Suamiku Adalah Cinta Pertamaku

Suamiku Adalah Cinta Pertamaku
142


__ADS_3

Mobil berhenti di halaman salah satu universitas swasta terkenal di Jakarta.Disana sudah banyak mahasiswa dan mahasiswi yang berlalu larang memasuki universitas.


Setelah memarkirkan mobilnya Pramudya melihat ke arah istrinya.


"Sayang".panggilnya.


" Iya".jawabnya sambil melihat ke kaca spion di dalam mobil untuk merapihkan hijabnya.


Suaminya itu pun hanya terdiam, laki-laki itu masih anteng duduk di tempat nya.


Merasa tidak ada suara suaminya diapun langsung melihat kearah suaminya.


"Kamu kenapa Mas?


" Entahlah.Tiba-tiba hatiku ini merasakan sesuatu ".


" Sesuatu?


"Iya."


"Kok bisa sih Mas?


" Bisa saja. Apalagi di sini adanya ".katanya sambil menunjuk ke arah dadanya.


" Kamu itu aneh deh Mas".


"Ayolah sayang,aku ini lagi cemburu".


" Cemburu.Kamu cemburu sama siapa?


"Itu".katanya sambil menunjuk ke arah banyaknya mahasiswa laki-laki.


" Mereka?


"Iya."


"Mas aku tidak kenal sama mereka mana mungkin mereka suka sama aku".ucapnya membela diri.


"Aku hanya ingin menjaga milikku saja".


Arlita pun melihat kearah suami nya.


" Suamiku sayang dengarkan aku baik-baik.Kamu adalah laki-laki yang paling aku cintai dan hati ku ini tidak akan pernah berpaling cukup satu laki-laki yang mengisi hati aku yaitu kamu, cukup kamu seorang ".


Laki-laki itupun tersenyum.


" Jadi sudahi dulu dramanya nanti aku kehabisan formulir nya Mas".


"Baiklah tapi cium dulu".


" Mas kamu".

__ADS_1


"Cepat cium bibir aku,maka semakin cepat di lakukan maka semakin cepat kamu ku izinkan keluar dari mobil ini".kata Pramudya sambil tersenyum smirk.


" Baiklah ".katanya sambil mendekati suaminya dan


Cup


Arlita mencium bibir merah suaminya dan laki-laki itupun langsung memegangi tengkuknya agar dirinya bisa mencium bibir tipis istrinya itu lama.


Setelah beberapa menit laki-laki itupun melepaskan ciumannya karena istrinya memukuli dadanya pelan.


" Mas mau bunuh aku? katanya dengan napas terengah-engah.


Laki-laki itu pun tersebut lalu mengusap bibir istrinya dengan jempolnya dan membersihkan saliva akibat ciuman mereka barusan.


"Maaf sayang aku khilaf".


"Kebiasaan selalu seperti itu kalau soal begituan".


katanya sambil merapihkan penampilannya yang sedikit kusut.


" Ah... ah... ah."laki-laki itupun tertawa.


"Mas nyebelin."


"Iya maaf. Ya udah ayo turun nanti aku temani".


" Loh bukannya Mas hari ini mau kuliah?


" Maksud Mas.Kita berdua?


"Iya hanya kita berdua. Sehabis kamu daftar kuliah kita akan quality time berdua hanya kamu dan aku".


" Tapi anak-anak".


"Anak-anak sudah ada yang menjaganya jadi sekarang waktunya untuk kita. Hanya kita".


Arlita pun hanya terdiam tanpa berbicara lagi lalu keluar dari dalam mobil diikuti oleh suaminya.


Laki-laki itu langsung menggenggam tangan kanannya dan mereka pun berjalan masuk kedalam gedung universitas itu.


Kedua pasutri itu mendadak menjadi pusat perhatian karena paras laki-laki itu begitu tampan dan yang wanita pun berwajah sangat cantik.Keduanya seperti pasangan selebritis.


Banyak yang melihat keduanya dengan perasaan entah.


Laki-laki itupun tau kalau dia dan juga sang istri telah menjadi pusat perhatian semua orang tapi laki-laki hanya cuek saja lalu membawa istrinya menuju tempat untuk mengambil formulir pendaftaran.


Tibalah keduanya di tempat untuk mengambil formulir setelah mengisi data keduanya pun keluar dari ruangan itu.


"Sekarang kita mau ke mana Mas?tanyanya setelah keduanya berada di dalam mobil.


"Aku akan bawa kamu ke suatu tempat".

__ADS_1


"Tepatnya kemana Mas?


" Rahasia ".


" Kok rahasia-rahasian sih Mas".


"Ya inikah suprise jadi lihat saja nanti".


"Baiklah, aku mau tau Mas kasih aku suprise apa".


Laki-laki itupun hanya tersenyum smirk.


" Lihat saja sayang kejutan yang akan aku berikan nanti ".ucapnya dalam hati.


Arlita kini sedang fokus dengan handphone nya dia melihat-lihat foto-foto ketiga anaknya.Ada rasa kangen padahal inikan belum sehari tapi tiba-tiba saja dirinya begitu merindukannya.


Tanpa terasa mobil yang mereka naiki pun berhenti.


Arlita menutup handphone nya dan memasukkan nya ke dalam tasnya.


"Apa kita sudah sampai?tanyanya kepada suaminya yang kini sudah bersiap-siap untuk keluar dari mobil.


" Sudah. Ayo kita turun".ajaknya kepada istrinya.


"Baiklah." katanya sambil membuka pintu mobilnya dan diapun keluar dari dalam mobil.


Pramudya mendekati istrinya dan menggenggam tangannya.


"Kita di mana? tanyanya sambil melihat kearah sebuah gedung yang sangat mewah tapi mendadak dirinya terkejut saat membaca sesuatu dia pun langsung melihat kearah suaminya tapi laki-laki itu hanya tersenyum smirk.


" Mas".katanya dengan sedikit kesal.


"Kenapa sayang? ucap laki-laki itu tanpa dosa.


" Aku mau kita pulang ".


" No, itu tidak bisa".


"Kenapa?


" Karena aku sudah mengeluarkan banyak uang untuk ini".


"Tapi aku kan tidak minta Mas".


" Kamu memang tidak meminta tapi aku yakin kamu tidak bisa menolaknya, iya kan?


"Mas nyebelin".


Laki-laki itupun hanya tersenyum penuh kemenangan.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2