Takdir Cinta 2

Takdir Cinta 2
Mark sakit


__ADS_3

Vira memakan dengan lahap makanan yang di masak oleh Kevin, Kevin tersenyum bahagia melihat Vira yang sudah mulai kembali hangat pada nya, tangan nya gatal ingin terus mengusap perut Vira yang mulai membesar.


"Vira aku merasa seperti mengusap anak kita dulu, rasa nya benar-benar sama," ucap Kevin.


"Tapi dia bukan anak mu, dia anak Mark," kata Vira.


"Aku tidak peduli, aku merasa ada ikatan dengan nya, mungkin karena dia berasal dari mu aku merasa dia milik ku juga," ucap Kevin.


"Dia anak mu Kevin, dan dia sangat senang dengan sentuhan tangan mu," batin Vira.


Vino berjalan masuk menuju dapur karena ia benar-benar sangat lapar, di sana sudah tidak ada makanan, hanya makanan sisa buatan Kevin tadi.


"Lapar kak," tanya Vira.


"Hmmm," gumam Vino.


"Ini ada makanan, sangat enak makan lah," ucap Vira.


Tanpa bicara Vino langsung mengambil makanan yang di tawarkan Vira, ia tidak tau jika makanan itu buatan dari Kevin.

__ADS_1


"Enak, rasa nya tidak asing," ucap Vino.


Tak lama Kevin kembali datang menghampiri Vira, ia baru kembali dari kamar mandi selepas membuang air kecil.


"Masakan ku habis sayang," tanya Kevin yang membuat Vino langsung tersedak.


"Uhuk uhuk.. Vira kau tidak mengatakan jika ini. masakan nya," tanya Vino.


"Kakak tidak bertanya, sudah tanggung habis kan saja," jawab Vira.


"Tidak mau." Vino mengambil minum dan pergi meninggalkan Kevin dan Vira.


"Tidak mau karena sudah tinggal satu suapan," ucap Kevin.


"Tidak kita bukan pasangan suami istri lagi," jawab Vira.


Vira tau perceraian nya dengan Kevin sama sekali tidak sah, karena diri nya sedang mengandung anak Kevin saat proses perceraian.


"Sayang aku mohon," ucap Kevin.

__ADS_1


"Jangan di sini, nanti ada yang melihat nya," kata Vira.


"Di kamar saja bagaimana," tanya Kevin.


Vira dan Kevin seperti kembali ke masa mereka berdua berpacaran, rasa nya benar-benar sangat menyenangkan sampai Vira kembali tertawa terbahak-bahak karena ulah lucu Kevin.


"Anak baik, ini daddy mu, tidak ini ayah mu aku lebih suka di panggil ayah, ayah benar-benar mengantikan mu," ucap Kevin sambil mengecup perut Vira.


Lagi dan lagi perut Vira kembali beraksi apalagi satu Kevin mengecup nya, kandungan Vira sudah menginjak 4 bulan dan selama itu baru kali ini ia mendapatkan sentuhan dari ayah nya langsung.


"Sayang ada apa," tanya Kevin saat melihat Vira sedih.


"Tidak ada, aku bingung," jawab Kevin.


"Bingung kenapa jika kamu mau menikah dengan Mark aku tidak masalah tapi kamu tetap menikah dengan ku, aku tidak masalah menjadi yang kedua, aku rela asalkan kamu bahagia dan aku bisa kembali lagi dengan mu," ucap Kevin.


Kevin tidak bisa membayangkan saat baby yang ada di dalam perut Vira di cetak, junior lain masuk ke dalam sana membuat hati nya terasa sangat sakit. Apalagi saat Vira memanggil nama orang lain bukan nama nya, Kevin pikir inilah yang Vira rasakan saat melihat dirinya melakukan hubungan intim bersama Kiana.


"Mulai sekarang aku tidak akan memaksa mu kembali pada ku, tapi aku tetap akan memperjuangkan mu meskipun akhirnya diri mu berlabuh dengan pria lain, aku bahagia melihat diri mu bahagia," ucap Kevin.

__ADS_1


Di tempat lain Mark sedang sakit, hati nya benar-benar hancur melihat kembali kedekatan Vira dan Kevin, ia berusaha merelakan Vira tetapi hati nya sama sekali tidak bisa melakukan nya. Ia benar-benar ingin memiliki Vira seutuhnya.


"Peluang ku untuk mendapatkan Vira sangat besar." ucap Mark dan langsung menghubungi Vita


__ADS_2