Suamiku Adalah Cinta Pertamaku

Suamiku Adalah Cinta Pertamaku
129


__ADS_3

Di tengah rasa bingung yang dialami oleh pasangan muda itu tiba-tiba keduanya mendengar celotehan dari arah karpet.


Mereka bisa melihat kedua anak kembar nya itu baru saja bangun lalu keduanya pun mendekati kedua anak kembar nya.


"Duh kesayangan Mamah sudah bangun".katanya sambil mendekati keduanya.


" Ma... ma... ma. Pa... pa... pa".celoteh keduanya.


Arlita mengangkat Putrinya dan mendudukkan nya di pahanya sedangkan sang putra langsung di angkat oleh Pramudya.


Kini kedua pasangan muda itu sedang melepaskan kerinduan kepada kedua anak kembar mereka yang sudah beberapa hari tidak bertemu.


Arlita semakin di buat kagum dengan perkembangan keduanya, kedua anaknya begitu sehat dengan tubuh sedikit gembul setelah meminum susu formula.Ya akhirnya kedua anak kembar nya terpaksa meminum susu formula setelah dirinya kembali hamil dan mengalami morning sickness yang sangat berlebihan.


Kedua baby sisters kini pun ikut membantu mengasuh kedua anaknya.Seperti sekarang ini kedua baby sisters itupun sudah membuat susu untuk kedua bayi kembar yang sangat lucu itu.


"Mam... mam.. mam


(celoteh keduanya saat melihat kedua baby sisters itu berjalan mendekati bayi kembar itu sambil membawa dot yang berisi susu)


" Biar kami saja".kata Arlita kepada kedua pengasuh itu dan pengasuh itupun menyerahkan kedua botol susu itu.


" Ini Bu susunya".ucap pengasuh itu sambil melihat kearah kedua orang tua muda itu sambil tersenyum.


"Terima kasih".balas Arlita.


" Sama-sama Bu".jawab keduanya.


"Ini susunya".ucapnya kepada kedua bayi kembar nya dan mereka pun langsung melihat kearah sang Mamah yang memegang dot susu.


"Mam.... mam.. mam


(celoteh kedua bayinya pun kembali terdengar)

__ADS_1


Hingga hap saat dot susu itu masuk ke dalam mulut kecilnya keduanya pun menyedotnya dengan kencang.


" Sayang pelan-pelan nyusunya tidak ada yang minta kok".ucapnya saat melihat kedua buah hatinya.


Seakan-akan keduanya mengerti perkataan Mamahnya keduanya pun kembali menyedot susunya dengan pelan sambil melihat kearah Mamahnya.


"Mamah tidak kemana-mana kok".katanya lembut sambil mengusap-usap kepala keduanya secara bergantian setelah keduanya kini di tidurkan di karpet buku lembut.


Pramudya pun yang melihatnya pun menjadi terharu.


" Sepertinya si kembar kangen sama kamu yang".


Wanita itupun tersenyum


"Mungkin saja Mas, ikatan batin kan susah untuk di hilang kan".


"Apa yang kamu katakan benar sayang, apalagi kamu adalah ibu yang melahirkannya." ucapnya dan keduanya pun tersenyum.


" Iya.Sangat lucu tuh coba lihat dot susunya mau di ambil".ucapnya sambil melihat bayi kembarnya kini sudah mulai mengambil dot susunya yang sudah habis.


Ibu muda itu tertawa saat keduanya tidak bisa memegangi dotnya karena kedua tangan mereka masih sangat kecil untuk memegangi nya.Hingga kini kedua bayi yang sedang di taruh di karpet bulu itupun mulai tengkurap dengan kepalanya kini sudah terangkat sepenuhnya dan membuat pasutri itupun terkejut.


"Hebat.Anak kita hebat sayang".ucap Pramudya dengan wajah sedikit terkejut.


" Iya Mas. Mereka hebat".ucapnya dengan rasa bangga kepada kedua anak kembar nya.


Di saat keduanya sedang asyik melihat tingkah si kembar datanglah kedua pasangan separuh baya yang ikut bergabung untuk melihat kedua cucu mereka yang kini sedang tengkurap lalu


Cekrek (suara foto)


"Wah ini harus di abadikan biar ada kenang-kenangan".kata sang Bunda.


"Apa yang Bunda katakan memang benar, Pram sampai lupa untuk memfoto si kembar karena terlalu terkejut ".ucapnya dan laki-laki itupun langsung mengambil handphonenya yang berada di saku celananya dan langsung saja dirinya pun mengambil foto juga sebuah video.

__ADS_1


"Dari kemarin si kembar sudah miring-miring tapi belum tengkurap-tengkurap, mungkin si kembar lagi nungguin Mamahnya pulang mungkin si kembar mau beri kejutan sama kamu".kata Bunda mertuanya dan membuat hati ibu muda itupun menjadi merasa bersalah.


Dia pun memandangi keduanya dengan hati sedikit bersalah karena sakit dan membiarkan si kembar harus di asuh oleh baby sisters sambil di bantu oleh Bunda mertuanya.


"Maafin Lita ya Bun,Lita sudah banyak menyusahkan Bunda".


Wanita itupun tersenyum lalu menggenggam kedua tangan menantunya.


"Kamu ngga salah jadi jangan minta maaf sama Bunda.Lagipula Bunda senang kok merawat mereka kan mereka berdua adalah cucu Bunda".


" Seharusnya Bunda yang minta maaf sama kamu".


Arlita mengerutkan keningnya


"Minta maaf kenapa Bunda kan tidak punya salah sama Lita".


"Bunda minta maaf karena putra Bunda yang telah kembali membuat kamu hamil".ucapnya sambil berbisik di telinga menantunya dan membuat wajah menantunya memerah seperti kepiting rebus karena malu.


Sang Bunda mertuanya pun tertawa dan membuat kedua laki-laki yang berada tidak jauh darinya pun menoleh.


"Bunda kenapa kok tertawa? tanya suaminya.


" Iya kenapa Bunda tertawa pasti Bunda sedang melakukan sesuatu kepada istri ku".katanya curiga.


"Ngga Bunda tidak melakukan apa-apa kamu itu curiga terus sama Bunda".


" Ya kan memang Bunda seperti itu penuh misteri ".kata Pramudya sambil. sedikit meledek Ibunya.


" Hus kamu ini memangnya Bunda hantu apa".


Semuanya pun tertawa dan ibu muda pun ikut tertawa setelah menghilangkan rasa malu karena perkataan Bunda mertuanya.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2