SWEET MARRIAGE

SWEET MARRIAGE
BAB 88


__ADS_3

Alex yang sudah kembali dengan 3 cup kopi dan satu bungkus makanan untuk Rafa yang langsung Ia santap karena benar benar merasa lapar dengan Adi kembali melajukan kendaraan menuju Kota tujuan mereka. Selama perjalanan Rafa dan Alex mempelajari semua dokumen proyek yang mereka kerjakan usai Rafa makan. Sementara Adi yang sudah memahami tentang proyek tersebut karena sudah mempelajari lebih dulu semalaman bersedia untuk menjadi supir dari dua sahabatnya yang terus diam dan fokus pada dokumen di tangan mereka.


 


 


Tiga setengah jam perjalanan yang mereka tempuh membawa mereka tiba ke sebuah bangunan proyek dengan banyaknya pekerja serta orang kantor yang lebih dulu datang kemudian menyambut kehadiran tiga pria dengan langkah santai sambil berdiskusi ringan berjalan ke arah proyek.


 


 


Sementara Arin yang sudah berangkat berlatih bersama Yessy teman yang baru Ia kenal belum lama ini karena sama sama berlatih Muay thay. Yessy adalah seorang pelatih taekwondo yang didirikan oleh Ayahnya yang juga atlet taekwondo. Ia mengikuti Mua thay untuk sekedar menambah pengetahuan dan mencoba hal baru saja. Reta yang kembali ke tempat orang tuanya di luar negri atas keputusannya sendiri karena tak sanggup bertahan dengan Alex membuat Arin kesepian dan tak lagi mempunyai seorang sahabat baik.


 


 


Reta dan Alex lebih sering cekcok dalam rumah tangga mereka hingga Reta memutuskan untuk pindah keluar negri belum lama ini. Sikap kasar dan kekanakan Reta pula membuat mereka lebih sering bertengkar setiap hari hingga Alex jarang pulang ke rumah lebih memilih menginap di tempat Adi.


 


 


Orang tua Alex juga Reta sudah berusaha untuk membujuk kedua anak mereka kembali bersatu, namun keras kepala Reta tetap pada keputusannya untuk mengakhiri pernikahan bersama Alex membuat kedua orang tua mereka memasrahkan semua kepada pasangan yang hanya mampu bertahan sebentar membina rumah tangga.


 


 


Sahabat sahabatnya yang menyayangkan keputusan Reta dan Alex dengan tiba tiba tak bisa berbuat apa apa karena jika di paksakan juga mungkin akan sama sama menyiksa mereka berdua. Semenjak memutuskan pergi, Reta seakan di telan bumi dengan mengganti nomor dan tak pernah menerima telfon Arin yang sengaja menghubunginya ke nomor rumah. Alex sendiri mencoba selalu menutupi perpisahannya dari semua orang meski semua juga sudah mengetahui namun berusaha tak bertanya apapun seraya tetap bersikap seperti biasa.


 

__ADS_1


 


Sore harinya, Arin tengah usai dengan latihannya memilih duduk di kafe bersama Yessy untuk sekedar mengobrol sembari menunggu supir yang menjemput Arin. Dering ponsel di dalam tas olahraga Arin menghentikan sebentar keasikan mereka mengobrol karena Rafa yang menghubgi dan dengan cepat di angkat oleh Arin.


 


 


" Yank, Aku nginepnya nambah dua hari ya " ucap Rafa langsung pada intinya ketika tadi mendapat konfirmasi atas jadwal pertemuan dengan klien dari papanya.


 


 


" Loh kok gitu ?" tanya Arin merasa sedih harus ditinggal lama suaminya.


 


 


 


 


" Ya udah kalau emang kaya gitu mau di apain lagi " sahut Arin pasrah.


 


 


" Alka mana yank ? " tanya Rafa merindukan suara anaknya yang membuatnya sempat jengkel tadi pagi.


 

__ADS_1


 


" Di rumah yank, Aku baru selesai latihan ini tunggu di jemput sama supirnya papa di kafe " jelas Arin.


 


 


" Kamu udah engga marah kan ?" tambah Arin penasaran.


 


 


" Engga sayang, maaf ya tadi sempet marah marah sekarang kangen deh sama Kamu gara gara tadi berangkat marah " ucap Rafa dengan nada penyesalan.


 


 


" Cepat pulang sayang ya Aku juga kangen sama Kamu pengen lanjutin yang tadi " sahut Arin cengengesan bersama suaminya yang membalasnya cengengesan juga dari ujung sambungan telfon.


 


 


" Ya udah sayang Kamu cepat pulang ya nanti malam Aku telfon lagi " pungkas Rafa mengakhiri sambungan telfon karena harus kembali bekerja.


 


 


Arin menutup telfonnya dan kembali ke meja yang sempat Ia tinggalkan untuk menerima telfon suaminya karena merasa tak enak jika harus terdengar oleh Yessy yang baru Ia kenal. Supir yang sudah datang begitu Arin kembali memaksanya untuk berpamitan pada Yessy dan secepatnya pulang untuk bertemu dengan Alka yang begitu Ia rindukan meski hanya meninggalkan bocah lucu tersebut dalam hitungan jam saja.

__ADS_1


__ADS_2