Takdir Cinta 2

Takdir Cinta 2
Jodoh Mark


__ADS_3

Mark membuka dompet nya, ia mengambil beberapa lembar uang, kemudian Mark membuka kaca mobil nya untuk memberikan uang itu pada wanita yang ia tabrak.


"Maaf mbak saya buru-buru," ucap Mark dan menjatuhkan uang itu tepat depan wanita itu.


Setelah itu Mark langsung meninggal kan tempat itu sebelum wanita itu memaki nya. Mark sangat malas berurusan dengan wanita ia benar-benar sudah kapok.


"Kenapa wanita Indonesia yang aku serempet, coba saja wanita Korea mana tau aku berjodoh dengan nya lalu kamu menikah, tidak bisa aku bayangkan bule seperti ku menikah dengan wanita asli Korea, anak kami benar-benar akan good looking." batin Mark.


"Pria kurang ngajar aku bersumpah jika aku bertemu dengan mu lagi, akan ku buat kau hamil, eh apa yang aku katakan, yang ada aku yang hamil," ucap wanita itu.


"Mark kau dari mana saja," tanya Daren.


"Aku habis melihat keponakan ku kak," jawab Mark.


"Aku khawatir dengan mu, kau tida pernah pergi berlayar tanpa aku," ucap Daren.

__ADS_1


"Tidak ada yang perlu di khawatir kan kak, bagaimana apa kau sudah siap menikah lagi," tanya Mark.


"Aku nervous Mark, kenapa aku jadi seperti ini," jawab Daren.


"Hahaha kau aneh, padahal kau sudah pernah menikah, nanti malam kau akan malam pertama kan, jangan lupa buat Video nya kirim ke aku."


"Dasar gila, itu privasi ku, aku sudah menyiapkan tenaga ku untuk malam pertama ku, hahaha meskipun aku sudah pernah melakukan nya dengan mantan istri ku tetap saja berbeda wanita berbeda rasa," kata Daren.


"Kau enak sudah merasakan dua wanita, sedangkan aku satu pun belum ada yang lengket," ucap Mark.


Lagi dan lagi Mark harus merelakan orang yang ia cintai menikah dengan pria lain, mencintai seseorang yang tidak mencintai kita benar-benar terasa sangat menyakitkan.


Beberapa tahun telah berlalu, Mark masih dengan status jomblo nya. Ia lebih suka menghabiskan waktu di kapal bersama teman-teman baru nya, setiap negara yang ia kunjungi Mark pasti mendapatkan teman baru, itu yang membuat nya tidak merasa kesepian walaupun keinginan untuk menikah pasti ada.


Hari ini Mark akan kembali ke Korea untuk melihat keponakan baru nya, anak dari Daren dan Angelin, tapi sebelum itu sudah pasti ia ingin melihat Cherry terlebih dahulu.

__ADS_1


"Itu paman mu sayang," ucap Vira.


Vira dan Kevin sengaja menjemput Mark di pelabuhan, sekaligus membawa anak mereka yang berusia satu tahun lebih jalan-jalan.


"Kevin, Vira apa kabar kalian, wah kita sudah lama tidak bertemu," ucap Mark.


"Kau gila, kau tidak mabuk berada di kapal terus," ujar Kevin.


"Kami semua baik Mark, kau tidak merindukan keponakan mu ini," kata Vira.


"Tentu aku sangat merindukan, keponakan Paman yang cantik." Mark langsung menggendong Cherry dan memberikan ciuman di wajah cherry yang sangat menggemaskan.


Sebelum pulang mereka menyempatkan diri mampir ke restoran untuk makan, sekaligus ada yang ingin Vira dan Kevin bicarakan pada Mark.


"Mark kami ingin membicarakan sesuatu pada mu," ucap Kevin.

__ADS_1


"Apa katakan lah, jangan membuatku penasaran," tanya Mark.


"Maaf jika ini menyinggung mu, saudara ku ada yang sedang mencari pria untuk menjadi suami nya, karena kau belum memiliki pasangan apakah kau mau berkenalan dengan nya," kata Vira.


__ADS_2