
"Sayang." Citra menahan kepala Vino.
"Kamu tau aku sudah berpuasa sangat lama, aku sudah menahan nya selama 2 bulan lebih sayang." Ucap Vino.
"Ya terus aku harus apa sayang, kamu tau Nathan dan Nila juga berada di dalam satu kamar dengan kita."
"Kalau begitu kita pindah ke kamar kita sayang, jika di sini anak kita akan bangun." Kata Vino.
"Sayang apa kamu tidak bisa berpuasa untuk lebih lama lagi." Tanya Citra.
"Tidak bisa sayang, kamu rasakan ini, apa kamu tidak ingin merasakan kesaktiannya lagi, ini dapat membuat mu merasa nikmat sayang." Vino meletakkan tangan Akifa ke atas junior nya.
"Iya aku ingin tapi...
"Tapi apa sayang ayo kita lakukan aku sudah tidak tahan." Rengek Vino.
"Sayang aku takut, kita sudah lama tidak melakukan nya, nanti jika milik ku luka bagaimana." Tanya Citra.
"Jadi kamu tidak mau melayani ku sayang, hmmm baiklah aku menyewa jalang saja."
"Sayang, kamu mau selingkuh dari ku. Aku tidak akan mau bersama mu lagi jika kamu tidur dengan jalang." Ucap Citra.
"Kamu saja tidak mau melayani ku, bagaimana aku melampiaskan hasrat ku." Tanya Vino.
__ADS_1
"Kamu mengancam ku sayang, ah aku tidak bisa menolak mu lagi." Jawab Citra
"Jadi bagaimana apa kamu mau." Tanya Vino.
"Iya sayang aku mau tapi pelan-pelan aku sangat takut." Jawab Citra.
"Iya sayang aku akan melakukan nya secara perlahan." Vino menggendong Citra keluar dari kamar anak mereka dan membawa istri nya masuk ke dalam kamar nya.
Sementara itu Kevin dan Vira sudah kembali masuk ke dalam kamar mereka, Kevin sangat antusias dengan perkembangan calon anaknya, apalagi perut Vira selalu merespon tangan Kevin jika berada di atas perut Vira.
"Sayang anak kita." Ucap Kevin.
"Enak saja ini anak ku."
"Tidak mau ini anak ku." Ucap Vira.
"Sayang bunda mu nakal sekali." Kevin memeluk membalik tubuh Vira dan memeluk nya dengan erat.
"Sayang perlahan." Citra menahan punggung Vino yang ingin cepat-cepat memasukkan milik nya.
Karena kesal sedari tadi Citra menahan nya, Vino mencampakkan tangan Citra dan langsung memasukkan nya.
"Apa sakit." Tanya Vino.
__ADS_1
"Sakit sekali." Citra memejamkan mata nya.
"Tapi tidak, aku merasa nikmat milik mu seperti pertama kali aku melakukan nya."
"Itu kamu, aku yang kamu tusuk." Ucap Citra.
"Aku mulai sayang." Vino memulai pergulatan panas itu.
Keesokan pagi nya, Vira terbangun dengan kondisi tubuh nya di atas tubuh Kevin. Ia cukup terkejut dengan posisi itu, karena ia lupa jika diri nya habis meminta jatah pada Kevin.
Mulai sekarang Kevin tidak perlu meminta jatah nya karena Vira yang selalu meminta nya duluan, dan dengan semangat Kevin selalu memberikan apa yang Vira inginkan.
Kevin tersenyum puas saat mengingat apa yang terjadi tadi malam, istri nya benar-benar sangat liar.
"Sayang tubuh mu sangat berat." Ucap Kevin.
"Apa itu benar, tubuh ku berat." Tanya Vira yang masih tidak mau menyingkir dari atas tubuh Kevin.
"Iya sayang sangat berat, tadi malam kenapa kamu sangat liar." Tanya Kevin.
"Sudah aku katakan pada mu, aku tidak suka kamu membahas nya." Jawab Vira.
"Sayang aku sudah memikirkan nya dengan sangat matang, aku ingin kita pindah ke Korea."
__ADS_1