
Pramudya mendekati ranjang dimana istri nya kini berbaring.
Laki-laki itupun tersenyum kepada wanita yang sangat di cintai itu.
"Kenapa sayang kamu butuh sesuatu?tanyanya sambil duduk di kursi samping ranjang istrinya.
" Aku haus Mas mau minum".
Laki-laki itupun langsung berdiri menuju nakas untuk mengambil air minum untuk istrinya.Satu botol minuman air mineral juga sedotan langsung di ambilnya.
Istrinya langsung bangun untuk duduk laki-laki itupun membantu istrinya untuk duduk lalu memberikan
"Minumlah sayang".katanya sambil memberikan sebotol air yang sudah di buka tutupnya.
" Makasih ".katanya sambil memberikan botol air minuman kepada suaminya.
" Sama-sama sayang. Kamu mau makan?tanyanya sambil menerima botol air dari tangan istrinya.
Istrinya pun menggeleng kan kepalanya tanda tidak.Dan tak lama terdengar suara tangis bayi kedua pasutri itupun langsung melihat ke arah box bayi yang berada tidak jauh dari tempat mereka.
"Princess Nya menangis sayang".kata laki-laki itu.
" Sepertinya haus".ucapnya lagi.
"Bawa ke sini Mas biar aku susui".katanya kepada suaminya tapi sang mertua pun memberi kode biar dirinya yang menggendongnya.
" Biar Bunda yang gendong".kata Bunda nya dan laki-laki itupun mengangguk.
__ADS_1
Wanita itu berjalan mendekati ranjang di mana sang menantunya masih berbaring lalu dia pun memberikan bayi cantik itu kepadanya untuk di susui.
Arlita langsung menerimanya dan dia pun tersenyum melihat bayinya lalu membuka kancing bajunya dan membiarkan sang bayi mencari sumber kehidupannya.
Setelah berhasil mendapatkan kannya bayi itupun langsung mengisapnya dengan sangat rakus.
"Pelan-pelan sayang tidak ada yang mengambilnya".katanya sambil mengusap-usap rambut lebat bayinya.
Pramudya dan Bundanya pun tersenyum.
" Princess kita cantik kan sayang?
"Iya Mas cantik seperti Hema".
" Iya.cantik seperti Mamahnya ".pujinya dan membuat pipi istrinya merubah menjadi merona merah.
Sang mertua pun hanya bisa tersenyum dalam hatinya kini begitu sangat bahagia karena kehadiran cucu ketiganya.
Pramudya terdiam.
"Apa yang Bunda katakan itu ada benarnya sayang. Mereka kembar tapi beda tahun".
Arlita hanya tersenyum sambil melihat bayi kecilnya kini sudah mulai melepaskan sumber ASInya dan kini bayi itupun telah tertidur pulas.
Bunda mertua nya pun langsung mengambil cucunya dan meletakkan nya di dalam box bayi.
" Makasih Bunda".
__ADS_1
"Sam-sama sayang. Sekarang istirahat lah biar cepat kembali pulih".
" Iya Bunda".katanya sambil kembali tiduran di atas ranjang nya suaminya langsung menyelimuti nya lalu mencium lembut keningnya.Dan tak lama kemudian terdengar dengkuran halus dari mulut istrinya itu menandakan bahwa istri cantiknya kini sudah tertidur.
"Selamat tidur istri ku! Semoga mimpi indah".ucapnya lalu melihat ke arah Bunda nya dan berkata
"Bunda juga istirahat saja biar Pram yang jaga si princess".
" Baiklah, Bunda istirahat dulu".ucapnya pelan karena sudah sedikit lelah lalu dia pun langsung merebahkan tubuhnya di sofa panjang.
Pramudya pun mengambil selimut dan menyelimuti Bundanya.
"Terima kasih".katanya dengan sedikit terharu dengan perhatian kecil dari putranya.
"Sama -sama Bunda."
Dan tak lama kemudian wanita itupun langsung tertidur menyusul sang menantu yang sudah terlebih dahulu masuk ke alam mimpi.
Pramudya duduk di kursi yang ada di dekat ranjang istrinya lalu dia pun kembali membuka handphone nya dan melanjutkan pekerjaan yang tertunda tadi.
"Aku harus cepat menyelesaikan semua pekerjaan aku".gumamnya dalam hati.
Setelah lama berkutat dengan pekerjaan nya akhirnya pekerjaan itupun selesai.
" Alhamdulillah ".ucapnya sambil melihat ketiga bidadarinya masih tertidur lelap.
Laki-laki itupun berdiri dari duduknya dan melangkah menuju box bayinya dan dia pun tersenyum sangat bahagia melihat princess nya masih tertidur lelap.
__ADS_1
" Masih bayi saja sudah cantik begini,apalagi kalau nanti sudah besar bisa-bisa banyak laki-laki yang akan mengejar nya! Bisa pusing kepala Papah Nak".ucapnya kepada bayinya.
bersambung