SWEET MARRIAGE

SWEET MARRIAGE
BAB 66


__ADS_3

" Adi! "teriak Alex kencang begitu melihat Adi keluar dari pintu kaca bandara.


" Sialan lo, budek gue! " gerutu Rafa ketika Alex berteriak di dekat telinga nya dan langsung memukul pundak kiri Alex kencang.


Adi berlari menghampiri Alex dan Rafa yang tersenyum girang melihat sahabat nya kembali dengan selamat dan langsung memeluk pria yang mengenakan celana pendek berbalut kaos oblong putih sera topi yang juga senada dengan kaos nya.


Rafa, Adi dan Alex yang terlihat begitu akrab semakin mengundang takjub mata semua orang yang telah lebih dulu memperhatikan Alex juga Rafa. Pemandangan tiga lelaki tampan berkulit bersih serta tawa yang semakin menambah poin wajah mereka menarik empat perempuan yang sedari tadi mengamati Rafa dan Alex. Empat perempuan dengan pakaian bawah mini menunjukkan paha ramping nan mulus mereka mulai berjalan untuk mendekati ketiga pria dengan wajah yang sangat mempesona.


" Lari, buruan " seru Alex menarik kuat lengan Adi dan Rafa ketika ia mendapati empat orang perempuan yang tersenyum ke arah Alex dan berjalan menghampiri mereka.


Adi dan Rafa yang tak mengerti kenapa Alex menarik mereka hanya mengikuti saja langkah Alex menuju parkiran.


" Gila lo, main tarik aja " gerutu Adi yang sudah memasuki mobil dan duduk di samping Alex yang berganti mengemudi dengan Rafa.


" Gue selamatin lo berdua bocah " seru Alex mulai menyalakan mesin mobil.


" Lo mau langsung pulang apa kemana dulu? " tambah Alex ke arah Adi.


" Gue nginep tempat Rafa aja, gue udah janji sama Arin besok ajak dia jalan " jawab Adi yang langsung membuat Rafa memajukan diri ke celah jok Adi dan Alex terkejut.


" Ngapain lo jalan sama bini gue? " tanya Rafa dengan tatapan jengah ke arah Adi.


" Bini lo yang minta, kemarin dia telfon gue " jelas Adi membuat Alex tertawa di iringi tatapan Rafa sinis ke arah ke dua nya.


" Bini lo bosen kali fa sama lo, makanya ganti sama Adi. Gue rasa nih habis lahiran lo bakal di buang sama bini lo di ganti sama Adi " seru Alex tertawa menggoda Rafa sambil terus mengemudi.


" Gue oke aja sama Arin, cantik gitu lagian anak dia anak gue juga " tambah Adi menggoda Rafa yang langsung di pukul kepala mereka oleh Rafa yang duduk di belakang.


" Gue nyetir bego " protes Alex.

__ADS_1


" Beneran bini gue telfon lo? " tanya Rafa jengkel karena tak tahu jika Arin telah menghubungi Adi tanpa sepengetahuan nya.


" Beneran, nih lo lihat " jawab Adi menunjukkan panggilan masuk dari Arin kemarin.


" Udah lo minggat sono, bini lo eneg sama lo " goda Alex tertawa ketika melihat wajah jengkel Rafa dari kaca spion tengah.


" Bini gue ajakin lo jalan? " tanya Rafa yang masih belum yakin.


" Iya fa, perlu gue telfon nih bini lo? " seru Adi yakin karena memang Arin menelfon diri nya tapi untuk memesan pie ke Adi karena ia ingin makan pie.


" Engga usah " singkat Rafa dengan nada jengkel semakin membuat Alex tertawa puas dengan Adi.


" Udah buruan, anak sama bini gue udah nungguin " seru Adi menyandarkan tubuh nya di jok dengan santai yang semakin membuat Rafa geram memukul pundak Adi hingga sahabat yang senyum senyum itu memekik kesakitan.


