Suamiku Adalah Cinta Pertamaku

Suamiku Adalah Cinta Pertamaku
89


__ADS_3

Pramudya menghentikan mobilnya ketika dirinya sudah sampai di halaman rumah orang tuanya.Setelah memarkirkan mobilnya dia pun keluar dan langsung berjalan masuk ke dalam rumah untuk menemui bidadari surganya.


Dengan langkah yang tergesa-gesa laki-laki itu berjalan dengan cepat karena tidak sabar untuk bertemu dengan istrinya hingga asisten rumah pun bertanya


"Cari mba Lita ya mas?


Laki-laki pun melihatnya


" Iya. Apa Bibi tau di mana istri saya?


"Mba Lita di kamar mas tadi habis olahraga".


" Oh gitu ya udah saya ke kamar dulu.Terima kasih".


"Iya mas sama-sama."


Laki-laki itu berjalan menaiki tangga untuk menuju ke kamar nya yang berada di lantai dua.


Sampai di pintu kamar dia pun membuka pintunya dengan pelan agar sang istri tidak tau kalau dirinya masuk ke dalam kamar.


Sesampainya di dalam kamar dia melihat istrinya sedang asyik mendengarkan musik sambil tiduran di lantai yang beralaskan karpet bulu yang sangat lembut.


Pramudya tersenyum saat melihat ke arah istrinya yang sedang memejamkan kedua matanya sepertinya istrinya begitu menikmati alunan musik yang sedang di dengarnya.


Pramudya mendekati istrinya tanpa bersuara dan dengan gerakan yang sangat lembut dia mengendus leher istrinya hingga sang istri yang sedang memejamkan kedua matanya menjadi sedikit terkejut lalu pelan-pelan dia pun membuka kedua matanya lalu didapatinya suaminya sudah berada di atas tubuhnya.


"Say... ".Belum sempat dia bertanya suaminya sudah membungkamnya dengan


ciuman.


" Sayang aku ingin main".katanya dengan suara berat penuh hasrat.


Arlita memandangi wajah suaminya yang kini sedang berada di atasnya.


"Boleh ya sayang, aku benar-benar ingin sekali".pintanya lagi.


" Lakukanlah,tapi pelan-pelan ya".ucapnya sambil membelai wajah tampan suaminya.

__ADS_1


Suaminya pun tersenyum senang.


"Iya sayang. Aku janji melakukannya dengan pelan-pelan".


Akhirnya keduanya pun mengarungi kenikmatan dunia.


" Makasih sayang".ucapnya setelah selesai.


Istrinya pun hanya mengangguk lalu dia pun melihat ke wajah suaminya yang sedang memeluk nya.


"Ada yang ingin kamu katakan padaku suamiku?


Wajah suaminya melihat ke arah istrinya.Dirinya begitu salut dengan istrinya itu, istrinya bisa tau kalau suasana hatinya sedang tidak baik-baik saja.


Suaminya pun tersenyum sambil mencubit hidungnya gemas


"Kamu tau saja sayang kalau aku lagi ada masalah".


"Berarti aku benar ya?


"Katakan sayang mengapa kamu pulang bukankah kamu seharusnya masih di kampus untuk kuliah?


" Aku lagi sedang sakit sayang dan obatnya hanya kamu, hanya kamu yang bisa


menyembuhkannya ".ucapnya jujur.


" Ah apa, kamu sakit? sakit apa? ucapnya sambil memegang kening suaminya tapi tidak panas.


"Bukan sakit itu sayang tapi sakit kangen".


"Dasar gombal. "


Pramudya tertawa lalu dia pun kembali menciumnya, kali ini dia mencium telinga istrinya dan itu membuat tubuh istrinya mendesah.


Terus dan terus hingga membuat istrinya memukul dada telanjang suaminya.


"Sayang sudah aku lelah".

__ADS_1


Akhirnya laki-laki itu pun melepaskan istrinya.


" Maaf sayang".


"Katakan apa masalah mu suamiku, aku akan mendengarkan nya".


" Baiklah".ujarnya lalu dia pun menceritakan semua yang terjadi di kampusnya tanpa menutupinya.


Istrinya pun terdiam.


"Sayang kamu oke?


" Aku baik-baik saja".


Lalu suasana kembali menjadi hening.


"Terima kasih suamiku kamu sudah jujur sama aku.Kamu adalah sosok laki-laki yang sangat baik untuk aku, keluarga aku dan aku bangga mempunyai suami seperti kamu.Jadilah suami dan ayah yang baik untuk kami,aku benar-benar sangat mencintai mu suamiku".katanya sambil memeluk erat tubuh suaminya.


" Aku juga sangat mencintaimu istriku sayang. Kamulah bidadari surga yang di kirim Allah untuk aku.Terima kasih sudah menjadi istri aku, telah menjadi bagian hidup aku yang dulu kosong kini sudah terisi dengan begitu banyaknya cinta".


Istrinya pun terharu mendengar apa yang di ucapkan oleh suami barusan tanpa terasa dia pun menangis.


"Jangan menangis sayang".katanya sambil mengusap kepala istrinya lembut lalu menciumnya.


" Aku menangis karena bahagia sungguh aku sangat bahagia telah menjadi istri mu".


"Aku juga sangat bahagia telah menjadi suamimu".balasnya sambil memeluk tubuh istrinya dan mengelus perut buncitnya dimana kini anaknya berada.


" Tetap sehat di dalam perut mama ya sayang,kami menunggu kelahiran mu sayang".kata suaminya.


Istrinya pun tersenyum


"Iya papa".kata istrinya sambil menirukan suara anak kecil.


Dan hari itu keduanya hanya berdiam di dalam kamar menikmati kebersamaan mereka tanpa ada kebohongan.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2