Takdir Cinta 2

Takdir Cinta 2
Episode 66


__ADS_3

"Bug." Vino langsung memukul wajah Aska.


"Berani nya kau permainan kan saudara ku." teriak Vino.


Vino mengetahui semua nya dari Citra, setelah menghubungi Aska tadi Citra langsung menghubungi Anggun, Anggun telah menceritakan semua pada Citra.


"Tidak vin, kau salah paham." ucap Aska.


"Salah paham, kau bilang salah paham." tanya Vino dengan nada yang menekan.


"Sayang dengar kan dulu, apa yang Aska katakan." ucap Citra.


Anggun mulai terbangun dari pingsan nya ia merasakan kepala nya masih cukup pusing.


"Sayang, kau sudah bangun. Apa ada yang sakit." tanya Aska dengan wajah yang sangat khawatir.


"Untuk apa kau memperdulikan ku, aku tidak butuh diri mu, pergi dengan selingkuhan mu sana." ucap Anggun.


"Sayang kau salah paham, dia bukan selingkuh ku." kata Aska.


"Bukan selingkuhan mu tapi istri kedua mu." ucap Anggun.


"Sayang, aku tidak mungkin selingkuh dari mu. Aku tidak tau kenapa tiba-tiba dia memeluk ku, aku sudah memarahinya dan memecatnya. Kalau kamu tidak percaya kita bisa datang ke kantor ku dan melihat CCTV di sana." jelas Aska.


"Aku tidak percaya." ucap Anggun.


"Sayang.. Coba tatap mata ku, apa ada kebohongan di mata ku. Percaya lah pada ku demi aku dan anak kita." kata Aska.


Anggun menatap mata Aska ia memang merasa tidak ada kebohongan di mata Aska, Aska memang berbicara apa adanya. Mungkin benar ia hanya salah paham pikir Anggun.


"Kamu tidak selingkuh dari ku." tanya Anggun.

__ADS_1


"Tidak sayang, aku sangat mencintai mu. Mana mungkin aku berani selingkuh dari mu. Apalagi dengan saudara mu yang tiba-tiba memukul ku." jawab Aska.


"Maaf aku menuduh mu selingkuh." ucap Anggun.


"Tidak papa aku mengerti, ibu hamil memang emosi nya tidak stabil." kata Aska.


"Kamu tau aku sedang hamil." tanya Anggun.


"Sudah dokter yang mengatakan nya pada ku tadi." jawab Aska.


Setelah masalah salah paham selesai, kini. giliran Vino yang mendekati Aska untuk meminta maaf pada nya.


"Apa ini sakit." tanya Vino sambil memegang wajah Aska.


"Masih kau tanya apa sakit. Kau memukul ku dengan kuat." jawab Aska.


"Maaf ka, aku terbawa emosi." ucap Vino.


"Maaf ka aku terbawa emosi." ejek Aska.


"Aska maaf, kenapa kau mudah sekali merajuk, kau pikir tidak sakit." ejek Aska.


"Hmmm, bukan nya kau ingin ke moonly grup ayo aku temani, dengan ada aku kita dengan mudah masuk ke sana." ucap Vino.


"Aku tidak butuh kau, aku butuh teman yang mempercayai ku." kata Aska.


"Aska.. Aku minta maaf, sudah jangan kau ungkit lagi. Aku salah aku minta maaf." ucap Vino.


"Iya aku maafin." ujar Aska.


"Yakin aku memaafkan ku." tanya Vino.

__ADS_1


"Iya, aku juga tidak bisa menyalahkan mu, niat mu hanya melindungi saudara mu. Jika aku jadi kau aku juga akan melakukan hal yang sama." jawab Aska.


"Ka kau berbicara seperti tingkat ketampanan mu lebih naik 0,1 persen." ucap Vino sambil menahan tawa nya.


"Kau ya, masih saja membuat ku marah." kata Aska sambil menjitak kepala Vino.


Citra dan Anggun pulang ke rumah menggunakan mobil Vino, sebenarnya Aska ingin mengantarkan Anggun tapi Anggun menolak nya dan meminta Aska melanjutkan pekerjaan nya. Sedangkan mobil Anggun yang berada di taman juga sudah di ambil oleh orang suruan Vino.


"Lihatlah kalau kau bersama ku ke moonly grup kau akan seperti raja." ucap Vino.


"Kau terlalu sombong vin." ujar Aska.


Dan benar saja yang di katakan Vino memang apa ada nya. Ia sangat di hormati di Moonly grup mereka semua tunduk jika Vino lewat di depan mereka.


"Kau benar vin, mereka tunduk pada mu." ucap Aska.


"Hahaha keluarga Vins dan Moonly sangat dekat dan dulu kami pernah menjadi satu perusahaan. Jadi tidak heran jika mereka tunduk pada ku, dan mengenali ku." jawab Vino.


"Kau hebat vin, aku ingin menjadi seperti mu." ucap Aska.


"Kau yang hebat ka, bisa memulai perusahaan mu sendiri, aku hanya melanjutkan apa yang daddy ku lakukan." kata Vino.


Di depan ruang Andy mereka tidak perlu meminta Izin lagi pada sekretaris pribadi Andy. Vino langsung masuk ke dalam yang membuat Andy terkejut.


"Woy, jangan sok sibuk." ucap Vino.


"Vino, kenapa kau selalu seenak mu." kata Andy.


"Hahaha kau marah pada ku, hey bodoh kenapa ruangan mu belum pindah, kata nya kau CEO baru Moonly grup." tanya Vino.


"Ruangan CEO sedang di renovasi, aku ingin suasana baru." jawab Andy sambil berjalan mendekati Aska dan Vino.

__ADS_1


Sementara itu Kevin dan Vira juga sedang berada di kantor yang baru mereka rintis dan sudah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Mereka berdua akan pulang lebih awal karena ingin menyiapkan acara untuk nanti malam.


Maaf ya baru up, saya sedang sibuk menyemprot rumah orang.


__ADS_2