Takdir Cinta 2

Takdir Cinta 2
Gas lah sudah tanggung


__ADS_3

Mereka berdua jatuh ke atas ranjang dengan mata yang masih tertutup, Mark yang kalem berubah menjadi Mark yang sangat ganas, ia menarik paksa lingerie tipis itu, dan langsung melahap dia benda kenyal di depan nya.


"Hmmm," Tiara merasakan sesuatu yang sangat luar biasa, ia benar-benar tidak salah memilih seorang suami, pangeran sinchan nya sangat ganas seperti harimau tidak di beri makan bertahun-tahun.


Setelah kurang lebih 30 menit melakukan pemanasan akhirnya tiba saat yang paling di tinggu mereka berdua, yaitu melepaskan hal yang selama ini mereka jaga.


Mark mengarahkan milik nya yang sudah gagah seperti gedung monas ke arah sarang yang selama ini ia cari. Karena mata nya masih tertutup, Mark sedikit mengintip bagian inti istri nya agar tidak salah kamar.


"Glek," Mark menelan air ludah nya secara kasar. Ternyata sedari tadi diri nya bermain di tempat yang sangat indah bagi nya.


"Dia sangat baik merawatnya, aku yakin dia istri yang aku idam-diamkan.


Ketika sudah yakin, Mark mulai memasukan milik nya. Tiara mulai tersentak kaget saat merasakan benda besar berusaha masuk ke dalam sana, ia merasa milik Mark seperti milik bule yang ia tonton di film-film.


"Akkkhhhh sakit," teriak Tiara sampai Tiara membusungkan tubuh nya.


Mark mencium bibir Tiara agar Tiara kembali rileks, setelah itu ia menahan tubuh Tiara dan memberikan hentakan yang cukup kuat. Sampai milik nya berhasil menembus pertahanan itu.


"Akkhhhh sakit, sayang kau sangat kasar," teriak Tiara.


"Kau wanita itu," ucap Mark.

__ADS_1


"Kau," kata Tiara.


Mereka sama-sama membuka kedua ikatan di mata mereka, dan betapa terkejut nya mereka berdua saat melihat wajah pasangan masing-masing.


"Akkkhhhh aku cabul," teriak Tiara.


"Aku menikah dengan mu," ucap Mark.


"Sakit cabul, kau benar-benar cabul, lepaskan aku tidak mau kau cabuli," teriak Tiara.


"Lepaskan bagaimana sudah masuk begini, tanggung sudah enak," kata Mark sambil sedikit menggerakkan pinggul nya.


"Akhhhh jangan bergerak enak, eh maksud ku tidak enak milik mu kecil," ucap Tiara.


"Enak," kata Tiara.


"Enak kata mu," tanya Mark.


"Tidak sakit, tidak enak." jawab Tiara.


"Yakin," Mark sedikit mempercepat gerakan nya.

__ADS_1


"Iya enak," kata Tiara


"Jadi mau bagaimana, lanjut atau lepas aku mau lanjut sudah tanggung," ucap mark.


"Gas lah, sudah tanggung," kata Tiara.


Meskipun tidak terima jika pasangan mereka orang yang merupakan berdua benci tetapi mereka tetap menikmati nya. Tiara benar-benar terpuaskan dengan milik Mark yang terus menusuk nya. .


Berbagai gaya mereka berdua coba, karena mereka berdua minum obat kuat pertempuran berlanjut sampai 3 jam lama nya baru lah mereka berdua sama-sana tumbang.


"Kau sinchan cabul, bagaimana mungkin kau memiliki burung yang begitu besar," ucap Tiara.


"Kau tidak berkata milik ku kecil, sekarang besar. Btw Terima kasih telah memberikan kesucian mu pada ku," kata Mark.


"Akhhhh aku tidak ikhlas tapi enak bagaimana ini." Rengek Tiara.


"Diam lah aku lelah mau tidur," ucap Mark sambil menarik selimut.


"Jangan di tarik semua berbagai," kata Tiara.


Mark mendekati tubuh Tiara agar mereka berdua mendapatkan selimut yang sama.

__ADS_1


"Dia sangat tampan ternyata, stamina juga sangat kuat, aku sampai seperti roti bakar," batin Tiara sambil memejamkan mata nya.


__ADS_2