
"Kevin." Ucap Kiana dan langsung memeluk Kevin.
"Kau, kenapa kau di sini." Kevin panik seketika.
"Kau melupakan ku, setelah yang kita lalui bersama. Kau pergi dari sini dan meninggal kan ku." Ucap Kiana.
"Saat itu aku hilang ingatan dan aku tidak tau jika aku memiliki seorang istri, aku sudah mengakhiri segalanya tentang kita." Kata Kevin.
"Aku jauh-jauh ke rumah mu dan kau mengusir ku."
"Kau tau dari mana rumah ku dan aku tidak perduli lagi dengan mu Kiana, aku sudah menikah, aku ingin hidup bahagia bersama istri ku." Ucap Kevin.
"Kevin ingat cinta satu malam kita." Bisik Kiana dan pergi meninggalkan Kevin.
Setelah kepergian Kiana tak lama Mark dan Vira sampai di rumah, Vira menaikan satu alis nya saat melihat Kevin yang berdiri di halaman rumah mereka.
"Sayang, kenapa kamu di sini." Tanya Vira.
"Hmm tidak ada, tadi ada teman ku datang. Ayo kita masuk, oh iya terimakasih Mark." Ucap Kevin.
"Tidak masalah." Kata Mark dan ikut masuk bersama Vira dan Kevin.
__ADS_1
"Aku menyiapkan makanan dulu untuk teman-teman mu." Vira pergi menuju dapur.
"Kevin, siapa yang datang." Tanya Jack.
"Bukan urusan kalian, oh iya jika saudara ku datang ke rumah ini apa kalian masih mau bergabung."
"Saudara mu yang mana, apa Arga." Tanya Satria.
"Kakak dari istri ku, dan para sepupu nya. Mereka sangat baik dan pasti akan mudah berkenalan dengan kalian." Jawab Kevin.
"Jika kata mu baik, kami tidak masalah. Oh iya Mark bagaimana dengan urusan mu dengan keluarga mu." Tanya Jack.
"Mark siapa nama pacar mu." Tanya Kevin.
"K..
"Sayang bantu aku." Teriak Vira.
"Oh tunggu aku." Kevin langsung berlari untuk membantu Vira.
"Lihat lah Kevin betapa beruntung nya dia memiliki istri seperti Vira, cantik, kaya raya, aku yakin setiap malam kevin tidak pernah melepaskan nya." Ucap Jack.
__ADS_1
"Sudah berhenti mengagumi istri sahabat mu sendiri." Kata Satria.
"Aku pikir hanya aku yang terkagum melihat Vira, mereka saja baru beberapa kali bertemu dengan Vira sedangkan aku setiap hari melihat nya." Batin Mark.
Pukul dua belas malam teman-teman Kevin baru pulang dari rumah nya, Kevin yang sudah lelah naik ke atas kamar untuk beristirahat sedangkan Mark memilih menghabiskan malam nya di ruang keluarga sambil menonton TV.
"Semangat berjuang kawan." Ucap Mark.
"Kau tau saja apa yang ingin aku lakukan." Kata Kevin.
"Hahaha sudah cepat lakukan sebelum istri mu tidur." Ucap Kevin.
"Siap laksanakan kapten." Kevin pergi meninggalkan Mark.
"Mark begitu bodoh nya kau memperjuangkan orang seperti nya, dia hamil anak orang lain tapi kenapa perut nya sudah terlihat jika dia hamil. Sejak kapan dia selingkuh dari ku." Batin Mark.
"Sayang I'm coming." Ucap Kevin.
Sial nya Vira sudah tidur meninggalkan Kevin yang sangat menginginkan nya, ia tidak tega membangunkan Vira dan memilih untuk mandi saja.
"Kevin, kau kira bisa lepas dari ku, aku benar-benar menginginkan mu lagi Kevin, aku rindu permainan hebat mu." Ucap Kiana.
__ADS_1