Takdir Cinta 2

Takdir Cinta 2
Flashback.


__ADS_3

Flashback


Kevin sedang berada di salah satu klub malam bersama teman-teman nya, biasa nya Arga selalu mengawasi Kevin karena takut Kevin berbuat yang tidak-tidak. Apalagi saat ini Kevin sedang lupa ingatkan akibat operasi kanker di otak nya.


Tetapi kali ini karena ada kesibukan lain Arga tidak dapat menemani dan mengawasi Kevin, ia menyerah kan Kevin kepada teman-teman Kevin yang dapat Arga percaya.


"Minum kev." Ucap Win.


"Aku tidak boleh minum." Tolak Kevin.


"Tidak ada Arga, minum sedikit tidak membuat mu sakit kembali." Ucap Win yang sengaja ingin membuat Kevin mabuk.


Kevin mengambil gelas di tangan Win dan langsung menenggak nya, tanpa sadar Kevin minum terlalu banyak dan mulai membuat nya mabuk.


"Bagaimana sayang." Tanya Kiana.


"Dia sudah mabuk, pergi lah bersenang-senang." Jawab Win.


"Terimakasih kakak ku sayang." Ucap Kiana sambil mengecup bibir Win.


Jika tidak adik kandung nya, Win pasti sudah menghabisi Kiana, walaupun diri nya sudah pernah bermain dengan Kiana.


"Sayang perlu bantuan." Kiana duduk di atas pangkuan Kevin dan mulai meraba-raba dada bidang Kevin yang membuat Kevin mengerang.

__ADS_1


"Hmmm siapa kamu." Tanya Kevin.


"Kiana, aku ingin bersenang-senang dengan mu sayang." Jawab Kiana sambil kembali memberikan Alkohol ke depan bibir Kevin.


Kevin kembali minum dan dia sudah benar-benar mabuk. Kiana meminum Alkohol itu lalu mencium bibir Kevin dengan agresif nya, Kevin yang sudah benar-benar mabuk terbawa suasana dan mulai menggila.


Kiana membawa Kevin masuk ke dalam mobil nya, Kevin mulai membuka satu persatu baju nya, ia sudah tidak tahan lagi ingin mendapatkan kepuasan.


"Sayang." Ucap Kiana yang mendapat serangan tiba-tiba dari Kevin.


"Aku menginginkan tubuh mu." Kata Kevin.


"Tahan sebentar, kita ke apartemen ku." Ucap Kiana.


Setelah sampai di apartemen nya, Kiana langsung menyerang Kevin yang sudah mabuk, Kevin hanya mengikuti permainan yang di berikan Kiana.


Keesokan pagi nya, Kevin mulai terbangun dari tidur nya, kepala nya terasa cukup pusing ia merasakan di tubuh nya ada yang sedang memeluk nya.


"Kamu siapa." Tanya Kevin.


"Sayang kamu sudah bangun." Tanya Kiana sambil tangan nya bergerak memegang milik Kevin.


"Hmmm." Kevin memejamkan mata nya.

__ADS_1


"Apa tadi malam kita melakukan nya." Tanya Kevin.


"Iya sayang, kamu benar-benar luar biasa." Jawab Kiana.


"Apa aku pakai pengaman."


"Bagaimana sempat, kamu langsung menyerang ku." Kata Kiana.


"Aku melakukan nya karena aku sedang mabuk, dan kamu mau melakukan nya dengan ku, jadi jangan sampai kamu hamil anak ku." Ucap Kevin.


Flashback selesai.


Kiana dalam perjalanan menuju rumah Kevin, ia sudah menyiapkan berbagai macam bukti agar semua nya berjalan sesuai dengan keinginan nya.


"Masih sore, nanti malam saja, aku biarkan mereka berbahagia terlebih dahulu. Sayang kamu tenang saja kamu akan bertemu dengan ayah ku." Ucap Kiana.


Malam hari nya mereka semua sudah selesai makan malam, seperti biasa nya Mark ikut bergabung bersama Vira dan Kevin duduk di ruang keluarga untuk sekedar berbincang atau menonton Film.


"Selamat malam." Ucap Kiana.


"Kiana." Kevin dan Mark sama-sama terkejut melihat kedatangan Kiana.


"Ada apa sayang." Kata Kiana.

__ADS_1


"Kiana ada apa kamu ke sini." Tanya Mark.


"Kamu lupa sayang, tentang perkataan ku kemarin." Ucap Kiana.


__ADS_2