Takdir Cinta 2

Takdir Cinta 2
Kevin sakit


__ADS_3

Beberapa hari telah berlalu, Kevin tidak ada menghubungi Vira ataupun datang ke rumah Vira, hal itu sedikit membuat Vira kecewa karena ia ingin melihat perjuangan Kevin untuk mendapatkan nya kembali.


Mark juga sudah mulai menjauh dari Vira, ia sadar sesuatu yang di paksakan tidak lah baik, ia lebih mendukung semua keputusan yang di ambil Vira, meskipun keputusan itu akan membuat hati nya hancur.


Hari ini Mark mendapatkan informasi jika Kevin masuk ke dalam rumah sakit, sebelum pergi memberitahu Vira Mark datang ke rumah sakit untuk melihat Kevin terlebih dahulu dan benar saja Kevin sedang terbaring lemah tanpa ada yang menjaga nya.


"Lihat Mark ada orang yang lebih sengsara di bandingkan diri mu, kau masih bisa mencari cinta sejati mu," batin Mark.


Setelah berbincang dengan dokter yang menangani Kevin, Mark langsung ke rumah Vino, Vino yang melihat kehadiran Mark tidak memperdulikan nya karena ia sedang marah pada nya.


"Vino dimana Vira," tanya Mark.


"Cari sendiri, jangan membawa nya pergi," jawab Vino.


Mark berjalan ke arah ruang belakang dan benar saja Vira ada di sana bersama para keponakan nya.


"Vira Kevin sakit," ucap Mark.


"Sakit, sakit apa dari mana kau tau," tanya Vira.

__ADS_1


"Aku baru saja melihat nya, dia di serang oleh seseorang tapi bukan hanya itu dia juga terkena tipes," jawab Mark.


"Apa dia baik-baik saja sekarang," tanya Vira.


"Aku tidak berbicara dengan nya, datang lah ke rumah sakit untuk melihat nya," ucap Mark.


"Pergilah, mommy tidak akan memberitahu siapapun," kata Bella.


"Terima kasih mom," ucap Vira dan langsung bersiap untuk pergi ke rumah sakit.


Mereka berdua melewati pintu belakang agar Vino tidak tau jika Vira pergi bersama Mark, karena sudah pasti Vino akan melarang mereka pergi kemanapun itu.


Vira duduk di samping tubuh Kevin sambil mengusap wajah Kevin, ia sangat merindukan hal ini, ia merasa janin nya juga ingin sekali menyentuh wajah ayah kandung nya.


Sentuhan Vira membuat Kevin bangun, Kevin sampai mengedipkan beberapa kali mata nya karena ia tidak percaya jika Vira datang melihat nya.


"Sayang," ucap Kevin sambil menaikan tangan nya untuk mengusap wajah Vira.


"Sudah bangun," Vira mengambil Kevin air mineral dan membantu Kevin untuk minum.

__ADS_1


"Vira aku membeli makanan dulu, pasti kalian lapar." Mark pergi meninggalkan Vira dan Kevin di ruangan itu.


"Sayang terima kasih sayang, Terima kasih telah datang melihat ku,x Kevin memeluk dan menciumi tangan Vira.


Vira hanya diam memberikan Kevin menciumi tangan nya, hal ini juga salah satu yang ia inginkan selama hamil dan tentu saja itu membuat perasaan nya senang.


"Kamu sakit apa," tanya Vira.


Kevin memperbaiki posisi agar lebih enak berbicara dengan Vira, ia tidak ingin membuang kesempatan ini karena hal ini sangat sulit ia dapatkan.


"Aku lemah tanpa mu Vira, rumah ku di serang oleh seseorang saat aku sedang sakit, aku tidak ray siapa mereka."


"Vira aku mohon kembali pada ku, ayo kita rujuk Vira aku mohon Vira, aku tidak akan mengkhianati mu lagi," ucap Kevin.


"Aku sedang hamil anak pria lain," kata Vira.


"Aku tidak peduli Vira, sudah aku katakan aku akan mencintai kamu dan semua yang berasal dari diri mu meskipun dia bukan anak ku, aku akan tetap menyayangi nya," ucap Kevin.


"Vira mendekat lah," kata Kevin.

__ADS_1


Vira menuruti apa yang di minta Kevin sampai wajah mereka berdua sangat dekat, perlahan Kevin mendekati bibir Vira dan menciumnya.


__ADS_2