Takdir Cinta 2

Takdir Cinta 2
Lahiran Caitlin


__ADS_3

"Sayang ayo cepat, Caitlin sudah melahirkan, kamu tidak ingin melihat anak nya." Ucap Vira.


"Sayang, aku malas, aku jadi mengingat anak ku yang sudah tidak ada."


"Sayang kamu tidak boleh begitu, ayo cepat kita harus segera ke sana." Vira menarik Kevin.


"Vira aku bilang tidak ya tidak kenapa kamu memaksa ku." Ucap Kevin.


"Kenapa kamu marah pada ku, kenapa kamu malah emosian seperti ini, jika tidak mau tidak papa, aku bisa pergi sendiri." Vira berjalan meninggal kan kamar.


"Ah sial, kenapa aku muda sekali marah." Ucap Kevin dan langsung mengejar Nila.


"Maaf, kamu marah pada ku." Kata Kevin.


"Ya aku marah pada mu, aku kesal, kamu mudah sekali marah pada ku, apa salah ku. Aku tidak bermaksud keguguran aku tidak ingin hal itu terjadi tapi Tuhan lebih sayang pada anak kita, coba pikir kan itu." Ucap Vira.


"Vira aku suami mu, jangan berkata seperti itu. Hargai aku."


"Menghargai mu, apa kamu sudah menghargai orang tua ku, apa kamu sudah menghargai ku sebagai istri mu. Kevin aku lelah kamu seperti ini, jangan salah kan aku jika aku tidak mau ikut dengan mu." Ucap Vira.


"Sayang maaf, aku." Kevin langsung memeluk Vira.


"Lepas aku ingin pergi, jangan buang waktu ku."


"Maaf sayang, jangan pergi jika marah seperti ini, aku juga akan pergi bersama mu." Ucap Kevin.


"Sayang maafkan aku, aku salah maaf sayang."

__ADS_1


Vira menarik nafas nya dan membuang nya secara perlahan, marah adalah hal yang salah untuk saat ini.


"Iya aku memaafkan mu, jangan seperti tadi lagi, aku tidak suka." Ucap Vira.


"Terimakasih, tunggu sebentar aku bersiap dulu." Kata Kevin.


"Wah anak ku sangat tampan seperti ku." Ucap Andy yang tidak berhenti-hentinya mengagumi hasil kerja keras nya.


"Kau sangat lebay, siapa nama anak mu." Tanya Vino.


"Oh iya aku lupa, aku belum mempersiapkan nya, nanti saja lah menunggu Caitlin pulih, untuk saat ini panggil saja debay."


"Debay apaan tu." Tanya Aska.


"Dede bayi." Jawab Andy.


"Anak ku, aku lupa mungkin saja 2 bulan lagi atau satu bulan lagi." Jawab Aska.


"Kalian pergi tidak mengajak ku." Ucap Kevin yang datang bersama Vira.


"Kau sibuk, aku malas menganggu mu." Kata Vino.


"Hey kau masih marah pada ku." Kevin merangkul Vino.


"Selamat Andy atas kelahiran bayi tampan ini, sangat menggemaskan." Ucap Kevin.


"Terimakasih Kev, semoga kau cepat menyusul." Kata Andy.

__ADS_1


"Semoga saja, aku sedang berusaha."


"Aku bersama Caitlin dan yang lainnya dulu." Ucap Vira.


"Jangan lama-lama kita akan langsung pulang." Kata Kevin.


Kau mau langsung pulang Kev." Tanya Aska.


"Iya ka, aku langsung pulang." Jawab Kevin.


"Kenapa tidak menunggu kami, atau bersama kami."


"Kalian tau kan aku sedang berusaha, aku harus sering-sering." Ucap Kevin.


"Tidak kau ikut bersama ku dulu, kita pergi ke suatu tempat."


"Kemana Vino." Tanya Kevin.


"Kemana ya, kemana saja lah, jangan banyak tanya, istri mu bisa bersama istri ku." Jawab Vino.


"Ya ya ya aku juga tidak bisa menolak mu." Ucap Kevin.


Sore hari nya mereka semua langsung pulang ke rumah, kecuali Andy yang tentu saja menemani istri nya sampai di perbolehkan pulang.


"Sudah siap semua nya, oww jadi kami bisa langsung terbang besok." Ucap Kevin.


"Baik terimakasih." Kevin langsung menutup HP nya

__ADS_1


__ADS_2