SWEET MARRIAGE

SWEET MARRIAGE
BAB 104


__ADS_3

Usai puas menemani Alka bermain, semuanya memutuskan untuk pulang ke rumah masing masing karena Mama Rafa sudah begitu cerewet. Di tempat parkir, Adi lebih dulu menghampiri Yessy yang hendak memasuki mobil.


" Gue minta nomor Lo " ucap Adi lanhsung pada intinya.


" Oh, oke " senyum Yessy meraih ponsel dalam tas.


Keduanya sudah mulai bertukar nomor, dan hanya di amati Arin, Alex juga Rafa dari kejauhan. Karena memang jarak parkir lumayan jaug dari tempat Yessy memarkir kendaraan.


" Gue tertarik sama Lo, kalau boleh Gue pengen kenal lebih jauh Lo " kembali Adi berterus terang tanpa basa basi, dan lagi lagi mengejutkan Yessy.


" Boleh, tapi Gue bukan orang yang suka pacaran Di " ucap Yessy serius dan tak ingin memberikan harapan pada Adi.


" Gue engga mau pacaran, Gue mau nikah terus pacaran setelah nikah. Kalau emang Lo jodoh Gue, Gue bakal langsung datang ke rumah Lo sama orang tua Gue. Tapi Gue juga engga mau buru buru, Gue mau Kita bisa saling kenal dulu " panjang lebat cowok yang memang tak pernah ingin ribet dengan hubungan pacaran dari dulu.

__ADS_1


Yessy hanya tersenyum memalingkan wajah mendengar ucapan Adi yang tanpa basa basi.


" Lo biasa to the poin ya Di? " tawa kecil di kembangkan Yessy, mengundang senyum Adi mengembang.


" Gue bukan Alex yang pintar ngerayu, jadi Gue lebih seneng gini. Besok jalan yuk " ucap adi masih tersenyum.


" Oke entar Gue kabari ya. Sekarang Gue balik dulu, takut bokap nyariin " pamit Yessy di angguki oleh Adi.


" Thanks mau kasih Gue kesempatan kenal Lo " ucap Adi sebagai tanda perpisahan, usai Yessy masuk ke dalam mobil.


Usai kepergian Yessy, Adi kembali menghampiri sahabat sahabatnya dengan raut wajah gembira. Dan bisa di tebak jika upaya PDKT nya berjalan lancar.


Adi dan Alex langsung menaiki kendaraan, bersamaan dengan Arin, Rafa dan Alka. Dalam perjalanan, Alex mencoba menasehati sahabatnya agar tak terlali gegabah dan menjadikan hidupnya sendiri sebagai pelajaran untuk Adi.

__ADS_1


Alex ingin agar Adi lebih dulu mengetahui seperti apa Yessy, agar tak terjerumus seperti dirinya pada Reta. Yang sempat menganggap jika Reta adalah cewek baik baik, namun ternyata hanya seorang yang tak lebih dari cewek murahan saja.


Rafa dan Arin pun saling membicarakan Adi selama perjalanan, karena tak mau jika Adi harus mengalami hal sama seperti Alex. Arin dan Rafa ingin mencari tahu lebih dalam tentang Yessy, sebelum Adi mengambil keputusan penting dalam hidupnya.


Arin sedikit banyak sudah tahu bagaimana watak Yessy dan bisa yakin mengatakan kalau Yessy tak sama dengan Reta. Bahkan tak pernah sekalipun Yessy berhubungan dengan cowok, selama mereka sering keluar dan latihan bersama.


Namun itu saja belum cukup bagi Rafa ataupun Arin, dan ingin mencari tahu sendiri segalanya. Hanya saja Arin memastikan dengan keyakinan jika Yessy dan keluarganya orang sederhana dan baik.


Memang Yessy bukanlah orang yang lahir dari keluarga kaya dan memiliki perusahaan. Keluarganya memulai segalanya dari nol, hingga hisa menjadi seperti sekarang. Sekolah taekwondo yang didirikan Ayah Yessy, cukup memberikan penghasilan bagi keluarga hingga memiliki kehidupan layak.


Yessy sudah terbiasa akan kehidupan sederhana dan bekerja keras dari kecil. Ia bukanlah seorang yang manja dan berpangku tangan. Bekerja sudah menjadi bagian dari hidupny, hingga bisa menghasilkan sendiri penghasilan untuk menghidupi dirinya sendiri.


Selain menjadi pelatih taekwondo di tempat Ayahnya, Yessy juga mengajar taekwondo di sekolah hingga bisa meraih penghasilan. Ia tak pernah meminta apapun dari orangtuanya semenjak kecil. Dan baru sebuah mobil terpaksa mau di terimanya sebagai hadiah akan kemenangan lomba taekwondo di taiwan tdua tahun silam.

__ADS_1


*****


Maaf ya kalau slow up, pasti rutin up lagi kok untuk novel ini. Biarpun dikit tapi tiap hari gitu ya up nya. Terimakasih banyak buat yang masih mau baca kisah ini. Jangan lupa like sama komen ya.


__ADS_2