
" Ret bangun, gue mau ke kampus sebentar " seru Alex yang sudah membersihkan diri dan berganti dengan kemeja kotak duduk di samping ranjang berusaha membangunkan istrinya yang masih terlelap dengan tubuh hanya berlapis selimut.
Alex mencim lembut pundak Reta yang terlihat karena selimut hanya menutupi tubuhnya sampai dada hingga membuat Reta menggeliat geli.
" Jam berapa sekarang ?" tanya Reta yang mulai terbangun karena bibir Alex yang terus mencimi pundaknya.
" Jam sembilan, lo kalau masih ngantuk tidur lagi aja, gue cuma ke kampus sebentar serahin tugas habis itu pulang " ucap Alex menyibakkan rambut yang menutupi sedikit wajah cantik Reta.
" Gue juga mau ke kampus, ada yang harus gue diskusiin sama dosen siang ini " sahut reta mencoba terbangun dan membulatkan mata nya ketika mendaati tubuhnya dalam keadaan polos.
" Lo " seru reta terkejut melihat tubuh nya.
" Jangan bilang lo lupa kita udah nikah dan lakuin hal itu semalam " sahut Alex mendapati wajah terkejut Reta.
" Ah sial, minggir sono gue mau ke kamar mandi " seru Reta yang bingung bagaimana caranya dia pergi ke kamar mandi dalam keadaan seperti ini.
" Yaelah Ret, gue udah lihat semua nya ngapain malu sih lo " sahut Alex menggoda Reta dengan tersenyum.
" Minggir gak lo " tegas Reta memelototi Alex yang masih diam duduk di samping Reta.
" Ogah, lo mau lewat yaudah lewat aja, tuh jalan masih lebar " jengah Alex.
" Yaudah gue engga jadi ke kamar mandi, gue mau tidur lagi " sahut Reta kembali merebahkan tubuh dan menyelimuti tubuhnya.
Alex menarik selimut Reta hingga terbuka semua dan mengejutkan Reta yang memelototi Alex dengan tajam. Alex mengangkat tubuh naked istrinya dan membawa nya masuk kedalam kamar mandi.
" Turunin gue " seru reta malu karena tubuh polosnya terpampang di bawah pandangan Alex yang terus memperhatikan dengan seksama tiap lekukan tubuh istri yang baru ia nikahi kemarin.
Reta yang merasa sangat malu langsung memeluk tengkuk Alex menyembunyikan tubuh polos nya di suami nya agar mata suaminya tak mampu melihat nya lagi. Sampai nya di kamar mandi Alex menurunkan Reta ke dalam bathup yang sudah ia isi sebelum ia membangunkan istrinya.
__ADS_1
" Udah lo pergi sono, gue mandi bentar " seru Reta yang sudah berendam di dalam bathup.
" Ngapain lo buka baju ?" tambah Reta melihat Alex melepas kancing kemeja dan menanggalkannya di lantai.
" Baju gue basah Reta " seru Alex karena lengan panjang kemeja nya terendam air ketika memasukkan tubuh Reta ke dalam bathup.
" Gila, gue pengen lagi. Marah gak ya nih bini kalau gue minta lagi " gumam Alex dalam hati menatap tubuh Reta yang terendam air.
" Ambilin sabun sama shampo di tas gue dong " pinta Reta yang ta sempat membawa peralatan mandi nya ke dalam kamar mandi.
" Gue punya kali Ret " seru Alex membawa shampo dan sabun mandi cowok ke arah Reta.
" Ogah, punya lo engga wangi, ambilin punya gue cepetan masuk angin nih gue lama lama berendam kaya duyung aja " seru Reta tak ingin mengenakan sabun dan shampo beroma khas maskulin cowok.
Dengan menggerutu, Alex yang tak suka di suruh suruh terpaksa melangkah mengambil peralatan mandi istrinya yang sengaja di bawakan oleh Arin atas permintaan Reta sebelum mereka menuju rumah Alex.
" Banyak banget onderdil nya " gumam Alex mengambil tas bening berukuran sedang dengan macam macam perlengkapan mandi di dalam nya.
" Iya, emang nya lo sabun cuci lo pakai keramas sekalian sabun badan lo " seru reta mengeliarkan semua peralatan mandi dan menatanya berjajar di sisi bathup.
