SWEET MARRIAGE

SWEET MARRIAGE
BAB 23


__ADS_3

Hampir satu jam Rafa dan Arin asik dengan acara mandi hangat mereka hingga membuat Arin merasa sangat kelelahan dan meminta suaminya menghentikan aksinya dan secepatnya mandi lalu berganti pakaian.


" Kamu tuh makin hari makin engga bisa bentar tahu gak yank" gerutu Arin yang merasa sangat lelah dan merebahkan diri di atas tempat tidur


" Maaf yank, kamu gemesin sih " kilah Rafa cengengesan sambil mengeringkan rambut duduk di tepi ranjang samping Arin


" Lapar aku yank, tenaga ku habis rasanya " keluh Arin manja


" Aku pesenin atau kita makan di luar yank? " tawar Rafa


" Kamu masak yank, aku pengen masakan kamu. Apa aja pokoknya masakan kamu " pinta Arin manja membuat Rafa tersenyum gemas melihat istrinya


" Ya udah, aku masak dulu terus aku bawa kesini ya " seru Rafa yang langsung mencium kening Arin dan beranjak dari duduknya


" Yank, gendong.. aku mau lihat tv sambil tunggu kamu masak" rengek Arin dengan mengarahkan kedua tangan nya meminta gendong


" Oke istriku sayang " sahut Rafa lalu menggendong Arin turun kebawah pelan dan merebahkannya di atas sofa depan tv.


Rafa memulai aksi memasaknya di dapur untuk membuatkan Arin makan malam yang mudah saja, karena Arin tidak pernah memilih dalam hal makanan. Setelah setengah jam bergulat penuh di dalam dapur Rafa telah siap dengan 1 piring capcay dan juga udang goreng favorit Arin yang ia letakkan di atas meja makan lalu memanggil istri nya.


" Yank, ayo makan dulu " teriak Rafa sambil menata makanan di meja makan.

__ADS_1


" Gendong yank " jawab Arin


Rafa langsung berjalan menuju ruang tv dengan masih mengenakan apron di tubuhnya.


" Aduh, istri aku manja banget sih " seru Rafa dengan mengangkat tubuh Arin ke arah meja makan.


Setelah meletakkan Arin di kursi meja makan, Rafa mengambilkan satu piring penuh berisi makanan dan meletakkannya di hadapan Arin lalu mengambil untuk dirinya sendiri kemudian duduk di hadapan istri manja nya itu. Dengan lahapnya Arin memakan masakan suaminya tanpa memberi celah untuk mulutnya kosong sebentar saja.


" Pelan yank " seru Rafa melihat Arin yang terus memasukkan makanan ke dalam mulut yang masih terisi.


" Enak banget yank, suami emang paling hebat " puji Arin dengan mulut penuh membuat Rafa tersenyum puas karena Arin selalu menghabiskan setiap apa yang di masaknya.


" Semua nya "jawab Arin dengan tersenyum membuat Rafa gemas dan mencubit pipi Arin yang menggembung karena makanan di dalam nya.


Seusai makan Rafa langsung membereskan meja makan dan mencuci semua piring dan alat masak yang kotor, sedangkan Arin masih duduk di kursi meja makan menghabiskan sisa udang goreng di hadapannya. Rafa yang telah selesai mencuci piring kembali menghampiri Arin di meja makan dengan segelas susu coklat di tangan nya.


" Yank, aku mau cerita sama kamu soal.. "ucap Rafa karena tak ingin jika Arin mendengar masalah Kania dari orang lain makanya ia memutuskan akan memberitahunya malam ini, namun belum ia melanjutkan tiba tiba Arin memotong perkataan Rafa yang membuat Rafa sangat terkejut


" Kania? " potong Arin dengan meraih gelas susu di hadapan suaminya


" Kamu kok tahu yank? Adi sama Alex yang cerita sama kamu? " tanya Rafa heran lalu bergumam dalam hati " Sialan nih anak anak" gumam Rafa dalam hati.

__ADS_1


" Engga yank, mama mertua yang cerita sama aku " jawab Arin singkat sambil terus mengunyah


" Mama? Kapan? "tanya Rafa yang lagi lagi terkejut


" Pas berapa bulan kita nikah yank, lupa aku udah lama banget kok. Mama mertua juga kemarin lusa telfon aku yank pas aku di kampus. Cerita kalau mantan kamu udah balik ke sini terus ke rumah kamu cari kamu yank " jelas Arin dengan nada santai khas nya lalu meneguk susu coklat miliknya


"Kerumah yank? mama engga ngomong apa apa ke aku ?" tanya Rafa terkejut


" Kenapa? kecewa ?" tanya Arin santai


" Engga yank, kok gitu sih nanya nya " sahut Rafa dengan wajah tegas


" Yank, setiap orang punya masa lalu dan aku engga masalahin masa lalu kamu. Yang ada kan sekarang kamu suami aku. Masalah dia datang cari kamu itu urusan dia, aku percaya sama kamu. Kalau memang kamu tertarik buat balik sama dia berarti kan emang udah jalan dari yang di atas kaya gitu yank. Kalau dengan dia balik kesini kamu jadi goyah sama pernikahan kita ya engga masalah yank, kebahagiaan kamu lebih penting daripada kamu tinggal di sisi aku. Kalau sama dia kamu bahagia aku tulus lepas kamu yank" jelas Arin panjang lebar masih dengan nada santai nya membuat Rafa tidak percaya jika Arin bisa berkata seperti itu.


" Kenapa kamu bisa santai banget sih ngomong kaya gitu yank? aku engga akan pernah goyah sedikit pun, aku engga akan ninggalin kamu. Atau kamu yang mau ninggalin aku? " ucap Rafa


" Engga yank, aku sayang sama kamu aku engga ada niat buat tinggalin kamu. Aku cuma berusaha untuk siap aja kalau kamu yang ninggalin aku buat dia " jawab Arin


Mendengar jawaban Arin, Rafa langsung bangkit dari duduknya dan menarik Arin ke dalam pelukannya " Aku sayang kamu, aku engga bisa tanpa kamu" seru Rafa sembari mengeratkan pelukannya.


" Yank, jangan kenceng kenceng, anak kita di dalam kasihan " gumam Arin yang sontak membuat Rafa lebih terkejut dan membelalakkan kedua mata nya tak percaya

__ADS_1


__ADS_2