
" Nikah tuh rasanya gimana sih Rin ?" tanya Reta yang sudah mengganti pakaian dan duduk di hadapan Arin di atas ranjang.
" Lo kalau ragu buat nikah cepat sama Alex, ya tinggal ngomong aja sama bokap lo kan beres " sahut Arin yang sudah mengetahui rencana pernikahan Reta dan Alex dari mama nya ketika tadi makan siang.
" Maksud lo ?" seru Reta pura pura tak mengerti.
" Udah sih lo engga perlu bohong lagi ke gue, gue udah tahu semua nya. Nyokap lo sama nyokap gur tuh sahabatan dan nyokap lo udah nitipin lo ke orang tua gue. Lo pikir orang tua lo main setuju gitu aja apa sama Alex kalau bukan gara gara orang tua gue jamin tuh anak beneran baik " jelas Arin panjang lebar karena tadi waktu makan siang bersama mama nya serta Rafa kebetulan mama Reta menelfon untuk meminta pendapat tentang Alex yang ingin mempercepat menikahi Reta hingga mama Arin terpaksa menceritakan semua nya kepada anak dan menantu nya.
" Maafi gue Rin, gue engga beneran mau bohongin lo cuma gue engga mau lo sama anak lo kenapa kenapa gara gara repot bantuin gue " sahut Reta dengan nada bersalah dan langsung di peluk oleh Arin.
" Gue ngerti kok Ret, nyokap udah cerita semua ke gue " ucap Arin menenangkan rasa bersalah sahabat nya.
" Terus sekarang lo mau nya gimana ? lo siap belum buat nikah sama Alex ?" tanya Arin mulai melepaskan pelukan nya.
" Gue engga siap sebenar nya, tapi gue juga kasihan sama Alex karena emang dia udah pengen banget buat nikah gara gara lihat lo sama Rafa tuh " jelas Reta.
__ADS_1
" Udah sih jalanin aja kalau menurut gue, lagian juga tuh anak perhatian kok baik juga dia. Kalau masalah gimana cara nya jadi istri entar lo juga bisa belajar sambil jalan sama kaya gue " ucap Arin meyakinkan Reta yang tengah takut bagaimana cara membina rumah tangga.
" Makasih ya Rin, lo emang sahabat baik gue. Gue janji kalau ada apa apa lo orang pertama yang bakal tahu " sahut Reta tersenyum ke arah sahabat nya.
Reta dan Arin menghabiskan waktu mereka untuk saling curhat tentang masalah masalah mereka, karena memang semenjak Arin cuti kuliah mereka jarang mempunyai waktu bersama yang lama.
Sementara di jalan, Alex yang masih dengan wajah kesal nya mulai di tegur oleh Rafa yang tengah mengemudi karena merasa risih harus mengemudi bersama sahabat nya yang terus menekuk wajah nya kesal.
" Lo kenapa sih ? berasa duduk dekat neraka tahu gak gue deket lo kaya gini " seru Rafa sambil terus mengemudikan mobil menuju bandara.
" Engga ada penghuni surga tampang kaya tampang lo gini " celetuk Rafa masih dengan mata menuju ke arah jalanan.
" Lo beneran lihat Reta sama Angga ?" tanya Alex yang memang sangat penasaran dari tadi.
" Iya, kenapa emang ? lo cemburu ?" goda Rafa yang sudah mengetahui akan keinginan sahabatnya menikahi Reta.
__ADS_1
" Engga, ngapain gue cemburu. kalau Arin deket sama lo baru gue cemburu " sahut Alex sekena nya dan langsung di timpuk kepalanya oleh tangan kiri Rafa jengkel.
" Awas aja lo beneran suka sama bini gue " seru Rafa dengan nada mengancam dan hanya di balas senyuman oleh Alex.
Setelah hampir 2 jam mereka membelah jalanan, akhirnya mereka sampai juga pada parkiran bandara dan bergegas menunggu Adi tiba. Tatapan banyak orang yang tertuju ke arah Rafa dan Alex membuat mereka merasa risih karena tatapan yang seolah menajam sambil berbisik dengan orang disamping nya. Tubuh tinggi dan wajah tampan serta postur tubuh tegap mereka menjadi daya tarik sendiri bagi seluruh wanita yang mereka lewati selama berjalan menuju tempat kedatangan menunggu Adi tiba. Ketika Rafa dan Alex tengah menunggu Adi sambil berdiri tiba tiba mereka di datangi oleh beberapa wanita canyik yang sengaja meminta kenalan kepada mereka. Karena tak ingin bersikap sombong, mereka mau berkenalan dengan mereka yang menunjukkan mata berbinar menatap ke arah tubuh tinggi Rafa dan Alex.
Karena sedikit merasa tidak enak, Rafa dan Alex memutuskan unutk berpindah tempat dan mulai memainkan ponsel mereka agar terlihat sibuk hingga tak ada lagi yang mendekati mereka berdua.
" Pakaian lo nyolok banget sih " gumam Rafa jengkel ke arah Alex yang hanya mengenakan celana panjang setinggi mata kaki serta kemeja hitam yang ia kenakan ke kampus bersama Reta dan memang belum sempat mengganti pakaian karena harus mondar mandir mengantarkan Reta.
" Lah lo dandanan kaya boyband lebih nyolok lagi bocah " gerutu Alex melirik ke arah Rafa yang mengenakan celana pendek dengan kaos yang ia lapisi jaket di tarik ke atas serta topi.
" Tampang lo kaya kuda mesum " sahut Rafa geram.
" Lo kaya buaya darat " seru Alex.
__ADS_1
Mereka berdua terus saling mengejek karena memang merasa sangat risih dengan tatapan orang disan seraya berbisik membicarakan Alex dan Rafa yang memasang wajah cool dengan memegang ponsel meski bibir mereka sama sama saling ejek dengan tatapan yang tertunduk.