
Tiara walaupun sudah terbangun Tiara enggan bangun dari posisi yang sangat membuat nya nyaman. Dada bidang yang sangat kokoh membuat nya betah berlama-lama di tempat itu.
Ia sadar jika diri nya sedang memeluk Mark, Tiara tau Mark masih tidur itu sebabnya ia masih ingin berlama-lama di posisi pw ini.
Tangan Tiara bergerak mengusap perut sixpack Mark, yang membuat nya benar-benar terkagum-kagum, sangat terasa keras dan ia ingin sekali mencium bagian itu. Tanpa sadar tangan Tiara semakin turun ke bawa sana, tempat pusaka yang tertidur setelah melakukan tugas nya tadi.
"Benda apa ini," batin Tiara sambil memenyet-menyet nya. Perlahan-lahan benda itu semakin membesar yang membuat Tiara cukup terkejut.
Tiara membuka mata nya secara perlahan, betapa terkejut nya ia saat melihat benda itu sudah dalam posisi menantang.
"Besar sekali," ucap Tiara, Tiara memperhatikan benda yang membuat nya kesakitan sekaligus keenakan.
Tangan nya bergerak mengukur benda itu, ia sangat tercengang saat dua kepala tangan nya tidak cukup membuat milik Mark tertutup semuanya.
"Jika kau tidak pria itu, aku pasti akan tergila-gila dengan mu Sinchan," ucap Tiara.
__ADS_1
Mark mulai terbangun saat merasakan pusaka nya sedang di permainan kan oleh seseorang. Mark cukup terkejut melihat ikan ****** nya berada di pusaka nya.
"Kau ikan c*pang, kau sedang apa," tanya Mark sambil menutup pusaka nya dengan selimut.
"Tidak ada hanya memeriksa milik suami ku," jawab Tiara dengan sangat santai nya.
"Dasar gadis idiot, eh bukan gadis lagi aku sudah mencicipi nya," batin Mark.
"Hey pak Sinchan bagaimana milik mu sama dengan yang di film-film," tanya Tiara.
"Itu anugerah, kau beruntung memiliki suami yang mempunyai pusaka yang besar," jawab Mark.
"Itu awal nya saja, tadi bagaimana enak kan kau saja sampai berteriak," ucap Mark.
"Iya si enak, aku mau lagi," kata Tiara.
__ADS_1
"Lagi ayo lakukan, selagi dia masih berdiri," ucap Mark.
"Eh tidak dasar sinchan cabul," kata Tiara dan memilih langsung meninggalkan Mark dari pada ia kembali di cabuli Sinchan nya walaupun enak tapi Tiara merasa harus jual mahal, kalau tidak laku baru ia beri diskon.
"Menikah dengan orang aneh dan orang yang tidak di sukai ternyata seru juga, aku tidak terlalu menyesal malahan aku ingin terus mencabuli ikan c*pang ku," batin Mark.
Vira dan Kevin cukup penasaran apa yang telah terjadi di kamar Mark dan Tiara. Mereka takut Tiara akan kabur ketika mengetahui si bule perjaka tua yang sudah pasti langsung meminta hak nya.
"Aku rasa Tiara juga sudah ingin, jadi mereka berdua sama-sama mau," ucap Kevin.
"Kamu tau kan Tiara idiot, Mark sangat pintar sudah pasti Mark dapat dengan mudah membodohi Tiara, dan langsung meminta hak nya," kata Vira.
"Sayang mau juga," rengek Kevin.
Vira benar-benar bingung bagaimana Kevin memiliki nafsu yang sangat besar, tiada hari tanpa ranjang bagi mereka berdua, Vira saja sampai tidak sanggup melayani Kevin.
__ADS_1
Vira tidak ingin Kevin berpaling sangkar itu sebabnya ia tidak pernah menolak Kevin.
Notes : mungkin bab selanjutnya akan banyak bah mesum karena Mark dan Tiara. Jika tidak suka skip saja..