Suamiku Adalah Cinta Pertamaku

Suamiku Adalah Cinta Pertamaku
40.Obrolan malam


__ADS_3

Sehabis sholat isya mereka memutuskan untuk belajar bersama.Mereka belajar di lantai berlapiskan karpet bulu yang sangat halus.


Pramudya melihat kearah istrinya yang sedang membuka buku pelajarannya sambil mulutnya terus mengomel-ngomel sendiri itu membuatnya wajahnya terlihat sedikit lucu.


"Duh gara-gara aku sakit jadi banyak pelajaran yang tertinggal! keluhnya sambil mengerjakan pr sekolahnya yang menumpuk.


" Ngga usah mengeluh sayang,kamu kan tidak tahu kalau kamu akan sakit. Sakit itu tidak bisa direncanakan ".ucapnya menyemangati.


" Iya juga sih.Mungkin saja tubuhku ini perlu istirahat dari semua rutinitas ku setiap hari".


"Nah itu tahu,sini aku bantu kamu untuk mengerjakannya".


Senyum pun merekah dari bibir istrinya." Makasih suamiku kamu pengertian deh".


Suaminya yang melihatnya jadi gemes."Makasih aja nih!Ngga kasih aku hadiah?


Istrinya mengerutkan keningnya dan meletakkan alat tulisnya di atas meja.


"Hey tuan muda, kamu minta hadiah sama aku?


Pramudya tersenyum smirk.


" Iya kan aku udah bantuin kamu mengerjakan pr".


"Hadiah itu kan bisa kamu beli sendiri bukankah Tuan suami punya banyak uang! Uang kamu banyak pasti kamu bisa beli apa saja yang kamu mau,masa ngga malu minta hadiah sama aku yang hanya seorang pelayan restoran".


Pramudya semakin semangat mengerjai istrinya yang polos itu.


" Ya aku tahu,aku ini punya banyak uang tapi sayangnya hadiah yang aku minta dari kamu itu tidak bisa aku beli sama uang yang aku punya ".


"Apa,aku ngga salah denger hadiahnya tidak bisa di beli sama uang?


" Iya, makanya aku minta sama kamu karena cuma kamu bisa".


"Aku! Sudah deh jangan buat aku bingung deh Pram".


" Ah.... ah.Wajah kamu lucu kalau lagi bingung ".ucap suaminya sambil tertawa.

__ADS_1


" Pram kamu kok malah tertawa sih!Aku ini lagi mode serius ".


Pramudya pun langsung menghentikan tawanya karena melihat wajah istrinya mulai terlihat kesal.


"Kamu itu senang melihat aku kesel ya?


Suaminya mendekatinya dan menggenggam tangan istrinya.


" Maaf sayang,aku tadi hanya bercanda. Jangan marah ya".


"Bercanda kamu itu ngga lucu tau, buat aku sebel".


"Iya.. iya sekali lagi maaf ya".


"Cepat katakan hadiah apa yang kamu inginkan sampai uang kamu itu tidak bisa membelinya, baru setelah itu aku maafin".


Pramudya menarik napasnya dan menghembuskan nya dengan pelan.


"Sebelum aku jawab, aku ingin bertanya sama kamu?


"Tanya apa?


Istrinya mengerutkan keningnya sambil mencoba berpikir, suaminya melihatnya menjadi semakin gemas untuk mengerjai istrinya.


Dan tiba-tiba istrinya langsung mencubit perut suaminya.


"Aw... aw aduh sakit sayang?ucapnya sambil mengusap-usap perutnya yang tadi di cubit oleh istrinya.


"Biarin habisnya kamu nyebelin".


" Ya terus kenapa tiba-tiba aku di cubit sih?


"Karena otak kamu tuh mesum".


Pramudya yang menyadari kalau sang istri sudah tau inti dari ucapannya kembali tersenyum.


Itu membuat hati istrinya semakin kesal.

__ADS_1


"Mesumnya sama istri sendiri itu adalah ibadah sayang".ucapnya tapi terlihat dari wajah istrinya masih cemberut.


"Aku tidak akan meminta hak aku sekarang,aku akan menunggu kamu sampai kamu siap. Sekarang ini aku hanya minta kis aja buat hadiahnya. "


Istrinya melihat kearah suaminya. "Sumpah ya Pram ternyata kamu tuh sangat menyebalkan ".


" Ha.... ha..!Menyebalkan?


Tapi ,si menyebalkan ini adalah suamimu dan mau tidak mau kamu harus menerimanya".


Istrinya terdiam dan kesempatan itu tidak di sia-siakan dirinya mencium pipi kanan istrinya singkat membuat istrinya terkejut.Inilah ciuman keduanya setelah menikah.


Arlita mengambil bantal untuk memukul suaminya tapi laki-laki itu langsung memegang bantalnya hal hasil mereka berdua jadi berebutan bantal.


"Dasar suami mesum".


" Biarin!Mulai dari sekarang bersiaplah karena aku akan mengambil hak ku dengan cara mencicilnya, padahal buat aku ini tidak adil karena aku menikahi kamu itu secara kas bukan kredit. ".


Wajah istrinya sudah berubah menjadi berwarna merah seperti kepiting rebus saat mendengar perkataan suaminya.


" Memang aku ini barang apa pakai istilah kas dan kredit!


"Ya aku cuma perumpamaan aja sayang. Sudah ya berantemnya, ini sudah malam sebaiknya kita istirahat."


"Ya aku juga udah capek, pengen tidur".ucapnya sambil berjalan menuju tempat tidur.


"Obatnya di minum dulu sayang".ucap suaminya mengingatkan sebelum masuk ke kamar mandi.


"Iya."


Arlita langsung meminum obatnya, menaruh gelasnya kembali di atas meja.Setelahnya dia pun berbaring lalu menarik selimutnya dan langsung tertidur.


Pintu toilet terbuka, Pramudya berjalan kearah tempat tidur lalu naik dan tidur bergabung dengan istrinya yang sudah lebih dulu terbang ke alam mimpi.


Pramudya mencium kening istrinya.


"Selamat tidur sayang, semoga kamu mimpi indah".

__ADS_1


bersambung


__ADS_2