SWEET MARRIAGE

SWEET MARRIAGE
BAB 47


__ADS_3

" Sayaaang aku capek" rengek Arin manja saat sampai depan pintu apartemen mereka.


" Iya yank, bentar ya aku buka pintu dulu habis ini kita mandi terus tidur" seru Rafa yang berusaha menekan sandi apartemen nya di sebelah Arin.


" Mandi bareng terus tidur bareng gitu maksud kamu yank? " jelas Arin penuh penekanan.


" Hehehe iya yank " jawab Rafa cengengesan yang langsung di mengerti istri nya.


" Besok ya sayang, aku capek banget" pinta Arin manja membuat Rafa menghela nafa panjang lalu mencubit pipi chuby Arin.


" Oke deh" seru Rafa langsung menggendong tubuh gemuk Arin menuju kamar mereka setelah memasuk apartemen dan menutup pintu. " Uuh berat banget kamu yank, sumpah" tambah Rafa dengan berjalan pelan menggendong tubuh Arin.


" Tuh kan nak denger Ayah kamu ngomong apa, ngeluh tuh gendong kita" seru Arin menyindir Rafa berbicara pada perut buncit nya.


" Hehehe engga yank, becanda sayang " jawab Rafa cengengesan.


Arin semakin mengeratkan pelukannya di tengkuk suaminya dan mencium aroma tubuh daru leher Rafa berulang hingga Rafa merasa sangat geli dengan tingkah Arin.


" Aku belum mandi lo yank, seharian di luar bau keringat" seru Rafa tersenyum geli.


" Aku suka bau kamu gini yank " ucap Arin manja dengan terus mencium aroma di leher Rafa.

__ADS_1


Rafa hanya tersenyum dengan tetap menahan keseimbangan nya menahan geli karena tak ingin sampai menjatuhkan istri dan anak dalam kandungan Arin. Sesampainya di kamar Rafa meletakkan tubuh istrinya duduk di pinggir tempat tidur.


"Yank " panggil Arin manja


" Kenapa sayang? " jawab Rafa sembari melepas kemejanya.


" Aku engga mandi ya, kata mama engga boleh kalau hamil mandi malam malam. Aku cuci muka sama gosok gigi aja ya" pinta Arin memasang wajah imut.


" Iya yank, engga masalah kok tetep cantik " goda Rafa tersenyum genit.


Arin kembali mengangkat kedua tangan nya ke atas minta gendong ke kamar mandi, dengan cepat Rafa melepas semua kancing kemeja nya hingga terlihat tubuh kekar yang sexi lalu menggendong istrinya ke kamar mandi. Sampai nya kamar mandi ia menurunkan Arin tepat di depan meja wastafel kamar mandi lalu membantu Arin menyiapkan sikat gigi yang sudah diletakkan pasta gigi di atas nya oleh Rafa. Selama Arin menyikat gigi dan mencuci muka, Rafa masih setia menanti dan berdiri di samping Arin menatap ke arah kaca melihat wajah cantik penuh busa yang membuat Rafa tersenyum lucu. Ia sengaja tak meninggalkan istri manja nya karena yakin jika Arin pasti akan minta gendong lagi, dan benar saja ia meminta gendong untuk menuju almari pakaian lalu memilih gaun tidur merah agar perut nya bisa terasa lega mengenakan gaun tidur terusan.


" Ini sih nyiksa aku yank " gumam Rafa karena harus membantu melepas pakaian Arin ketika ia sangat menginginkannya malam ini namun kondisi Arin yang capek membuat Rafa mengurungkan niat.


Rafa mulai membuka satu persatu pakaian Arin dan juga pakaian dalam yang melekat pada tubuh istrinya, karena setiap tidur memang Arin tak pernah suka memakai pakaian dalam. Dengan menelan ludah nya kasar lalu menarik nafas dalam dan memalingkan wajah ke samping rafa membantu Arin memakai gaun tidur nya dari atas tubuh Arin.


" Lihat sini dong yang, ini buat lengan kamu masukin ke kepala yank, engga muat" protes Arin.


" Udah bangun yank, kalau aku lihat kamu malah gawat" gumam Rafa masih tak ingin menoleh yang malah di goda Arin dengan mendekatkan tubuh nya polos ke dada suaminya dan memainkan jari telunjuknya di dada Rafa yang sudah tanpa kemeja sedari tadi membuat Rafa semakin membuang kasar nafas nya.


" Sengaja banget sih yank" gumam Rafa frustasi dan membuat Arin tersenyum dengan menggigit bibir bawah nya gemas melihat suaminya menahan sekuat tenaga keinginannya.

__ADS_1


" Kenapa suami ku? " goda Arin dengan nada yang di buat sexi dan jari telunjuk membelai wajah suami di hadapannya yang semakin merasa tak karuan dan memilih menggigit bawah bibir nya sembari menutup mata mencoba menahan godaan Arin karena tak ingin memaksakan keinginannya di saat istrinya sedang lelah.


Karena lucu melihat Rafa dengan ekspresi frustasi menahan diri Arin memilih menjauh dan terbahak lalu memakai pakaian nya sendiri. Rafa membuka mata mendengar istri nya tertawa puas menggoda diri nya " Jahat kamu yank" gumam Rafa melirik Arin yang masih terbahak.


" Yank, gendong lagi mau tidur" rengek Arin menggoda di sela tawa nya.


" Engga mau, jalan aja dekat gitu" gumam Rafa yang masih merasakan sesak pada celana nya hingga frustasi.


" Jahat " dengus Arin kesal dan dengan menarik nafas dalam Rafa meraih tubuh Arin dan merebahkannya di atas tempat tidur lalu menyelimuti rapat tubuh Arin sampai atas.


" Sesak yank, engga sekalian sampai kepala" protes Arin karena suami nya mengenakan selimut sampai leher Arin.


" Biar aku engga lihat yank, sakit ini yank sampai kepala tahu sakit nya" seru Rafa frustasi mengacak rambut nya.


" Yaudah kamu tidur, aku mau mandi dulu yank " ucap Rafa mencium kening Arin yang tersenyum lalu melangkah menuju kamar mandi meninggalkan Arin sendiri untuk tidur.


" Jangan di jepit di pintu ya yank" teriak Arin menggoda sambil tersenyum.


" Aku potong " teriak Rafa membalas dari dalam kamar mandi membuat Arin tertawa gemas.


" Lucu banget sih kamu yank" gumam Arin dalam hati lalu mulai memejamkan mata nya karena memang sangat lelah dan mengantuk.

__ADS_1


__ADS_2