SWEET MARRIAGE

SWEET MARRIAGE
BAB 93


__ADS_3

" Aaah sayang pulang sekarang Aku mau Kamu " teriak Arin dari sambungan video call membuat suaminya tersenyum gemas dengan begitu tampan.


" Gue juga punya lagu buat Lo Rin " seru Adi mengarahkan ponsel ke arah wajahnya.


" Lex pegang ni " tambah Adi memberikan ponsel Rafa yang masih terhubung pada Alex.


" Jangan dimatiin! awas aja Lo! " tegas Adi pada Arin yang tersenyum dengan mengangguk.


" Minggir Lo, gantian Gue " tambah Adi kembali memainkan alisnya naik turun ke arah Rafa yang memasang wajah aneh dan penuh tanya.


" Perang nih " gumam Alex pasrah dengan memegang ponsel ke arah Adi yang sudah memangku gitar memulai alunan akustiknya membuat histeris kembali pengunjung kafe.


Rafa yang sudah pindah duduk di samping Adi menatap lekat sahabatnya dengan telinga amat mengenal alinan akustik dari lagu yang akan dibawakan oleh Adi.


" Wah nih anak beneran cari mati sama Gue " gumam Rafa dalam hati seraya terus menatap sahabat yang masih asik dengan gitar juga mata menuju ke arah ponsel dimana Arin memperhatikan dengan senyum senyum.

__ADS_1


Adi memulai suara merdunya dengan membawakan lagu Armada Harusnya Aku dan menekankan kata Aku juga Dia sembari melirik ke arah sahabatnya yang mengeratkan rahang dengan tatapan dingin mematikan. Adi terus melanjutkan lagunya sampai habis sambil menahan tawa yang seakan ingin meledak melihat ekspresi jengkel Rafa. Sementara Alex juga mulai tersenyum sendiri melihat tingkah kedua sahabatnya dengan Adi yang sering menggoda Rafa usai pengakuan jika Ia belum bisa melupakan istri cantik yang kini menjadi Ibu dari anak pertama sahabat baiknya.


" Pengen Gue lempar tau gak Lo sekarang " gerutu Rafa ketika Adi sudah mengakhiri lagu yang Ia sengaja demi menggoda sahabatnya.


" Lagi dong!" teriak pengunjung kafe meminta giliran Alex untuk menyanyikan lagu.


Adi memberikan gitar listrik di tangannya pada Alex yang sedari tadi duduk di samping dirinya. Melihat Alex dengan wajah badboy memegang gitar melelehkan banyaknya perempuan yang hadir di sana terlebih ketika pemuda yang akan menjadi duda tersebut mulai mengutarakan beberapa kata khas badboy seperti biasa Ia katakan pada Arin ataupun teman teman perempuan yang sengaja mendekati dirinya namun tak pernah Ia anggap serius.


Pemuda tampan yang berhasil membius mata kaum hawa tersebut memulai intro lagu Dan dari Sheila on 7 dan lagi lagi membuat semua histeris menyambut sama seperti ketika Adi ataupun Rafa memainkan intro lagu mereka. Alex dengan santai dan suara tak kalah merdu dari dua sahabatnya mukai menyanyikan lagu milik musisi jogja tersebut.


" Sekian dan terimakasih " tambah Alex menyambung bait lagu pertama lalu meletakkan gitar oada stand gitar membuat gelak tawa Rafa juga Adi yang merasa heran dengan kelakuan sahabatnya juga Arin yang terpingkal dari ujung sambungan video call.


Tanpa rasa bersalah ataupun senyum sedikitpun juga tak menghiraukan ricuhnya pengunjung kafe, Alex mengajak dua sahabatnya turun melewati Reno yang melongo hebat akibat ulah Alex.


Dengan wajah masih tak peduli meski dua sahabat nya juga Arin menertawakan dirinya serta tatapan aneh dari Viona juga Rea, lelaki yang langsung duduk meminum es kopi di meja miliknya itu langsung melanjutkan makannya lagi dengan begitu cuek meski tatapan mata semua orang tertuju padanya.

__ADS_1


" Lex, gila Lo perut Gue sakit banget " seru Arin masih terpingkal dengan memegangi perutnya diiringi senyuman dari mamanya yang juga iku memdengarkan daritadi sambil memangku Alka.


" Kaya mak lampir Lo " sahut Alex dengan wajah datar dan mulut penuh menatap Arin dari layar ponsel Rafa yang masih terhubung.


" Temen Lo Di, ancur " seru Rafa masih tertawa hebat bersama Adi hingga saling memukul pundak satu sama lain.


Kedua perempuan yang masih duduk di meja tersebut menatap heran ke arah tiga lelaki yang begitu konyol dan baru Ia ketahui jika Adi yang selalu terlihat dingin dan cuek itu bisa tertawa hingga hilang akal.


Ketiga sahabat yang puas bisa membuat Reno melongo itu kembali ke hotel usai menutup telpon Arin dan berpamitan pada kedua perempuan yang menemani mereka juga semua tim Viona. Selama perjalanan Rafa dan Adi masih tertawa ketika mengingat kekonyolan Alex.


" Dan... sekian dan terimakasih " ulang Adi yang kembali memecahkan tawa Rafa diikuti Alex yang mulai terbahak.


" Gila Lo " seru Rafa mencoba menghentikan tawa karena perut yang mulai kaku.


" Haduh mimpi apa Gue punya temen kaya Lo " sahut Adi menggelengkan kepala berusaha menutup mulutnya paksa agar bisa berhenti untuk tertawa.

__ADS_1


Sementara di rumah Arin terus tertawa bersama Mamanya hingga membuat Alka menangis dan seketika Arin mendapat pukulan lirih di balik pundaknya oleh wanita cantik yang mencoba menyadarkan kegilaan putri semata wayangnya yang tertawa hingga bergulingan di depan TV tanpa menyadari jika Alka sudah memasang wajah hendak menangis melihat bundanya tertawa terbahak dan seketika memecahkan tangis putra pertamanya karena tawa yang tak bisa Ia hentikan.


__ADS_2