Suamiku Adalah Cinta Pertamaku

Suamiku Adalah Cinta Pertamaku
168


__ADS_3

Setelah pertemuan itu beberapa hari kemudian pernikahan Tea dan Teo pun akhirnya di gelar di sebuah gedung.


Suasana di dalam gedung itupun kini sudah terlihat ramai.Di antara para tamu terdapat lah Arlita dan suaminya Pramudya yang kini kini sedang duduk di meja bagian VIP.Kali ini kedua pasangan suami istri itu tidak datang berdua tapi kali ini keduanya pun mengajak ketiga anaknya beserta para pengasuhnya.


Dia juga mengajak kedua mertuanya dan juga orang tuanya untuk turut ikut dengannya.


Acar ijab kabul nya pun berjalan lancar hingga tiba-tiba Ibu muda itupun meneteskan air matanya karena merasa terharu dan juga bahagia karena sahabatnya kini sudah resmi menikah.


Pramudya yang melihat istri nya menangis pun langsung mengusap-usap tangan nya sambil menenangkan nya.


"Sayang kenapa?


" Aku tidak apa-apa".ucapnya sambil mengusap air matanya dengan tisu.


"Kalau tidak apa-apa terus kamu kenapa menangis?ucapnya sambil mengusap pipi istrinya yang basah karena air mata.


" Aku menangis karena aku merasa bahagia melihat sahabat aku sudah menikah.Tea dan Gea bukan sekedar sahabat buat aku tapi mereka berdua adalah saudara perempuan aku yang sangat berarti dalam hidup aku.Jujur hanya mereka berdua yang mau berteman sama aku yang mempunyai sikap yang keras kepala dan hanya mereka yang selalu sabar menghadapi sikap ku".


"Mas kan tau sikap aku dulu seperti apa,pasti Mas juga sangat kesal karena sering kali aku bersikap jutek. Ya kan?tanyanya dan membuat suaminya sedikit terkejut dengan pertanyaan yang di ajukan oleh istrinya.


Dia pun tersenyum sambil mengusap-usap punggung tangan wanita yang telah menjadi istrinya itu.

__ADS_1


"Tidak juga".jawabnya santai.


" Maksudnya Mas sama sekali tidak merasa tersinggung dengan segala ucapan aku yang kadang-kadang sangat menyebalkan?


"Tidak sayang".jawabnya sambil mencubit hidung mancung istrinya.


" Mas ih senang banget mencubit hidung aku".protesnya sambil mengusap-usap hidung nya yang di cubit suaminya.


Laki-laki itupun tertawa kecil.


"Habis kamu itu sangat menggemaskan sayang".


Wanita itupun sedikit cemberut dan laki-laki itupun langsung mengetahuinya karena wanita yang sedang hamil pasti akan sedikit sensitif dan kadang-kadang berubah-ubah moodnya.


Wanita itupun melihat ke arah laki-laki yang telah menjadi suaminya dan dia pun dapat melihat dari tatapan matanya kalau dia suaminya itu benar-benar tulus meminta maaf.


Dan dalam sekejap saja hatinya yang tadi sedikit kesal pun kini berganti menjadi senang.


"Iya,aku maafin tapi Mas janji jangan mencubit hidung lagi".ucapnya dengan sedikit manja.


" Iya sayang aku janji".

__ADS_1


"Mas".panggilnya.


" Iya sayang, ada apa? katanya sambil. melihat ke arah wanitanya.


"Boleh aku tau alasan Mas tidak terganggu dengan sikap ku dulu".


"Alasan aku karena aku sudah terlalu lama mencari mu sayang. Lima tahun bukan lah waktu yang singkat untuk ku.Jadi di saat aku sudah berhasil menemukan keberadaan kamu sejak saat itu aku bertekad untuk membuat kamu bahagia.Ya walaupun aku tau resikonya kamu seringkali bersikap tidak peduli sama aku tapi aku akan menerimanya dengan senang hati. "


Arlita pun tersenyum.


"Oh sweet banget sih suami aku semakin jadi makin cinta deh sama kamu".ucapnya dan membuat wajah suaminya menjadi sedikit merah karena ulah istrinya.


Saat keduanya asyik menikmati keromantisan nya berdua tiba-tiba laki-laki merasakan kalau celana nya di tarik seseorang. Dia pun melihat nya lalu tersenyum.Di lihatnya putranya sedang menarik -narik celana nya.


"Ada apa boy?


" Hemy mau sama Papah?


Laki-laki itupun tersenyum sambil mengangkat anaknya untuk duduk di pangkuan nya.Arlita hanya tersenyum melihat interaksi keduanya.


"Semoga kebahagiaan ini akan terus kami rasakan".Doanya dalam hati.

__ADS_1


bersambung


"


__ADS_2