
Keesokan hari nya mereka bermain di area pantai. Bermain air, pasir dan ada juga yang menebar kemesraan, dengan berciuman di bawah sinar matahari yang cukup terik.
"Hey jika ingin bermesraan bukan di sini, sana masuk kedalam kamar." teriak Vino.
"Bukan urusan mu." ujar Andy.
"Sayang, apakah kamu sudah mencintai ku." tanya Aska.
"Menurut mu." jawab Anggun.
"Menurut ku, kamu sudah mencintai ku sejak lama." ucap Aska.
"Sayang, kenapa tingkat percaya diri mu tidak pernah hilang." kata Anggun sambil mencubit wajah Aska.
"Aku memang selalu percaya diri, kamu mencintai ku kan." tanya Aska.
Anggun mencium bibir Aska, pertanda ia memang sudah jatuh hati pada pria yang berada di hadapan nya saat ini.
"Aku mencintaimu, sangat mencintai mu." ucap Anggun.
"Hahaha, akhirnya aku mendapatkan pernyataan Cinta dari mu." Aska mencium wajah Anggun, ia sangat senang mendapatkan pernyataan cinta dari istri nya.
Sementara itu di lain tempat Vino sedang menidurkan diri nya di atas paha Citra. Menurut nya tubuh istri nya lebih terlihat seksi jika di lihat dari arah bawa.
"Perut ku sudah semakin membesar saja." ucap Citra.
"Iya, bagaimana tidak. Perut ini berisi 4 anak sekaligus. Pasti lebih cepat membesar." ujar Vino.
"Apakah kamu, sudah merencanakan siapa nama anak kita." tanya Citra.
"Aku tidak bisa memikirkan siapa nama anak kita. membuat empat nama sekaligus membuat ku sangat pusing." jawab Vino.
__ADS_1
"Apa nama Vins itu wajib di setiap keluarga mu." tanya Citra.
"Iya sayang, bukannya amanda juga sudah kita beri nama Vins juga. Itu sudah menjadi hal yang mutlak." jawab Vino.
"Masalah Amanda, jika Aska ingin menghilang nama Vins dari Amanda bagaimana?"
"Tidak papa, itu hak dari Aska. Kita harus tetap mendukung nya asalkan itu yang terbaik untuk Amanda." jawab Vino.
"Kamu suami dan ayah terbaik, aku sangat mencintai mu." ucap Citra sambil mencium dahi Vino.
"Aku juga sangat mencintai mu, sangat mencintai mu. Aku ingin cinta kita seperti daddy dan mommy ku mereka masih saling mencintai dan mesra padahal usia mereka sudah tidak mudah lagi." kata Vino.
"Pasti kita seperti mereka sayang." ucap Citra.
"Hey Vino ke sinilah." panggil Jamal.
"Ada apa." tanya Vino.
"Sini lah, kami ada sesuatu untuk mu." ucap Aska.
Andy dan Aska langsung mendekati Vino, sedangkan Kevin dan Jamal sedang menyiapkan sesuatu untuk Vino. Mereka ingin membalas apa yang Vino lakukan pada mereka kemarin.
"Ayo ikut." ucap Aksa dan Andy sambil menarik Vino secara paksa.
"Tidak kalian mau mengerjai kun kan." teriak Vino.
"Hahaha kami ingin membalas mu." ucap Andy.
"Ayo pendam dia." teriak Jamal.
"Tidak..!!!! teriak Vino.
__ADS_1
Vino di masukan kedalam lubang yang mereka buat tadi, walaupun sulit karena Vino terus memberontak tetapi dengan tenaga mereka berempat sudah pasti dapat memendam orang yang telah membuat rusuh dari kemarin.
"Kalian lepas kan aku." teriak Vino yang sudah terpendam dengan hanya kepala nya yang tersisa.
"Tidak, ini pelajaran untuk mu." ucap Aska.
"Hahaha ambil HP mu vin, abadikan momen ini." ujar Andy.
Mereka semua berfoto di depan wajah Vino dengan gaya yang nyeleneh, ini adalah momen emas untuk mereka karena jarang sekali bisa menistakan yang menistakan mereka setiap hari nya.
"Lihatlah, betapa jelek nya Vino." ucap Andy.
"Hahaha iya dia sangat jelek." kata Aska.
Aska mencubit, menjitak kepala Vino, ia benar-benar sangat puas bisa menistakan Vino. Karena sudah kasihan dengan Vino mereka membongkar pasir itu dan menggotong Vino masuk kedalam air, agar menyegarkan tubuh nya.
"Kalian menyiksa ku." ucap yang sudah merasa lemas.
"Bukannya kau yang menyiksa kami kemarin. Ini balasan nya untuk mu." ucap Aska.
"Aku tidak mau tau, kalian pijat tubuh ku." kata Vino.
"Iya iya kami memijat mu." ucap Jamal.
Mereka berempat duduk di samping tubuh Vino, dan langsung memijat tubuh Vino. Tetapi itu hanya awal nya saja. Lama kelamaan mereka memijat nya dengan keras dan tidak serius sampai Vino berteriak keras karena merasa sakit.
"Sakit bodoh, kalian apa tidak bisa memijat ku, aku bos kalian semua." ucap Vino.
"Siap bos." kata mereka semua secara kompak.
Setelah puas bermain air, mereka kembali ke Vila untuk membersihkan diri dari pasir dan air laut. Mereka merendahkan diri secara bersama-sama di kolam renang dengan air hangat.
__ADS_1
"Kau pandai sekali memilih Vila an." ucap Aska.
"Ini Vila rekomendasi dari ayah ku. Katanya mereka pernah kesini bersama-sama dengan orang tua kalian." jawab Andy.