
"Sayang kamu dengan Kevin sedang bermasalah." Tanya Citra.
"Sedikit ada apa dan dari mana kamu tau."
"Maafkan dia, tadi Kevin yang berbicara pada ku, dia minta tolong agar kamu mau berbicara dengan nya."
"Nanti akan aku usahakan." Kata Vino.
Vino dan Andy sedang berbincang berdua. Andy menanyakan tentang kelahiran istri Vino, karena Caitlin juga akan segera melahirkan.
"Vino, hey dengar kan aku." Ucap Kevin.
"Jangan berbicara dengan ku." Kata Vino.
"Hey, kenapa kau yang emosian."
"Emosian kau bilang, ya emosian siapa Kevin, jangan karena kau sedang bersedih kau bisa seperti ini. Kau pikir aku tidak pernah ada di posisi mu, aku pernah Kevin."
"Iya aku mengerti maafkan aku." Ucap Kevin.
"Vino, hey vin maafkan aku, kau mau marah saat aku ingin pergi." Tanya Kevin.
"Kau mau kemana." Tanya Vino.
"Maafkan dulu aku, baru aku akan menjawab nya."
"Iya iya aku memaafkan mu." Ucap Vino.
__ADS_1
"Aku ingin pindah ke Korea, tempat ku dan Vira bertemu."
"Apa maksud mu, kau mau memisahkan ku dengan kembaran ku sendiri."
"Tenang lah dulu, kami ingin fokus ke pernikahan kamu dulu, aku akan sering berkunjung menemui mu dan yang lainnya.
"Tidak Kevin aku tidak setuju."
"Vino, kau tidak berhak melarang kami, apa kau mah sama seperti daddy mu yang selalu melarang kami."
"Apa kau sudah memikirkan semua nya, walaupun Vira sudah pernah tinggal jauh dari kami tapi kali ini beda kev."
"Aku sudah memikirkan nya Vino, aku janji akan selalu menjaga Vira. Vira cinta mati ku Vino." Ucap Calvin.
"Aku belum menyetujui nya, aku akan memikirkan nya." Kata Vino.
"Boleh kau pegang saja." Jawab Vino.
"Nila, kamu tau paman sangat menyayangi mu." Kevin menciumi wajah Nila sampai Nila menangis.
"Kevin anak ku menangis." Ucap Vino.
"Eh sayang jangan menangis." Kevin berusaha menenangkan Nila.
"Sayang ada apa, kenapa Nila menangis." Tanya Citra.
"Kevin yang membuat nya." Jawab Vino.
__ADS_1
"Maaf Citra, tapi Nila tidak mau berhenti menangis." Ucap Kevin.
"Mungkin dia haus." Citra mengambil Nila dari Kevin.
"Kevin ayo keluar, jangan sampai kau melihat milik istri ku." Ucap Vino.
"Aku ingin ke kamar lain kali saja." Kevin berjalan keluar ke tempat istri nya.
Beberapa minggu telah berlalu, Kevin sudah mempersiapkan perpindahan kewarganegaraan Vira dan diri nya. Sebenarnya Vira tidak setuju akan hal ini tapi apa boleh buat Vira tidak berani membantah suami nya.
"Sayang lusa semua nya selesai, dan keesokan harinya kita bisa pergi ke Korea."
"Iya sayang, aku selalu ikut dengan mu." Ucap Vira.
"Sayang apa kamu sudah hamil kembali." Tanya Kevin.
"Sayang kita baru memulai nya kembali 2 hari lalu, aku akan periksa setelah satu bukan. Aku yakin kita akan cepat di beri anak." Jawab Vira.
"Semoga saja sayang, aku sangat menantikan hal itu." Kata Kevin.
"Andy apa benar Caitlin akan lahiran sekarang juga." Tanya Vino.
"Iya Vino, kata dokter Caitlin sudah bisa melahirkan, jika terlalu lama keburu Caitlin kontraksi dan itu akan menyakitkan untuk nya." Jawab Andy.
"Kalian tidak ada yang mau menemani ku." Tanya Andy.
"Aku menemani mu." Jawab Aska.
__ADS_1
"Aku juga, tapi nanti aku akan menyusul bersama Kevin." Ucap Vino.