" Beli makan dulu Lex lapar gue kita bawa pulang aja makan bareng entar. Anak bini gue juga pasti lapar biasanya irang hamil malam malam suka kelaparan " ucap Adi dengan menaikkan alis ke arah Alex yang bersama sama tersenyum.


" Lo ngomong gitu lagi, gue lempar lo dari mobil gue " ancam Rafa semakin jengkel dan malah di tertawakan oleh Adi dan Alex yang bertos ria.


Usai membeli semua nya mereka kembali ke apartemen Rafa untuk segera menikmati makanan mereka yang telah lewat jam makan malam.


Rafa menekan tombol bel apartemen Reta begitu mereka telah sampai di depan pintu karena jarak dari penjual nasi goreng ke apartemen cukup dekat.


" Masuk gih " seru Reta mempersilahkan ketiga pria yang berdiri di depan pintu begitu ia membuka nya.


" Arin mana? " tanya Adi begitu ia memasuki apartemen Reta.


" Harusnya gue yang nanya bukan lo " gerutu Rafa menatap jengah ke arah Adi.


" Adi " seru Arin yang berjalan dari kamar hingga membuat suami nya jengkel di iringi tawa Alex yang mulai duduk di sofa ruang tamu.

__ADS_1


Arin yang langsung menghampiri Adi untuk meminta pie pesanan nya dengan suara manja menarik lengan Adi untuk duduk di sofa setelah ia duduk lebih dulu. Rafa menatap Arin dan Adi dengan tatapan sinis tak menyukai Arin yang lebih dulu menyapa sahabat nya dari pada diri nya.


" Yank, suami kamu di sini malah pegang pegang cowok lain kamu " gerutu Rafa kesal dan masih berdiri di hadapan Arin.


" Iya yank kamu duduk sebelah Adi sini " ucap Arin menunjuk ke sofa kosong sebelah Adi.


" Engga mau " jengah Rafa masih berdiri menatap sahabat serta istri nya.


" Kenapa laki gue? " tanya Arin ke arah Adi bergantian dengan Alex.


" Biasa laki lo, kaya engga paham aja " sahut Alex dan beranjak dari duduk membantu Reta menyiapkan makanan di dapur.


Adi menyodorkan beberapa kota pie yang di pesan oleh Arin ke atas meja dan membukakan satu bungkus untuk di makan oleh Arin.


" Makasih ya Di, lo emang terbaik " seru Arin mencubit gemas kedua pipi Adi yang langsung di turunkan oleh Rafa.


" Apaan sih " gerutu Rafa semakin kesal.


" Lo cemburuan aja, nih bini lo telfon gue mau minta ini terus gue ajakin dia jalan jalan pagi bareng besok rame rame " jelas Adi menatap Rafa yang terlihat sangat jengkel.


" Lo ngerjain laki gue lagi ya? " ucap Arin memercingkan mata dengan tersenyum yang di balas senyuman oleh Adi.


" Gue nyusul Alex dulu ya lo makan semua nih " seru Adi karena ingin numpang mandi ke Reta sebelum ia makan.


" Udah deh yank, duduk sini jangan bawa aura negatif buat anak kamu " seru Arin sambil mengunyah makanan.


" Kamu bukan nya sapa aku dulu " gerutu Rafa lalu meletakkan wajah nya di perut besar Arin menyapa anak nya yang langsung mendapat tendangan oleh buah hati dalam perut Arin membuat Rafa tersenyum bahagia.


" Ret, gue numpang mandi ya " seru Adi menghampiri Reta yang menyiapkan makanan bersama Alex tanpa saling tegur.

__ADS_1


" Tuh ke kamar tamu sana " ucap Reta menunjuk ke arah kamar tamu.


" Thanks, ijin ya " seru Adi berlalu ke ruang tamu untuk menyegarkan tubuh nya yang terasa lengket meninggalkan Reta dan Alex yang terus diam tanpa saling menegur.


__ADS_2