SWEET MARRIAGE

SWEET MARRIAGE
BAB 75


__ADS_3

" Yank, bantuin Aku dong, Aku mau ke kamar mandi " seru Arin memanggil rafa yang masih asik dengan ponsel di tangan nya.


Rfa yang langsung beranjak menghampiri Arin dan membantu Istrinya berdiri karena tubuhnya yang besar benar benar menyusakan Arin bergerak.


" Sakit yank, pelan dikit " pekik Arin merasakan tubuh nya tertarik karena Rafa membantu nya berdiri dengan tangan Arin yang melingkar di tengkuk suaminya.


" Sofa nya yang pendek yank " sahut Rafa menurunkan tangan Arin dan membantu nya dengan cara lain.


Adi yang melihat Rafa kesulitan membantu Arin berdiri karena posisi sofa Reta yang terlalu pendek segera bergegas membantu Rafa karena Alex tengah membantu Reta menata makanan di meja makan. Adi meletakkan tangan Arin di tengkuk nya dan melingkarkan tangan di pinggang Arin sama seperti Rafa yang berada di sisi kiri Arin. Rafa yang melihat Adi memegang istrinya seperti itu merasa tak enak hati padahal kemarin kemarin Adi juga sering menolong Arin dengan posisi yang sama namun kini Rafa merasakan cemburu dan sakit hati ketika sashabat nya memegang tubuh istri nya.


" Berat banget lo " gerutu Adi sambil mengangkat tubuh Arin bersamaan denga Rafa.


" Yaelah Di, entar bini lo juga bakal kaya Gue " sahut Arin tersenyum.

__ADS_1


" Ogah banget Gue nikah kalau bakal kaya gini " sahut Adi yang membuat Rafa menatap sahabat nya singkat.


" Udah biar Gue aja Di, Lo bantu Alex aja " ucap Rafa ketika Arin sudah berdiri.


" Hati hati Lo bawa gajah " sahut Adi tersenyum yang langsung di pukul pundak nya oleh Arin.


Rafa menuntun istri nya ke kamar mandi dan menunggunya di depan pintu kamar mandi sambil mata yang terus memperhatikan Adi bersama Alex dan Reta yang menata makanan sambil tertawa karena lelucon Alex.


" Udah sayang ?" ucap Rafa begitu Arin keluar dari kamar mandi sambil membetulkan dress hamil nya.


" Sabar sayang ya, Kamu bisa kok yank lewati ini cuma tinggal dua minggu aja yank " sahut Rafa dengan tak tega melihat Arin memegangi punggung nya.


Rafa membopong tubuh Arin ke meja makan menghampiri semua nya untuk mulai memakan makan malam mereka. Dengan perlahan Rafa membantu Arin duduk yang telah di tarik kursinya oleh Alex.

__ADS_1


" Badan Lo tambah hari kenapa makin tambah bulat sih ndut " seru Alex menatap ke arah pipi tembem Arin yang menatapnya jengah.


" Iya Lo hamil anak satu aja udah kaya gajah, gimana hamil kembar lo " celetuk Adi sambil mengambil nasi ke atas piringnya.


" Kalau hamil gembar udah kaya gajah gabung lima Di " sahut Alex tertawa bersama Adi.


" Yank, lihatin tuh mereka " rengek Arin manja ketika mendapati Adi dan Alex tertawa sambil menggembungkan kedua pipi mereka.


" Biarin aja yank, entar istri mereka hamil giliran Kamu yang ngetawain " seru Rafa sambil mengambilkan makan untuk istri nya.


" Enak aja, bini Gue kalau hamil engga bakal kaya bini Lo bengkak semua, bini Adi tuh yang bakal kaya gitu " seru Alex memukul punggung Rafa pelan.


" Bini gue kalau hamilnya kaya Arin mah Gue terima, Gue gendong kemana mana kaya lagu " sahut Adi terkekeh yang malah membuat Rafa merasa tak nyaman meski celetukan semacam itu sering keluar dari mulut Adi ataupun Alex yang selalu menggoda memperebutkan Arin selama ini.

__ADS_1


" Ya Lo gendong gue aja buat latihan, ya gak yank " sahut Arin tersenyum sambil menaikkan kedua alis nya.


Rafa hanya diam saja tanpa menyahut candaan Arin, Adi dan Alex seperti biasanya. Dia benar benar tak menyukai kedekatan Arin dan Adi sekarang yang selalu membuat dada nya tersa sangat sesak karena cemburu yang tak pernah Ia rasakan sebelum nya meski Arin, Adi dan Alex selalu bercanda hingga mereka saling pukul dengan posisi yang sangat dekat. Mereka melanjutkan acara makan mereka bersama masih dengan di iringi oleh candaan dari semuanya.


__ADS_2