SWEET MARRIAGE

SWEET MARRIAGE
BAB 56


__ADS_3

Alex yang tengah mengemudikan mobil mengantar Reta menuju apartemen merasa sedikit jengkel karena mulai dari perjalanan menuju mobil hingga kendaraan mulai melaju, Reta masih saja asik dengan ponsel di tangan nya sambil terus melebarkan senyum yang membuat Alex bertanya tanya tentang siapa yang sedang chating denga gadis yang ia sukai. Alex menepikan mobilnya di pinggir jalan karena ingin mengetahui siapa yang membuat Reta mengabaikannya. Dengan perlahan Alex mengintip ponsel di tangan Reta yang tak menyadari jika Alex tengah menghentikan kendaraan nya saking asik berbalas pesan.


" Lo pacaran sama Angga ?" tanya Alex mengejutkan Reta yang berjarak sangat dekat dengan wajah nya.


" Apa an sih Lo deket deket, pakai ngintip ponsel orang lagi " seru Reta terkejut dan memiringkan ponsel nya dari tatapan Alex.


" Gue nanya serius, Lo pacaran sama Angga ?" tanya Alex yang mulai merasa cemburu.


" Menurut Lo ?" tanya Reta balik sambil memainkan kembali ponsel nya yang terhubung via pesan dengan Angga teman kampus yang juga sahabat Reno.


" Gue engga tahu makanya Gue nanya Lo. Kalau emang Lo pacaran sama dia ya Gue mundur " jelas Alex sambil kembali menyandarkan diri di balik jok kemudi.


" Ya mundur aja, cewek Lo kan banyak " sahut Reta mengingat ucapan Mami Alex yang menyebutkan jika banyak perempuan yang mencoba menghubungi Alex.


" Oke, Lo bener " jawab Alex dengan mulai menyalakan kembali mesin mobil nya.


" Udah punya cewek banyak pakai nyolong ciuman pertama Gue lagi " gerutu Reta mengingat bibir nya yang tanpa sengaja bersentuhan dengan bibir Alex ketika di rumah sakit.


" Lo pikir itu bukan ciuman pertama Gue ?" seru Alex yang sebenarnya tak pernah dekat dengan siapa pun dan baru melakukan itu dengan Reta meskipun tanpa sengaja.


" Basi Lo ", jawab Reta jengah menatap ke arah luar jendela karena sudah menyudahi chat nya dengan Angga begitu tahu Alex tak menyukainya.

__ADS_1


" Terserah " singkat Alex dengan terus memfokuskan pandangan nya ke jalanan yang tinggal sedikit lagi sampai ke apartemen Reta.


Alex yang mulai memasuki area parkir Apartemen mulai memarkirkan mobil milik nya dan menghadap ke arah Reta dengan sedikit memutar tubuhnya.


" Lo gimana sih sebenar nya ke Gue Ret ?" tanya Alex dengan tatapan serius menarik lengan Reta yang masih menghadap ke jendela mobil.


" Engga tahu, udah gue mau turun keburu siang " sahut Reta sinis karena merasa tertipu dengan omongan Alex semalam yang ternyata dia telah memiliki begitu banyak wanita.


Alex menarik kuat tubuh reta yang hendak bersiap turun ke dalam pelukan nya dan mendekap erat tubuh ramping Reta yang berusaha memberontak namun otot otot kuat tangan Alex tak mampu ia lawan.


" Lepasin Gue, dasar mesum Lo " seru reta terus meronta hingga kepala nya di tekan oleh Alex ke arah dada bidang yang terdengar degupan jantung sangat kuat dan cepat hingga mampu ia dengar dengan jelas.


" Gue sayang sama Lo Ret, mungkin Gue udah cinta sama Lo. Gue sendiri engga tahu mulai kapan tapi yang jelas perasaan ini nyata buat Lo. Kalau emang Lo udah punya orang lain yang Lo suka, Gue engga bakal maksa Lo tinggal di sisi Gue " seru Alex dengan nada serius yang tak pernah Reta dengar sebelum nya nada seperti itu keluar dari bibir pria pecicilan seperti Alex.


" Lo mau Gue gimana ? kita nikah aja ?" sahut Alex yang tak ingin membuat Reta bimbang dengan perasaan nya sendiri.


" Gue engga mau nikah muda, Gue masih pengen kerja balas budi orang tua Gue " jelas Reta yang masih dalam pelukan erat Alex.


" Oke, kita tunangan dulu gimana ? kalau buat pacaran Gue engga mau Ret terlalu main main dan Gue engga suka bakal banyak pusing dan berantem nya " seru Alex yang memang sangat ingin Reta berada di sisi nya.


" Engga secepat itu juga, kita coba jalani dulu aja ya " jawab Reta melegakan sedikit hati Alex yang muali tersenyum.

__ADS_1


" iya Gue nurut Lo aja " sahut Alex tersenyum membelai rambut hitam Reta.


" Tapi Gue minta kalau bisa jangan sampai ada yang tahu dulu ya Lex sebelum ada kepastian soal hubungan kita karena Gue engga mau mereka berharap lebih tentang hubungan kita yang bakal ngejauhin mereka dari kita kalau sampai ada apa apa sama hubungan yang belum pasti ini " seru Reta yabg tak ingin hubungan nya dengan Arin, Rafa dan Adi akan rusak jika ia tak bisa melanjutkan dengan Alex.


" Iya Gue ngerti " jawab Alex melepaskan pelukan nya dan mencium lembut kening Reta.


" Gue turun ya " pamit Reta dengan wajah merah padam karena sikap Alex yang mengejutkan nya.


" Gue antar Lo, sekalian Gue antar juga ke kampus entar pulang nya Gue jemput " pinta Alex mulai membuka pintu mobil.


" Engga ! kalau Lo kaya gitu sama aja pengumuman Lo " protes Reta menahan tangan Alex agar tak turun


" Lo balik aja " tambah Reta.


" Tapi kan..." seru Alex tak sampai tuntas karena lebih dulu di potong Reta.


" Gue bilang enga ! " tegas Reta membulatkan mata nya ke arah Alex.


" Iya, iya engga usah gitu juga mata Lo, serem tau gak " jawab Alex jengah.


" Udah sono pergi, Gue mau masuk. Awas lo berani ikuti Gue " tegas Reta langsung tueun dan menutup kembali pintu mobil Alex lalu berjalan cepat ke arah lift yang ada di tempat parkir meninggalkan Alex tanpa mendengar jawabannya.

__ADS_1


" Huh, dasar barbar sama aja Lo kaya Arin " gumam Alex pelan dengan mengembangkan senyum.


Alex mulai menyalakan kembali mesin mobil nya untuk menuju ke rumah membersihkan diri dan berganti pakaian sebelum ia memtuskan untuk menemani Rafa di rumah sakit karena memang tidak ada jadwal kuliah dan telah di beri ijin oleh papa Rafa berlibur sementara Arin di rumah sakit agar Rafa ada yang membantu ketika membutuhkan sesuatu. Karena pagi ini kedua orang tua Rafa dan orang tua Arin memutuskan untuk kembali ke rumah melakukan aktifitas mereka dengan bisnis masing masing yang akan kembali sore hari ke rumah sakit. Adi dan Alex yang di minta khusus untuk menemani rafa dan Arin sementara mereka tak ada di samping Arin dan Rafa. Meski tanpa di minta pun mereka juga pasti akan setia mendampingi rafa dalam keadaan apa pun.


__ADS_2