"Sudah, di kamar sebelah. Ayo kita sholat dulu nanti waktu Maghrib nya ke buru habis.
Istrinya menurut dia menggelarkan 2 sajadah satu untuk dirinya dan yang satu lagi untuk suaminya.
Mereka mulai melaksanakan sholat magrib berjamaah dan setelahnya mereka membaca Al-Qur'an sambil menunggu waktu sholat isya.
Hati Arlita begitu tenang saat mendengarkan sang suami membaca Al-Qur'an dia begitu fasih.Aku sampai tidak percaya apakah yang sekarang ada di hadapanku ini adalah Pramudya suamiku!
Pertemuan singkat telah merubah segalanya dimulai dari dua orang asing yang belum mengenal dan sekarang telah berganti menjadi pasangan halal, benar-benar itulah siklus kehidupan.
"Dalam hidupku aku tidak pernah membayangkan bahwa hidupku akan berubah dalam waktu sesingkat ini,bagaimana tidak sejak kedatangan Pramudya sedikit demi sedikit hidupku mulai merasakan kebahagian.
Dulu aku hanyalah seorang karyawan biasa tapi sekarang dalam waktu singkat aku telah menjadi istrinya.Aku pikir ini adalah sebuah mimpi tapi saat aku terbangun dari tidur ternyata mimpi ini adalah kenyataan.
"Sayang kamu kenapa?ucap suaminya karena tiba-tiba istrinya terdiam cukup lama.
"Aku... aku tidak apa-apa".
" Tapi dari tadi aku perhatikan kamu lihatin aku terus!kata suaminya sambil menggenggam kedua tangan istrinya.
"Katakan ada apa?
" Aku tidak apa-apa Pram, aku cuma masih tidak percaya kalau sekarang kita sudah menikah ".
"Awalnya juga aku begitu tapi ini adalah nyata jadi sekarang maukah kamu hidup bersama denganku sampai mau memisahkan kita?
Istrinya menganggukkan kepala nya tanda mengiyakan.
__ADS_1
bersambung