
Vira keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk yang melilit di tubuh nya. Sebenarnya ia merasa canggung hanya menggunakan handuk di depan Kevin karena mereka sudah lama tidak bertemu.
"Ahh sudah lah, dia juga suami ku." batin Vira.
Kevin menelan air liur nya dengan kasar, karena melihat tubuh mulus Vira.
"Kenapa dia terlihat menggoda sekali, dia istri ku apa aku boleh melakukan nya." batin Kevin.
"Sayang, kenapa dengan mu." tanya Vira.
"Tidak tidak papa." jawab Kevin.
"Kamu sangat lucu." ucap Vira.
Vira memakai pakaian nya dengan cepat setelah itu ia sedikit memoles wajah nya dengan make up agar mempercantik penampilan nya.
"Jangan terlalu cantik." kata Kevin.
"Kenapa sayang." tanya Vira.
"Nanti banyak yang melihat dan melirik mu, aku tidak mau." jawab Kevin.
Vira berjalan mendekati Kevin, suami nya saat ini lebih posesif di bandingkan sebelum nya.
"Kenapa kamu jadi posesif seperti ini." Vira mencubit hidung Kevin.
"Aku hanya ingin menjaga istri ku." Kevin menarik Vira sampai Vira jatuh ke atas tubuh nya.
"Sayang, aku harus ke kampus." ucap Vira.
"Biar kan seperti ini dalam beberapa menit saja, aku bingung kenapa aku bisa melupakan wanita secantik ini, kamu benar-benar cantik." kata Kevin.
"Berhenti menggombali ku." Vira mencubit perut Kevin.
"Hehehe aku berkata jujur sayang, kamu sangat cantik." Kevin mengecup bibir Vira.
"Iya aku cantik, sekarang lepas kan aku, aku harus ke kampus kamu mau ikut tidak."
"Aku masih ingin memeluk mu." Kevin mempererat pelukan nya.
"Nanti malam saja setelah acara kampus selesai, kamu tidak ingin jatah." kata Vira.
__ADS_1
"Jatah." ucap Kevin dengan semangat.
"Giliran jatah kamu semangat, ayo kita berangkat Anggi dan Bastian pasti sudah menunggu." kata Vira.
Kevin melepaskan pelukan nya, ia bercermin untuk merapikan diri nya.
"Sempurna." ucap Kevin.
"Sejak kapan suami ku menjadi narsis seperti ini." batin Vira.
"Kenapa sayang, ayo kita berangkat." kata Kevin.
"Hmmm iya iya, kamu jangan tebar pesona di sana, awas saja jatah hilang." ancam Vira.
"Siap buk bos." Kevin hormat pada Vira.
Mereka berdua pergi ke kampus berdua, karena Anggi dan Bastian sudah berangkat duluan.
"Sayang, apa aku memilki teman yang banyak di Indonesia." tanya Kevin.
"Tidak terlalu banyak, tapi kamu bergabung dalam grup lawak." jawab Vira.
"Iya, lihat saja nanti saat kita pulang ke Indonesia." kata Vira.
"Kapan kamu akan pulang?"
"Besok sayang, kamu harus ikut aku." ucap Vira.
"Iya pasti aku ikut." kata Kevin.
"Kamu hamil berapa bulan sayang?"
Vira merasa aneh pada Kevin yang saat ini lebih banyak tanya, apalagi penampilan nya berubah 180 derajat, dari gaya rambut sampai pakaian nya yang lebih rapi dari biasa nya.
"Hmm aku tidak tau, aku belum memeriksakan nya, kamu pergi sudah sekitar 3 bulanan, mungkin usia kandungan ku sekitar segitu juga." jawab Vira
"Tapi kamu tidak seperti ibu hamil, hanya sedikit gemuk dan perut mu sedikit buncit." kata Kevin.
"Hahaha mungkin karena anak kita minimalis." ucap Vira sambil tertawa.
__ADS_1
Sesampainya di kampus mereka langsung menuju ke tempat acara di laksanakan. Karena acara terbilang tidak terlalu formal mereka dapat duduk berdampingan.
"Liat wanita di kampus sini sangat cantik." kata Kevin.
"Apa sayang." tanya Vira.
"Tidak ada." jawab Kevin dan langsung menutup mulut nya.
Ketika mendengar nama nya di panggil Vira langsung berjalan naik ke atas panggung, ia sangat senang akhirnya bisa menyelesaikan S2 nya dengan nilai yang sangat baik.
"Selamat sayang, aku bangga pada mu." kata Kevin dengan memeluk Vira.
"Iya sayang, terimakasih." ucap Kevin.
"Selamat Vira." ucap Anggi.
"Selamat juga untuk kelian berdua." kata Vira.
"Oh iya vir, besok kan kita pulang, kamu mau ikut bersama kami atau...
"Aku bersama kalian juga, tapi malam ini aku tidak di hotel, aku ikut Kevin." kata Vira.
"Oke oke, besok kita saling memberi kabar saja."
"Iya nggi, bye." ucap Vira.
Kevin dan Vira langsung keluar dari kampus, mereka berdua menuju rumah Kevin untuk bertemu orang tua Kevin.
Yimin sangat terkejut saat melihat Kevin datang bersama Vira.
"Sudah tidak perlu papah jelas kan, aku sudah tau semua nya." kata Kevin.
"Jadi kamu sudah mengingat semua nya." tanya Yimin.
"Tidak semua nya hanya istri ku." jawab Kevin.
"Dan kamu akan kembali ke indonesia."
"Iya aku akan kembali ke sana."
"Setelah apa yang mereka perbuat pada mu, ingat Vin kamu pernah di tolak oleh keluarga vins, kamu pernah di rendah kan dan kamu akan kembali ke sana setelah apa yang mereka lakukan pada mu."
__ADS_1
"Aku tidak tau apa yang papah maksud, aku tidak ingin mempercayai orang yang telah menyembunyikan semua nya dari ku selama ini. Papah bilang aku tidak pernah ada hubungan dengan wanita yang bernama Vira tapi fakta nya dia istri ku. Benar atau salah yang papah katakan aku akan tetap kembali terserah mereka mau merima ku atau tidak." ucap Kevin dan langsung membawa Vira ke kamar nya.