
" I LOVE YOU " bisikan lembut yang terdengar beriringan dengan nafas yang seakan habis itu membuat wanita berparas cantik itu melebarkan senyum dibalik tubuhnya yang terasa lemas. Tersadar jika dua sahabat mereka munggu dibawa, kedua pasangan yang di mabuk cinta ini memutuskan untuk mulai membersihkan diri dan bersiap untuk melakukan kegiatan mereka masing masing diluar apartemen.
" Kamu nih pagi pagi udah nakal banget, tau gitu aku engga usah lari pagi buat cari keringat yank " gerutu Arin di depan kaca meja rias dan memoleskan make up tipis di wajah v shape nya.
" Enak nya nikah ya gini yank, engga usah keluar olahraga lagi " jawab Rafa dengan tawa genit menatap istri yang asik memoles wajah dari balik kaca.
" Itu sih kamu nya yang tambah mesum yank, heran aku kenapa setelah resepsi kamu makin engga bisa nahan sih yank " protes Arin yang merasakan perubahan Rafa selalu cepat naik dimanapun selama 6 bulan terakhir pasca resepsi mereka.
" Bukan aku yank, saudara aku yang nakal emang " kilah Rafa dengan tersenyum yang dibalas tatapan jengah Arin.
__ADS_1
" Udah yik, telat lagi aku inigara gara kamu " ajak Arin yang memang selalu telat menghadiri kelas pagi karena kenakan Rafa yang tak bisa di hentikan.
" Bentar yank " ucap Rafa dan mengambil tisu kering di meja rias lalu mengusap wajah Arin untuk menghilangkan sedikit riasan di wajah istrinya karena terlalu menonjolkan kecantikan nya meski hanya sedikit make up tipis yang di bubuhkan Arin di wajah putih bersihnya.
" Yank, udah lama lama make up masa iya di hapus gini " protes Arin tak terima namun Rafa masih terus berusaha menghapus lembut riasan tipis istri yang mungkin saja bisa membuat lelaki lain mendekatinya,
" Udah, yuk " seru Rafa yang tengah selesai menghapus riasan Arin dengan tersenyum lebar yang malah membuat Arin merasa jengkel dan menghembuskan nafas kasar lalu beranjak mengambil tas dan mengikuti suaminya keluar kamar menghampiri Adi dan Alex yang kembali ke ruang tamu karena tak dapat mendengar apapun di balik pintu Rafa dan Arin setelah lama berdiri disana.
" Habis mandi jelas seger lah, emang lo berdua mandi engga mandi sama aja kaya kaya lantai belum di pel " jawab Rafa dengan tangan masih menggandenga tangan Arin berdiri di hadapan Alex dan Adi.
"Sialan lo, kalau kita udah nikah juga bakal seger biar engga mandi juga " jawab Adi dengan mengankat alis ke arah Alex yang tersenyum genit.
" Makanya nikah sono, keburu tumbuh jamur tuh " ledek Rafa yang langsung di lempar bantal Alex karena mengerti arti ucapan dan tawa sahabatnya.
__ADS_1
Arin yang mendengar pembicaraan suami dan teman temannya pun memutuskan untuk pergi berpamitan saja karena memang ia tidak ingin terlibat candaan 3 pria mesum di ruangan tersebut.
" Hari ini kamu engga usah antar aku yank, aku bareng Reta aja naik motor ya " pamit Arin
" Iya sayang, engga boleh nakal loh " pesan Rafa yang membuat Adi dan Alex bergumam pelan bersama " Posesisif" gumam mereka pelan agar tak terdengar Rafa.
" Iya sayang, tapi kalau ada yang suka sama aku bukan salah aku lo ya yank, kali aja entar nemu yang lebih hot dari kamu " goda Arin hingga Rafa menampakkan wajah masan seketika.
" Tuh kan.." protes Rafa dengan wajah tertekuk dan di tertawakan oleh Adi Arin dan Alex.
" Ya udah telat nih " pamit Arin segera melangkah pergi tak ingin suaminya berubah manja yang akan membuatnya tak akan pernah berangkat kuliah hari ini.
" Yaaaaaaank " teriak Rafa yang tak di hiraukan Arin terus melangkah membuka pintu dan menutupnya cepat diiringi Adi dan Alex yang tertawa puas karena Arin yang selalu saja berhasil mengerjai Rafa hingga jengkel. Mendengar dua sahabatnya yang menertawainya ia langsung menatap tajam dan sinis ke arah kedua nya hingga mereka terdiam paksa lalu beranjak berangkat bersama ke kantor papa Rafa.
__ADS_1