
" Lo beruntung fa " seru Alex sambil menepuk pundak temannya yang mulai berkaca kaca.
" I love you.. " bibir Rafa mengucapnya dengan aliran air mata yang jatuh tanpa ia sadari. Air mata kebahagiaan yang membuat dirinya merasa melayang.
** (ini lo lagu yang dimainin Arin gaes) **
I don't know, but I believe
Aku tak tahu, namun aku percaya
That some things are meant to be
Bahwa beberapa hal sudah ditakdirkan
And that you'll make a better me
Dan bahwa kau akan membuatku menjadi lebih baik
Everyday I love you
Tiap hari aku mencintaimu
I never thought that dreams came true
Tak pernah kukira bahwa mimpi akan terwujud
But you showed me that they do
Namun kau tunjukkan padaku bahwa semuanya mungkin
__ADS_1
You know that I learn something new
Kau tahu bahwa aku belajar sesuatu yang baru
Everyday I love you
Tiap hari aku mencintaimu
I
'Cause I believe that destiny
Karna aku percaya bahwa takdir
Is out of our control
Di luar kendali kita
(Tak tahukah kau bahwa aku percaya)
And you'll never live until you love
Dan kau takkan pernah hidup hingga kau mencinta
With all your heart and soul
Sepenuh hati dan jiwamu
It's a touch when I feel bad
__ADS_1
Sentuhan(mu) saat aku tak tenang
It's a smile when I get mad
Senyuman(mu) saat ku tak tentram
All the little things I am
Hal-hal kecil pada diriku
Everyday I love you
Tiap hari aku mencintaimu
Everyday I love you more
Tiap hari aku lebih mencintaimu
Everyday I love you
Tiap hari aku mencintaimu
Ketika lagu Arin telah sampai akhir dan ia memainkan tuts piano dengan lembut untuk mengakhiri permainannya, Rafa berjalan sangat cepat menghampiri Arin tanpa memperdulikan tatapan dari semua orang yang ada disana. Dengan cepat Rafa yang sudah berdiri di belakang Arin duduk pun menarik tangan kiri Arin yang sudah mengakhiri permainannya lalu meletakkan tangan Arin melingkar di lehernya, serta tangan kiri Rafa yang mendekatkan pinggang Arin ke tubuhnya lalu mencium lembut bibir Arin yang membuat semua orang disana melotot terkejut dan membuat kedua orang mereka tertawa bahagia.
Rafa tak sanggup lagi menahan hatinya yang benar benar penuh perasaan cinta dan sayang kepada Arin, dan menganggap hanya ada dia dan Arin disana. Rafa meletakkan kedua tangannya melingkar di pinggang ramping Arin membawanya semakin dekat dengan tubuh nya, kedua tangan Arin mulai melingkar di leher Rafa menambah kehangatan bibir mereka yang bertemu lama. Semua perasaan rindu, cinta dan sayang seakan mereka luapkan dengan ciuman mereka yang mulai memejamkan mata merasakan besarnya cinta yang menyelimuti mereka.
Perlahan Rafa mulai melepas bibir nya dari bibir Arin tatapan mereka saling beradu dan hanya kerinduan yang tergambar di mata mereka berdua. Senyum Rafa dan Arin pun mengembang bersama " Aku sayang kamu, kangen kamu" ucap Rafa penuh perasaan lalu menggigit bibir bawah nya kecil dan memeluk erat tubuh Arin yang langsung di sambut dengan tepuk tangan oleh semua tamu undangan yang merasakan haru dengan cinta Arin dan Rafa. " Aku juga yank" seru Arin yang semakin berjinjit memeluk leher Rafa erat, Rafa tersenyum bahagia mendengar ucapan Arin yang juga ikut mengeratkan pelukannya di pinggang Arin.
Kedua orang tua mereka yang menyaksikan kebahagian serta luapan kasih sayang Arin dan Rafa terlihat sangat bahagia. Tanpa di sadari mama Arin dan mama Rafa saling menitikkan air mata bahagia untuk Arin dan Rafa.
__ADS_1
Alex dan Adi pun tak kalah haru dengan lainnya, mereka sangat bahagia melihat sahabatnya bahagia dengan Arin yang menjadi pendamping hidup Rafa. Mereka memahami besarnya perasaan Rafa terhadap Arin ketika melihat kehancuran Rafa saat Arin mulai mengerjainya dengan pria lain. Adi dan Alex berharap Arin dan Rafa selalu bahagia bersama tanpa adanya orang ketiga dalam kehidupan mereka.
***flashback off***