Takdir Cinta 2

Takdir Cinta 2
Kepergian Vira.


__ADS_3

"Cih bahagia kata mu, itu hal yang paling menjijikkan dalam hidup ku." Ucap Kevin.


"Aku tidak percaya itu anak ku, aku akan melakukan tes DNA untuk memastikan jika bayi itu memang bukan anak ku." Kata Kevin.


"Tidak perlu repot-repot sayang, aku sudah melakukan nya. Berikan pada istri mu biarkan dia membaca nya." Ucap Kiana.


Kiana berjalan mendekati Kevin dan Vira lalu memberikan kertas yang berisi hasil tes DNA Kevin dan bayi yang ada di dalam perut nya.


"Sudah jelas Kevin, positif kau harus bertanggung jawab dengan bayi ini, tenang aku tidak akan membebani diri mu dengan mempunyai dua istri, mulai sekarang aku meminta pisah dengan mu Kevin, aku akan mengurus semua nya sendiri tanpa bantuan diri mu." Ucap Vira.


"Bagaimana bisa kau tes DNA, dari mana kau tau DNA ku." Tanya Kevin.


"Kamu lupa kita pernah bertemu beberapa hari lalu, kamu kecolongan sayang." Jawab Kiana.


"Selamat Kevin, ini yang kamu mau kan, memiliki anak tapi bukan dari rahim ku. Selamat tanggal sayang." Vira menahan tangis nya dan pergi meninggalkan rumah itu.

__ADS_1


"Vira tunggu aku bisa menjelaskan semua nya." Kevin ingin mengejar Vira tetapi tiba-tiba Mark memukul nya.


"Aku tidak menyangka kau seperti ini Kevin, tidak ada penjelasan di atas perselingkuhan Kevin. Dan kau Kiana jaga ayah dari anak mu ini dengan baik jangan sampai dia mengganggu Vira lagi." Ucap Mark dan langsung mengejar Vira.


Kevin benar-benar merasa bingung, jika di pikir-pikir memang malam itu hanya diri nya yang tidak memakai pengaman. "Apa ini benar-benar anak ku." Batin Kevin.


"Hiks hiks hiks, kau jahat Kevin, aku sudah percaya dengan mu, tapi kau mengkhianati ku." Ucap Vira sambil menutup wajah nya.


Vira benar-benar bingung mau kemana, ia hanya membawa hp tanpa membawa dompet. Rumah oma dan opa." Ucap Vira.


Rumah oma Indah dan opa Wijaya sangat jauh dari sini, apartemen yang tempati dulu juga jauh dari sini. Vira benar-benar bingung dan jalan Satu-satunya saat ini Vira ingin menjual hp nya agar mendapatkan ongkos agar bisa ke apartemen nya dulu.


"Ah hujan." Vira berlari mencari tempat berteduh.


"Vira masuk lah." Mark datang dengan membawa mobil.

__ADS_1


"Tidak, kau pasti di suruh Kevin kan, katakan pada nya aku sangat membenci nya dan tak akan kau kembali dengan nya." Teriak Vira.


"Tidak Vira, Kiana juga mantan ku kita sama-sama dikhianati oleh mereka berdua. Dan kau ingat kau mirip dengan bunda ku, aku tidak mau kau sakit." Ucap Mark.


Vira masih belum percaya dengan Mark, hati nya yang terlanjur sakit membuat nya sulit percaya dengan seseorang lagi.


"Vira masuk kau bisa sakit." Ucap Mark.


Mark keluar dari dalam mobil dan langsung menarik tangan Vira tetapi tangan Vira yang satu nya di tahan oleh Kevin.


"Sayang percaya dengan ku, aku tidak mungkin mengkhianati mu." Ucap Kevin.


"Percaya dengan mu, sama saja aku percaya dengan seorang baj*ngan Kevin." Kata Vira.


"Vira, jaga perkataan mu, aku suami mu." Bentak Kevin.

__ADS_1


"Talak aku sekarang, aku tidak butuh suami seperti mu, kau sudah mempunyai tanggung jawab lain Kevin, jaga anak mu." Ucap Vira sambil memegang kepala nya yang terasa sangat pusing.


"Vira kau tidak papa." Mark menepis tangan Kevin dan langsung membawa nya masuk ke dalam mobil.


__ADS_2