Takdir Cinta 2

Takdir Cinta 2
Kedatangan Kiana


__ADS_3

"Siapa dia sayang." Tanya Vira.


"Dia mantan ku Vira." Ujar Mark.


"Mantan mu Mark." Tanya Kevin yang sangat terkejut ketika mendengar jika Kiana mantan dari Mark.


Kevin melihat ke arah perut Kiana yang sudah cukup membesar, ia merasa bodoh kemarin tidak menyadari hal itu.


"Kevin, bayi kecil mu ingin bertemu dengan mu." Ucap Kiana yang membuat semua orang terkejut.


"Apa maksud mu Kiana." Ujar Mark.


Deg jantung Vira terasa berhenti berdetak seketika, ia langsung mengerti apa yang di maksud oleh wanita di depan nya.


"Kamu lupa Mark sayang, aku kemarin mengatakan jika anak ini akan bertemu dengan ayah nya." Kata Kiana.


"Kevin, katakan pada ku ini semua tidak benar, kau bukan ayah dari anak itu kan." Tanya Mark.


"Tidak dia bukan anak ku." Jawab Kevin yang merasa sangat bingung.


"Plak." Satu tamparan mendarat di wajah Kevin.

__ADS_1


"Katakan yang sebenarnya, aku sangat membenci laki-laki yang tidak bertanggung jawab." Ucap Vira dengan air mata yang sudah membasahi pipi nya.


"Sayang aku tidak berbohong dia bukan anak ku." Kata Kevin yang berusaha meyakinkan Vira.


"Sayang ini anak kita, kamu lupa kita melakukan nya malam itu." Kiana melemparkan foto diri nya dengan Kevin.


Vira tersenyum pada Kevin. "Katakan ini apa Kevin, ini apa, kenapa kamu melakukan hal menjijikkan ini" Teriak Vira.


Kevin melihat senyuman kebencian dari wajah Vira. "Iya ini aku Vira, ini aku tapi itu saat aku lupa ingatan. Itu sudah beberapa bulan yang lalu."


"Plak." Satu tamparan kembali mendarat di wajah Kevin.


"Beberapa bulan lalu, kenapa kau tidak pernah mengatakan hal ini pada ku." Ucap Vira.


"Kamu melupakan satu hal sayang, kamu lupa empat bulan lalu kamu kembali ke sini, dan apa yang terjadi dengan kita." Ucap Kiana.


Flashback.


"Sayang aku berangkat, kamu baik-baik di rumah, jaga anak kita dengan baik." Ucap Kevin sebelum pergi.


"Iya sayang, kami hati-hati dan aku titip salam untuk papah." Ucap Vira.

__ADS_1


"Pasti sayang." Kata Kevin.


Hari ini Kevin pergi kembali ke Korea untuk bertemu dengan papa nya dan ia juga ingin menyelesaikan suatu hal pada seseorang yang belakangan ini cukup menganggu nya.


Sesampainya di Korea Kevin langsung pulang ke rumah orang tuanya, sebelum ia pergi bergabung dengan teman-teman nya.


"Dimana papah." Tanya Kevin.


"Tuan sudah pergi sejak pagi, ia ada keperluan mendadak di Tiongkok, tuan berpesan jika tuan muda harus mewakili perusahaan di sebuah pertemuan."


"Baiklah aku istirahat dulu, nanti panggil aku jika sudah waktunya." Ucap Kevin.


Malam hari nya sesuai dengan keinginan papah nya, Kevin menjadi perwakilan perusahaan papah nya dalam sebuah pertemuan. Ia mulai berbaur dengan rekan bisnis lainnya.



"Hey sayang." Ucap Kiana dan langsung memeluk Kevin.


Mereka semua kira Kiana adalah pacar Kevin, kebetulan orang tua Kiana orang penting dalam acara ini, tentu saja Kevin tidak bisa bertindak sembarangan pada Kiana.


"Kiana." Bisikan Kevin.

__ADS_1


"Kamu masih mengingat ku, hanya karena cinta satu malam kita." Tanya Kiana.


"Kamu meneror ku, lepaskan pelukan ini, aku masih menghargai orang tua kamu." Jawab Kevin.


__ADS_2