
Rafa pun mengambil mikrofon yanga ada di tangan Alex dan mulai mengakhiri penampilannya
" Kita panitia sudah menyusun rangkaian acara yang sangat menarik buat kalian semua, jadi silahkan menikmati semuanya. Dan tolong jangan berfikiran aneh tentang akting yang kami berdua lakukan tadi. Terimakasih" tutup Rafa dan meninggalkan panggung acara membawa serta Arin yang masih berdiri disana di susul dengan semua teman band nya yang turun. Semua anak disana saling berbisik lega karena sempat berfikir jika ada hubungan di antara Arin dan Rafa. Mereka juga meras kecewa karena pemandangan indah wajah Rafa di atas panggung harus usai.
Sementara Arin, Alex dan Adi pergi ke kelas tempat panitia yang kosong itu. " Gila ya lo ber dua bikin gue spot jantung tau gak. untung gue cepet ambil sikap " ucap Alex pada Arin dan Rafa karena juga merasa takut jika hubungan mereka terbongkar malam ini.
" Maaf, gue kelepasan Lex lihat suami gue kaya gitu berasa meledak hati gue " ucap Arin yang langsung di genggam tangan nya oleh Rafa.
" Gue juga kelepasan Lex, tau sendiri perasaan gue ke Arin gimana. Tapi makasih banyak ya Lek lo emang temen gue " sahut Rafa sambil tersenyum ke arah Alex.
" Baper gue, tau gak lo berdua baper banget.. gila lo berdua panas gue. Masa iya gue mau peluk tiang panggung " ucap Alex kesal.
" Gila emang lo berdua jantung gue hampir jatuh tau ngga, iri gue liat lo berdua tadi " timpa Adi.
" Ya udah lo berdua pelukan gih biar ilang baper nya " ucap Arin dengan tekikik.
Alex dan Adi pun saling menatap dan bergidik jijik satu sama lain. Sedangkan Arin dan Rafa malah saling tertawa melihat tingkah Alex dan Adi.
__ADS_1
" Makasih ya sayang, aku sayaaaaaang banget sama kamu yank.. " ucap Arin yang langsung melingkarkan kedua tangan nya di pinggang suami nya itu yang di balas Rafa memeluk nya dan mencium ujung kepala Arin " sama sama sayang, aku juga sayang banget sama kamu " ucap Rafa.
Adi dan Alex pun tambah jejingkrakan melihat kelakuan Arin dan Rafa. Dengan tidak terima Alex melempar Rafa dengan sepatu nya. " Gue gantung lo.. lanjut lagi gue gantung lo berdua " ucap Alex tidak terima sambil melangkah ke arah Arin dan Rafa kesal namun di cegah oleh Adi. Rafa dan Arin pun semakin terbahak melihat kelakuan Alex penuh emosi tidak terima.
" Maka nya nikah sono berdua ke KUA besok pagi gue anter biar ngerti gimana rasa nya jadi gue sama bini gue " ucap Rafa di sela tawa nya.
" Ngomong lagi gue lempar bangunan sekolah lo.. " sahut Alex yang semakin emosi tidak terima dan malah di tertawakan oleh Rafa dan Arin.
" Aku balik kesana lagi ya sayang, engga enak sama anak anak " pamit Arin
" Iya sayang " jawab Rafa dengan tak rela melepas tangan istri nya dan dengan cepat di lepas paksa Alex. " sono cepetan " ucap Alex jengkel.
" Rese lo berdua.. " sahut Alex masih dengan kekesalan nya itu.
" Kuat kan hati mu anak muda.. " ucap Rafa sambil menepuk pundak Alex dan pergi bersama Adi meninggalkan Alex dengan segala kegilaan nya .
" Beneran gue gantung lo " teriak Alex
__ADS_1
***
Rafa dan Adi yang di susul dengan Alex di belakang mereka memutuskan kembali ke belakang panggung bersama panitia yang lain nya. Sedangkan Arin bergabung kembali bersama Reta dan teman yang lain nya.
" Lo udah tau ya wajah asli Rafa " tanya Reta pada Arin
" Engga gue baru tahu hari ini, gue aja terkejut " sahut Arin santai
" Pas latihan? " tanya Reta lagi
" Engga ada latihan lah, cuma gitu doang gue di arah arahin aja kemaren, itu juga dadakan lewat telfon " kilah Arin sambil beranjak mengambil makanan agar Reta tidak bertanya lagi pada nya.
Saat berjalan mengambil makanan yang sudah di sediakan di pinggir lapangan , Arin melihat ke arah belakang panggung yang banyak anak perempuan disana ingin menemui Rafa namun ia tidak menghampiri mereka karena yakin jika Adi dan Alex pasti berusaha mencegah anak anak itu. "Hmmm, sabar Arin.. " ucap nya pelan sambil mengembuskan nafas nya kasar..
Setelah selesai acara Arin dan Reta pun pulang bersama sopir Arin yang telah menjemput mereka, Arin lebih dulu mengantar Reta setelah itu baru ia kembali ke apartemen. Sesampai nya di apartemen ia pun langsung merebahkan tubuh nya di kamar karena merasa sangat lelah, sedangkan Rafa masih berada di sekolah bersama semua anggota panitia lain nya.
Tepat pukul 1 Rafa telah tiba di apartemen nya dan langsung ke kamar nya karena merasa sangat lelah. Di buka nya kamar yang berada di lantai atas itu terdapat istri nya yang sudah terlelap dan masih mengenakan gaun nya tanpa menyelimuti tubuh nya itu. Rafa pun bergegas untuk mandi dan mengganti pakaian, karena memang ia tidak bisa tidur jika tidak mandi dulu. Setelah selesai mandi dan mengganti pakaian ia mulai merebahkan tubuh nya di belakang istri nya karena Arin memang tidur miring menghadap ke arah meja samping tempat tidur. Rafa pun menyelimuti istri nya dan diri nya lalu memeluk Arin dari belakang dan mencoba tidur karena memang merasa sangat ngantuk dan lelah.
__ADS_1
** Flashback Off**