" Gila, pantesan tuh sih Rafa kalau mandi bisa jam jaman jangan jangan dia juga pakai kaya gini punya bini nya " gumam Alex yang selalu jengah tiap kali menunggu Rafa mandi di apartemen.
" Tuh contoh si Rafa ganteng bersihan, gak kaya lo sabun colek lo pakai " sahut Reta mulai membaluri rambutnya dengan shampo.
" Gue engga pakai sabun colek, pakai semen gue " jengah Alex .
" Gue bantuin sini biar cepet, gue telat tar ke kampus nungguin lo mandi " tambah Alex mengambil botol sabun Reta.
" Engga, yang ada lo apa apin gue lagi " tegas Reta menarik botol sabun di tanagn Alex.
__ADS_1
" Lah lo bini gue, gue apa apain juga engga apa kan. Lagian gue liatin lo kaya gini juga udah bangun nih " sahut Alex mengarahkan pandangan ke arah bagian bawahnya yang sudah berontak daritadi.
Reta yang mengerti maksud Alex segera menyelesaikan mandi nya agar tak terlalu lama berada di kamar mandi berdua denga suami yang terus saja memintanya semalam hingga pinggang dan kaki nya masih sangat terasa lemas dan sakit. Usai mandi cepat, reta beranjak menarik handuk yang ada di sisi bathup lalu berdiri dan memakai handuk tersebut bergegas keluar kamar dan mengenakan semua pakaian nya di susul Alex yang terus menggerutu dari tadi begitu ia melihat istrinya dengan cepat menyelesaikan semuanya. Alex mengambil baju di dalam almari dan mengenakan nya.
" Jalan lo kenapa gitu ?" tanya Alex yang berjalan di belakang Reta dengan langkah kaki tak seperti biasa.
" Gara gara lo bego, lo berapa kali semalam sampai gue kaya gini. Dua hari nikah sama lo bisa bisa gue udah naik kursi roda " gerutu Reta yang merasa tak nyaman pada bagian sensitif nya serta pinggang yang nyeri.
" Emang gue se ganas itu apa ?" gumam Alex dalam hati sambil terus menagamati langkah Reta.
Mami Alex yang duduk di bawah memperhatikan menantunya yang berjalan dengan sangat pelan dan hati hati lalu tersenyum geli menyenggol lengan suami nya yang ada di samping nya agar memperhatikan langkah menantu yang diikutu oleh putra nya di belakang.
" Ret, kamu kenapa ?" tanya mami Alex menahan tawa nya membuat Reta salah tingkah.
" Eng, ini mi engga apa " sahut Reta dengan memaksakan senyum nya.
" Kaya nya singa nya mami udah beraksi ya ? mengaum berapa kali semalam ?" goda mami Alex menatap ke arah Alex yang masih berjalan di belakang Reta menuju meja makan.
" Apa an sih mami " sahut Alex mencium kedua pipi mami nya untuk memberikan ucapan selamat pagi.
" Jangan kencang kencang kasihan istri kamu engga bisa jalan " bibik papi Alex ikut menggoda putra nya yang langsung tersenyum malu memegangi tengkuknya.
" Pengantin baru pi jadi masih penuh tenaga nya engga kaya papi" sahut Alex berbisik di telinga papi nya dengan tersenyum
" Enak aja, gini gini papi masih kaya kuda liar tahu. Ya gak mi ?" seru papi Alex menaikkan alis ke arah istri nya.
" Iya dong, lebih hebat papi timbang kamu. Kamu apa an baru kaya gitu istri udah engga bisa jalan. Engga pintar sama sekali " seru mami Alex semakin menggoda putra nya yang menatap jengah ke arah orang tua yang mulai memperlihatkan kemesraan tanpa malu.
" Udah tua juga " gumam Alex pergi meninggalkan orang tuia nya menuju meja makan meyusul Reta yang menyiapkan makan untuk Alex.
__ADS_1
Mami dan papi Alex yang tertawa melihat putra nya seperti itu hanya menggelengkan kepala di sela tawa mereka berdua tak menyangka jika anak konyol mereka kini sudah berumah tangga dan masih tetap dengan sifat konyol yang seakan tak akan pernah berubah.