Suamiku Adalah Cinta Pertamaku

Suamiku Adalah Cinta Pertamaku
66


__ADS_3

Pramudya mengendarai mobilnya dengan sedikit santai mumpung jalan yang di lewati nya tidak terlalu ramai dan tiba-tiba terdengar suara handphone nya berbunyi.


Laki-laki itu mengambil handphonenya yang berada di dashboard mobil lalu di lihatnya tidak ada nama pemanggil hanya tertera sebuah nomer saja.


Dia pun menghentikan mobilnya ke pinggir jalan lalu mengangkatnya.


"Hallo".


" Hallo, apa benar ini Tuan Pramudya?tanya seseorang


"Iya benar nama saya Pramudya, ada apa pak?


" Begini Tuan kami dari pihak kepolisian ingin memberitahu bahwa ayah tuan yang bernama Hendra Mahesa mengalami kecelakaan dan sekarang sedang di rawat rumah sakit Mitra".ucap seseorang.


"Apa kecelakaan?tanya Pramudya terkejut tangannya sedikit gemetar tapi dia mencoba untuk lebih tenang.


" Iya Tuan, sekarang ayah anda berada di rumah sakit mitra".


"Terima kasih pak saya akan segera ke sana".


" Sama-sama Tuan".balas nya dan menutup telepon nya.


Pramudya mencoba menenangkan dirinya dulu sebelum melanjutkan perjalanan nya menuju rumah sakit tempat sang ayah mertuanya di rawat.


Setelah sedikit tenang barulah dia melanjutkan perjalanannya menuju rumah sakit.


Tidak beberapa lama kemudian mobil yang di kendarainya pun sampai di rumah sakit mitra.


Setelah memarkirkan mobilnya kini dia berjalan menuju loby rumah sakit dan bertanya kepada petugas jaga tentang korban yang mengalami kecelakaan hari ini lalu dia menyebutkan nama pasien yang bernama Hendra Mahesa dirawat di mana.


Petugas itu pun memberitahunya dan laki-laki itu berjalan menuju ruangan IGD untuk melihat keadaan ayah mertua nya.


Sampai di ruangan itu Pramudya menanyai petugas yang bertugas di saat itu keluarlah sang Dokter yang menangani korban kecelakaan.

__ADS_1


Pramudya berjalan mendekati Dokter itu.


"Pagi Dok,bagaimana keadaan pasien yang bernama Hendra Mahesa?


Dokter itupun melihat laki-laki di hadapan nya lalu bertanya


" Anda keluarga pasien?


"Iya Dok saya menantunya".


Dokter itu pun mengangguk.


" Keadaan pasien sekarang ini sedang kritis karena mengalami pendarahan di akibatkan benturan di bagian kepalanya begitu keras dan kami akan segera melakukan tindakan operasi".ucap Dokter itu menjelaskan.


"Lakukan yang terbaik untuk ayah mertua saya Dok".


" Baiklah".ucapnya lalu pergi meninggalkan Pramudya yang sedang menandatangani surat untuk mengizinkan ayah mertua nya melakukan operasi.


Setelah selesai pasien pun kini di bawa ke ruangan operasi.


Di saat hatinya sedang gelisah menunggu,tiba-tiba handphone nya berbunyi dan terlihat si pemanggilnya My Wife dia pun terdiam sebentar lalu mengangkat nya.


"Assalamualaikum sayang".


" Waalaikumsalam,kamu lagi sibuk ya?


"Iya.Ada apa sayang kamu butuh sesuatu?


"Tidak, aku hanya sedang gelisah saja takut kamu kenapa-kenapa!


Kamu baik-baik saja kan?


" Aku baik-baik saja sayang".

__ADS_1


"Alhamdulilah, kalau kamu baik-baik saja aku jadi tenang".


" Iya sayang. Oh iya sayang hari ini mungkin aku akan pulang terlambat jadi nanti kamu ngga usah masak terus kamu istirahat saja dan banyak pikiran nanti kamu sakit,oke".


"Iya baiklah. Aku tutup telpon nya . Assalamu'alaikum".


" Waalaikumsalam ".balasnya sambil menutup telponnya.


" Maafkan aku istri ku,aku terpaksa membohongi mu".batinnya berkata.


Tanpa terasa waktu sudah berjalan lama dan pintu operasi pun terbuka keluar lah Dokter yang menangani ayah mertuanya Laki-laki menghampiri nya.


"Bagaimana operasi Dok?


" Alhamdulillah operasi nya berjalan lancar operasi nya berhasil".


"Alhamdulillah.Apa saya boleh menjenguknya?


" Boleh tapi setelah pasien di pindahkan ke kamar perawatan barulah bisa anda menjenguknya


"Baik Dok terima kasih".


" Sama-sama saya permisi".ucap Dokter itu.


Kini Pramudya berjalan menuju ruang perawatan ayah mertuanya dan dia pun masuk. Di lihatnya sosok seorang laki-laki sedang terbaring lemah dan tak berdaya.


Rasanya hatinya benar-benar tidak tega melihatnya.


"Ya Allah apa yang harus hamba lakukan? Apakah hamba harus memberitahukan kepada istri hamba kalau ayah yang di bencinya kini sedang sakit ataukah sebaliknya!


Bingung kini hatinya benar-benar bingung.Lalu dia paun mengambil keputusan


"Biarlah aku simpan ini semua nanti aku akan mencoba berbicara pelan-pelan dan memberitahunya bahwa ayahnya kini sedang sakit semoga saja istrinya bisa memaafkan kesalahan ayahnya." ucapnya dalam hati.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2