Takdir Cinta 2

Takdir Cinta 2
Pangeran Sinchan dan Putri Cupang.


__ADS_3

Plakk.. satu tamparan mendarat di wajah Mark.


"Kau gila," ucap Mark yang mendapatkan tamparan dari Tiara.


"Kau bilang aku yang gila, aku masih bisa mengingat dengan jelas wajah mu, kau yang menabrak ku waktu itu kan, yang tidak bertanggung jawab."


"Eh tidak, aku tidak pernah menabrak siapapun," elak Mark.


"Jangan bohong, walaupun aku bodoh, aku masih ingat dengan jelas pria yang menabrak ku dulu. Dimana otak mu tuan, kau meninggal kan ku begitu saja, gara-gara kau hp ku menjadi korban." ucap Tiara.


"Iya iya aku mengaku aku yang salah, tapi saat itu aku memberikan mu uang," kata Mark.


"Uang itu tidak cukup tuan, berikan hp mu," ucap Tiara.


"Untuk apa, kau mau mencuri nomor ku," tanya Mark.


"Kau gila, aku mau menikah untuk apa aku mencuri nomor hp ku," jawab Tiara sambil mengambil hp Mark secara paksa.


"Hp ku, jangan gila kau," ucap Mark.


"Ini sebagai ganti rugi, karena kau merusak hp ku."


"Kau benar-benar wanita aneh, aku akan mengganti rugi hp mu, berikan hp ku kembali," ucap Mark.


"Tidak mau kau bohong," tolak Tiara.

__ADS_1


"Begini saja, aku beri uang satu juga kau kembali kan hp ku, kau sudah membeli hp baru bukan?"


Tiara menganggukkan kepala nya, ia memang sudah lama membeli hp baru.


"Nah aku beri uang satu juta, dengan uang itu kau bisa membeli apa saja untuk menyenangkan calon suami mu. Jika kau mengambil hp ku percuma saja kau saja sudah punya hp," kata Mark.


Tiara merasa apa yang di katakan Mark benar ada nya, otak idiot nya tidak berpikir jauh ke depan.


"Baiklah mana uang mu," tanya Tiara.


Mark membuka dompet nya, ia mengambil uang senilai satu juta lalu memberikan nya pada Tiara.


"Terima kasih, ini hp mu," ucap Tiara yang sangat senang sekali.


"Wanita bodoh, harga hp ku berlipat-lipat harga nya di bandingkan dengan uang satu juta itu," batin Mark.


Setelah membeli obat kuat, Mark langsung pulang ke rumah, ia membuka hp nya saat mendapatkan pesan dari Vira.


"Mark ini nomor calon istri mu, jangan tunjukan foto mu, berkenalan lah agar kalian tidak terlalu canggung."


"Biak Vir." Mark membalas pesan dari Vira.


Mark mengganti foto profil nya dengan gambar kartun sinchan dan langsung mengirimkan pesan pada nomor yang Vira beri tadi.


"Selamat sore."

__ADS_1


Tiara yang sedang mencari lingerie terkejut saat mendapatkan pesan dari nomor yang Vira berikan tadi. Vira juga sudah memberikan nomor Mark pada Tiara.


"Pangeran Sinchan," ucap Tiara saat melihat foto profil Mark.


"Sore" Tiara membalas pesan dari Mark.


"Ikan curang," ucap Mark saat melihat foto profil Tiara.


"Kamu calon suami ku kan, pria bule tampan ku." Tiara kembali mengirim pesan pada Mark.


Mark menaikan satu alis nya, ternyata calon istri nya termasuk wanita yang agresif.


"Aku sedang membeli Lingerie kamu mau warna apa," tanya Tiara.


Otak Mark langsung traveling kemana-mana, Mark membayangkan wanita cantik memakai lingerie berwarna merah pasti sangat menggoda iman nya.


"Merah, aku suka warna merah." Jawab Mark.


"Wah pilihan yang bagus pangeran Sinchan, aku sudah tidak sabar bertemu dengan mu," ucap Tiara.


"Aku juga putri ******, aku juga tidak sabar untuk memakan mu," kata Mark.


Hati Tiara berbunga-bunga saat Mark sudah tidak sabar untuk memakan nya.


Mereka berdua terus menerus berbalas pesan tanpa ngirim foto dan suara, karena itu di larang oleh Vira.

__ADS_1


__ADS_2