Suamiku Adalah Cinta Pertamaku

Suamiku Adalah Cinta Pertamaku
63


__ADS_3

Setelah selesai makan ketiga gadis cantik itu memutuskan untuk pulang.Gea dan Tea tidak ingin membuat si bumil itu kelelahan bisa-bisa repot nanti kalau terjadi sesuatu kepadanya.


Saat mereka keluar dari dalam Mall handphone Arlita berbunyi.


"Siapa yang nelpon?tanya Tea.


Arlita menunjukkan handphone nya dan di sana tertera yang memanggilnya Suami ku.


Ke dua sahabatnya hanya mengangguk.


" Gue angkat telpon dulu".izinnya.


"Oke".jawab keduanya.


Sambil menunggu Arlita menerima telpon,Gea dan Tea pun mengobrol berdua.


" Gea elo ngerasa ada yang aneh ngga sama sikap Arlita ke perempuan tadi".


Tea hanya terdiam.


"Coba deh elo pikir, sekian lama kita berteman baru kali ini dia bersikap aneh, biasanya kan dia selalu menolong orang yang kesusahan tapi tadi benar-benar di luar dugaan. "


"Iya juga yah, tapi lebih baik kita tidak usah membahasnya karena hati si bumil lagi sensitif nanti yang ada kita berdua jadi kena semprot".ucap Tea.


"Iya elo benar".


Akhirnya mereka pura-pura kembali sibuk dengan handphonenya sampai Arlita pun menghampiri ke dua sahabatnya yang sedang berbicara sambil berbisik membuatnya curiga.


"Kalian lagi ngomongin gue yah?tanya nya.


Ke dua sahabatnya pun hanya tersenyum tanpa dosa.


" Di tanya malah tersenyum dasar kalian berdua aneh".gumam Arlita.


"Mau pulang sekarang? tanya Gea mengalihkan pembicaraan sebelum si bumil bertambah curiga.


" Iya."


"Ayo kita pulang".ajak Tea.

__ADS_1


Tapi langkah mereka berhenti


" Kenapa berhenti?tanya Arlita.


"Cuma mau tanya elo pulangnya bareng kita atau elo di jemput ? tanya Gea.


" Gue pulangnya di jemput laki gue mungkin sebentar lagi juga dia sampai ".


" Oke. kalau gitu kita berdua nungguin elo di jemput dulu baru kita berdua balik. "kata Gea itu membuat hati Arlita terharu.


" Duh gue jadi terharu kalian berdua adalah bestie terbaik gue, makasih ya".ucapnya sambil memeluk dua sahabatnya.


"Sama-sama".


Ketiga gadis cantik itu berpelukan membuat mereka menjadi pusat perhatian karena posisi mereka kini sedang berada di lobby.


Tidak beberapa lama kemudian sebuah mobil berhenti di dekat mereka.Lalu terlihatlah seseorang dari dalam mobil karena kaca mobilnya sudah terbuka.


Tampaklah seseorang sedang tersenyum dari balik kemudi.


"Gue balik duluan, nanti kita hangout bareng lagi".pamit nya sambil berjalan menuju mobil suaminya.


" Iya, hati-hati bumil".


Akhirnya mereka pulang dengan hati yang cukup bahagia.


Malam itu Arlita sedang memainkan handphonenya sambil duduk bersandar di dashboard tempat tidur sehabis melaksanakan sholat isya berjamaah dengan suaminya.


Pramudya melangkah ke arah tempat tidur ikut bergabung dengan istrinya.Laki-laki itu ikut duduk di samping istrinya.Dia terkejut melihat istrinya yang sedang tertawa begitu lepas entah apa yang membuat nya tertawa seperti itu.


"Kamu lagi happy ya sayang? Boleh aku tau apa yang membuat kamu happy?


Arlita melihat ke arah suaminya lalu memberikannya handphonenya kepada suaminya.


" Handphone, aku ngga minta handphone sayang ".


" Aku tau, tapi coba kamu lihat video ini ".ucapnya sambil menyalahkan pemutar video.


Laki-laki itu menerimanya dan melihat video yang sedang di putar. Dia memperhatikan video itu dengan seksama tapi di video itu dia hanya melihat video seorang wanita yang sedang di marahi oleh seseorang.

__ADS_1


Hingga akhirnya video itu pun berakhir.


" Sudah selesai nonton nya kan?


"Sudah".ucapnya sambil mengembalikan handphone itu kepada istrinya.


" Kamu tau ngga wanita itu siapa?


Suaminya menggelengkan kepalanya tanda tidak tau.


"Kalau boleh aku tau memangnya wanita itu siapa?


" Pelakor dan video itu aku rekam diam-diam ".


" Maksudnya wanita itu seorang pelakor?


"Iya, lebih tepatnya wanita itu yang telah merusak rumah tangga ibuku dan membuat kami harus kehilangan sosok seorang ayah."


Pramudya mulai mengerti apa yang di bicarakan oleh istrinya itu.


"Kejadian tadi itu lucu banget deh, wanita itu ngga bisa bayar makanan karena semua kartu yang di miliki nya tidak bisa di pergunakan jadinya dia harus membayar nya dengan mencuci piring sama bersih-bersih. Kasihan banget".


"Dan yang membuat dia malu lagi dia sedang bersama dengan laki-laki simpanannya justru melihatnya tidak bisa membayar makanan dan minuman yang mereka berdua pesan".ucap Arlita sambil tertawa.


Pramudya merangkul bahu istrinya.


"Istighfar sayang.Kamu ngga boleh menertawakan nya itu tidak baik".


"Astaghfirullah alazim.Maaf!Entah kenapa aku begitu kesal melihat wanita itu, karena kalau buka ulahnya keluarga ku tidak akan hancur bahkan hidupnya begitu banyak uang juga terjamin sedangkan aku harus berjuang mencari sesuap nasi. Miris kan".


Pramudya memeluk istrinya.


" Lupakanlah itu semua sekarang ada aku yang akan memberikan kebahagiaan yang sangat banyak hingga kamu tidak bisa menampung nya karena di dalam nya terdapat cinta yang sangat besar untuk mu".


Istrinya tersenyum.


"Sejak kapan kamu mulai belajar menggombal tapi aku senang mendengar nya. Makasih suamiku".


" Sama-sama sayang. Ayo kita tidur ibu hamil tidak boleh tidur terlalu malam itu tidak baik ".

__ADS_1


Istrinya mengangguk dan akhirnya mereka tertidur melewati malam yang indah untuk pasangan suami istri itu.


bersambung


__ADS_2