
" Alex, kamu ajak Reta istirahat di kamar kamu ya " pinta mami Alex ketika semua orang sudah kembali pulang.
" Ha?? " tanya Alex yang terkejut mendengar ucapan mami nya.
" Kenapa? kamu engga mau tidur sama istri kamu? " goda mami nya dengan tersenyum.
" Udah boleh mi? " tanya Alex dengan masih memasang wajah bodoh yang membuat tawa ke dua orang tua nya.
" Boleh lah, mau di apa apa in juga udah boleh " jelas papi Alex yang sengaja datang dari luar negri untuk menghadiri pernikahan anak nya.
" Asik " seru Alex yang tersenyum kegirangan dan di timpuk oleh Reta di samping nya.
" Bikin malu lo " lirih Reta memukul lengan Alex ringan yang membuat orang tua nya semakin tertawa melihat tingkah bodoh Alex dari tadi.
" Yaudah kamu istirahat ya sayang, hati hati Alex kaya singa loh sebenar nya " goda mami Alex berbisik pada menantu baru yang langsung membulatkan mata hebat.
Orang tua Alex melangkah meninggalkan anak dan menantu nya agar mereka tak canggung untuk melangkah ke atas kedalam kamar Alex. Usai orang tua nya pergi. Alex membimbing tangan Reta melangkah menuju kamar nya dan mempersilahkan istri nya masuk begitu mereka sampai di kamar dengan banyak nya gitar dan stik drum di sana.
" Lo jualan alat musik? " goda Reta melihat banyak nya gitar dan stik drum yang berjajar rapih di suatu tembok kamar Alex.
" Ngarang aja, itu hobi gue jadi gue suka aja beli terus gue koleksi " sahut Alex mengunci pintu kamar nya.
" Kenapa di kunci? " tanya Reta terkejut.
" Ya kan lo tidur sama gue, masa iya gue buka lebar nih pintu " ucap Alex menghampiri Reta dan memelek nya dari belakang.
__ADS_1
Reta yang merasakan panas pada tubuh nya mulai berdeham dan melepas tangan Alex yang melingkar di perut nya.
" Gue ganti baju dulu " seru Reta dengan wajah merah nya.
" Yaudah ganti, sini gue bantuin " sahut Alex santai yang melihat banyak nya kancing di kebaya Reta.
" Engga usah gue bisa sendiri, kamar mandi lo mana? " ucap Reta melangkah mengambil baju tidur di dalam tas yang di berikan oleh Arin.
Mata Reta yang terbelalak melihat baju tidur yang di sediakan sahabat nya tersebut lalu bergumam dalam hati.
" Sialan nih anak, mau bikin gue jadi apaan pakai kaya gini? " gumam Reta memegang lingerie hitam dan hanya ada satu baju tidur itu saja sementara lain nya hanya kemeja dan celana jeans serta dress.
" Kenapa sih? itu kamar mandi di sana " tegur Alex membuyarkan kejengkelan Reta yang mengumpat dalam hati.
" Eh, eng itu gue engga jadi ganti baju sekali kali tidur kaya gini enak kali ya " sahut Reta memaksa tertawa dan kebingungan.
" Engga " singkat Reta berlari ke kamar mandi dengan membawa lingerie yang di sediakan oleh Arin.
Di dalam kamar mandi, Reta masih terus berpikir untuk mengganti pakaian atau tidak. Ia tak ingin Alex menilai dirinya sebagia perempuan yang suka menggoda atau perempuan tidak baik karena harus memakai lingerie untuk pertama kali nya.
" Ret, lo bunuh diri ya lama banget? " tegur Alex di balik pintu karena menunggu hampir dua jam namun Reta tak kunjung keluar.
Alex yang tak mendengar jawaban Reta, mencoba membuka kamar mandi yang memang tak di sediakan kunci di sana karena hanya Alex yang menggunakan.
" Gila ya lo main nyelonong aja " jengah Reta yang terkejut dengan kehadiran Alex.
__ADS_1
Mata membulat tajam Alex beriringan dengan ludah yang ia telan kasar serta jantung berdegup kencang melihat Reta yang berdiri di depan kaca wastafel dengan lingeri hitam mini yang memperlihatkan belahan dada Reta.
" Gu, gue pikir lo kenapa napa " sahut Alex terbata dan merasa canggung.
" Kenapa dia pakai gitu sih sekarang " gumam Alex dalam hati yang mulai dipenuhi pikiran dewasa di otak nya.
Reta yang menyadari jika ia tengah mengenakan lingerie memutuskan berlari keluar lebih dulu dan bersembunyi di balik selimut agar tak perlu menghadapi tatapan suami yang baru sah menjadi milik nya beberapa jam lalu.
Alex yang terus bergumam frustasi dalam hati menyusul Reta dan menempatkan diri nya di balik selimut yang sama dengan Reta.
" Mati entar lo, engga ada udara " tegur Alex menarik selimut yang menutupi seluruh tubuh Reta.
Reta menahan kuat selimut nya agar tak sampai terbuka, namun tenaga Alex yang kuat tak mampu di tandingi oleh Reta dan malah membuat semua tubuh nya terlihat karena kuat nya Alex menarik selimut.
Tubuh Reta yang terlihat menggoda dengan balutan lingerie hitam menyibak ke atas karena posisi tubuh yang memunggungi Alex semakin membuat pria tersebut menelan ludah kasar.
" Ambilin selimut nya, gue dingin " seru Reta tak berani bergerak sama sekali.
" Gue belum siap " lirih Reta ketika Alex sudah mendekat dan mencium punggung mulus Reta lembut.
" Gue mau lo " seru Alex lirih dengan terus menciumi punggung serta pundak istri nya membuat Reta memejamkan mata dan menggigit bibir tipis nya merasakan kelembutan bibir Alex yang menyusuri setiap punggung dan pundak nya.
" Lex " gumam Reta bergidik geli merasakan nafas suami nya begitu memburu di samping leher nya.
" Hm " sahut Alex mulai memainkan tangan yang ia lingkarkan di tubuh Reta.
__ADS_1
Reta yang menahan suara nikmatnya dengan sentuhan Alex yang baru ia rasakan membuatnya memejamkan mata dan menutup mulut dengan telapak tangan nya.