SWEET MARRIAGE

SWEET MARRIAGE
BAB 60


__ADS_3

" Aku tambah gendut tambah jelek ya yank? " tanya Arin sambil memainkan jari telunjuk di atas dada suaminya yang tertutup selimut bersama.


" Engga sayang, malah selama hamil kamu kelihatan tambah cantik banget, mungkin ini yang di bilang orang aura wanita hamil lebih keluar ya yank" jawab Rafa yang memang Arin terlihat sangat cantik dari sebelum hamil hingga selalu mendapat tatapan dari banyak pria ketika mereka sedang keluar rumah tanpa memperdulikan perut besar Arin yang membuat Rafa sangat jengkel ketika mata mereka mulai mencuri pandang terhadap istri yang tengah hamil besar.


" Terus kenapa kamu mau cari cewek lain? " tanya Arin mengingat perkataan Rafa.


" Aku engga serius yank, itu keluar gitu aja pas aku emosi. Kalau emang aku mau nyari yang lain kenapa engga kemarin kemarin aja sih yank? dan kenapa juga aku harus ngomong ke kamu kalau emang mau cari lagi? " sahut Rafa yang memang tak ada pikiran untuk lain nya karena ia begitu mencinta Arin hingga tak pernah ingin memiliki seseorang selain Arin.


" Kalau nanti aku melahirkan terus meninggal apa kamu mau cari pengganti aku secepat nya yank?" tanya Arin yang memang sering membaca artikel perjuangan seorang ibu melahirkan hingga kehilangan nyawa nya.

__ADS_1


" Yank!! aku engga suka kamu ngomong gitu!! kamu sama anak kita harus selamat, kamu harus kuat buat kita dan anak kita " sahut Rafa terkejut dengan perkataan Arin.


" Umpama aja yank, apa kamu mau cepat cari ganti nya aku? " tanya Arin kembali.


" Gak!! aku engga akan nikah lagi, aku engga akan dekat sama perempuan mana pun lagi, aku dan oran tua kita bisa rawat anak kita!!" tegas Rafa dengan nada menekan.


" Iya sayang maaf, tapi kita juga harus siap dengan semua resiko nya yank. Kita sama sama tahu gimana proses nya melahirkan dan banyak juga dari mereka yang sampai rela kehilangan nyawa " seru Arin yang memang beberapa kali menonton video orang melahirkan.


" Engga, itu engga boleh terjadi sama kamu. Engga yank, engga!! aku engga ijinin kamu pergi dari hidup aku " tambah Rafa semakin merasa takut.

__ADS_1


" Aku sayang kamu yank " ucap Arin mengeratkan pelukan nya meski terhalang oleh perut yang sangat besar.


" Aku ngantuk yank " tambah Arin manja karena pergerakan buah hati nya yang aktif di malam hari selalu membuat nya kurang tidur.


" Iya sayang kita tidur ya " ucap Rafa yang juga merasakan hal yang sama dengan Arin karena tak tega jika istri nya harus terjaga sendiri.


Arin mulai memunggungi Rafa untuk berganti posisi karena tak pernah merasa nyaman jika hanya berada dalam satu posisi saja dengan perut yang cepat begah serta punggung yang terus saja merasa lelah dan sakit. Rafa yang memang memahami hal tersebut tak pernah protes seperti awal awal Arin memunggungi nya. Bahkan sekarang Rafa sangat mengerti ketika Arin mulai memunggungi berarti punggung nya tengah merasa tak nyaman yang dengan sigap Rafa membantu untuk menggosok lembut punggung istri yang sangat ingin ia gantikan setiap rasa tak nyaman nya karena merasa sangat kasihan dan tak tega ketika Arin mulai mengeluh tentang pinggang dan punggung nya yang sakit. Terkadang kedua kaki mulus Arin harus berada dalam kondisi membengkak. Bahkan hanya untuk duduk dan berdiri saja kini istri nya itu mulai sangat kesusahan. Rafa yang semakin hari menjadi suami siaga telah dengan siap menyambut buah hati nya hingga ia selalu menempatkan semua kebutuhan untuk melahirkan dalam mobil yang tak pernah sekalipun ia keluarkan semenjak usia kandungan 7 bulan. Rafa selalu menemani Arin dan meminta izin papa nya untuk sementara libur kerja selama menunggu kelahiran anak pertama nya, mengingat Arin masih tak ingin menggunakan jasa pembantu ia takut jika sewaktu waktu Arin merasakan hendak melahirkan dan ia hanya sendirian di rumah. Papa Rafa yang mengerti tentang kecemasan putra nya mengijinkan nya untuk istirahat semenjak usia kandungan Arin menginjak 8 bulan dan menyerahkan semua pekerjaan pada Adi dan Alex.


Rafa mendekatkan tubuh nya hingga tanpa jarak pada tiap lekukan tubuh belakang Arin menggunakan tangan kiri nya sebagai bantal sang istri serta tangan kanan yang ia letakkan di pinggang kanan Arin karena tak bisa memeluk seluruh tubuh Arin seperti saat sebelum hamil. Karena memang juga merasa mengantuk, ia mulai memejamkan mata dan menyatukan mimpi bersama istrinya.

__ADS_1


__ADS_2