
" Yank" panggil Arin tiba tiba sembari melahap es krim di tangan nya.
" Apa sayang" jawab Rafa singkat.
" Bukannya kamu dulu pernah suka sama kakak nya Aldo ya yank? Itu sih mbak Rena itu? " tanya Arin yang teringat cerita Rafa dulu.
" Iya yank, itu kan dulu. Emang kenapa sih yank tiba tiba nanya gitu? " tanya Rafa heran.
" Kamu playboy juga ya yank, di satu sisi kamu setia nunggu Kania, eh tapi suka sama kakaknya Aldo terus nikah sama aku" jelas Arin.
" Engga playboy yank, aku normal" kilah Rafa menarik tangan Arin untuk meminta suapi es krim ditangan nya.
" Baby, bilangin bunda jangan boleh mikir banyak banyak entar otak nya engga kuat" goda Rafa sambil mengelus perut Arin tersenyum. " Gendut" tambah Rafa menggoda dengan terus mengelus perut Arin yang menonjol.
__ADS_1
" Tuh kan.. Aku muntahin nih anak nya" jawab Arin jengkel malah membuat Rafa tertawa kencang hingga menarik perhatian orang disana.
" Kamu pikir anak kita makanan apa yank" seru Rafa terbahak. " Gemes aku yank, tapi seneng deh udah engga usah puasa lagi " ucap Rafa menyeringai mengingat konsultasi nya dengan dokter.
" Iya tapi pelan, tapi kan kamu engga bisa pelan yank jadi puasa lagi aja ya" seru Arin membuat Rafa menggeliat memeluk Tubuh Arin manja.
" Engga mau yank" rengek Rafa manja sambil terus memeluk manja Arin membuat Arin tersenyum melihat suami dengan tubuh tegap kekar selalu saja manja seperti anak kecil.
Alex, Adi dan papa Rafa yang baru tiba setelah makan siang bersama menatap tajam ke arah dua pasang orang yang bermanja manja di depan umum. Mereka langsung menghampiri dua orang tersubut yang masih terus bermanjaan tanpa menyadari kehadiran ketiga nya.
" Rafa, rafa engga bisa nunggu pulang apa? " tegur papa Rafa tersenyum geli melihat tingkah putranya.
" Namanya anak muda pa" jawab Rafa perlahan mengangkat kepala nya.
__ADS_1
" Eh gendut, ngapain lo di sini? Takut laki lo ilang? " tanya Alex ke arah Arin yang jengah di panggil gendut.
" Gendut, gendut.. Bini gue sexi tau" protes Rafa
" Wajar lah gue gendut, orang gue lagi hamil. Ya gak yank? " bela Arin menaikkan kedua alis nya ke arah Rafa yang tersenyum seperti anak kecil.
" Ha?? Lo hamil? " teriak Adi dan Alex bersamaan dengan sangat kencang hingga terdengar semua orang di loby.
Rafa dan Arin saling tatap dan tersenyum melihat ekspresi Adi dan Alex yang terkejut sampai mata mereka hampir lepas.
" Iya gue mau jadi ba.. " ucap Rafa terputus karena Adi dan Alex yang tiba tiba melompat kegirangan sambil saling peluk " Kita bakal jadi bapak" teriak Adi dan Alex kegirangan dan di tatap oleh semua mata yang ada di loby heran. Rafa dengan cepat berdiri dan menimpuk kedua sahabat nya bersamaan membuat papa Rafa tertawa.
" Bini gue yang hamil, kenapa lo berdua yang jadi bapak? " gerutu Rafa kesal " Gue susah susah bikin, lo yang terima hasil" tambah Rafa cemberut.
__ADS_1
" Halah orang doyan aja" goda papa Rafa membuat Rafa cengengesan dan menggaruk tengkuknya.
Adi dan Alex langsung menarik Rafa untuk ikut bergembira bersama berteriak jika mereka bertiga akan menjadi seorang Ayah, Rafa yang mula nya protes malah ikut ikutan melompat sambil berpelukan bersama dua sahabat nya seperti ia baru mengetahui kehamilan istri nya.