
Kevin menarik Vira dan langsung memeluk nya. "Aku mencintaimu Vir, sangat mencintai diri mu," ucap Kevin.
Mark sedari tadi melihat momen itu, hati nya terasa sangat sakit, ia semakin sadar jika mencintai bukan berarti harus memiliki. Setelah momen sudah tepat baru lah Mark masuk ke dalam ruangan itu sambil membawa makanan yang ia beli.
"Vira kamu mau pulang atau di sini, jika ingin di sini aku yang akan mengizinkan nya pada daddy mu," ucap Mark.
"Aku ingin pulang saja, tunggu sebentar," kata Vira.
"Aku pulang dulu, kamu jangan lupa makan, aku tidak bisa lama-lama karena kakak ku pasti akan mencari ku jika aku pergi dari rumah," ucap Vira.
"Vira temani aku Vir, aku sendiri di sini," kata Kevin.
"Aku janji akan melihat mu kembali," ucap Vira dan pergi meninggalkan Kevin.
Satu bulan telah berlalu, Vira masih belum bisa bertemu dengan Kevin, Vino melarang nya untuk pergi kemanapun meskipun bersama Mark, Vino tetap memberikan pengawasan penuh.
Kevin sudah lama pulang dari rumah sakit, ia sudah benar-benar sehat untuk mengejar cinta nya kembali. Ia sangat yakin Vira masih mau rujuk dengan nya.
__ADS_1
Hari ini Kevin nekat ke rumah Vira, seperti biasa nya ia harus melewati para penjaga rumah agar dapat masuk ke dalam rumah. Beruntung kali ini ada Stiven yang kebetulan baru pulang, dan mengizinkan Kevin masuk ke dalam.
"Kau," Teriak Vino.
"Vino, jangan ikut campur, daddy yang membawa nya," ucap Stiven.
"Daddy apa maksud mu, aku sudah melarang Vira untuk pergi sekarang kau membawa nya ke sini," kata Vino.
"Vino diam, jangan lancang urus saja urusan mu," ucap Stiven.
"Sayang," Kevin langsung berlari memeluk Vira, ia mencium wajah Vira karena ia sangat merindukan wanita nya.
"Sayang aku sangat merindukanmu," ucap Kevin.
"Vira." Vino menatap tajam ke arah Vira.
"Vino apa masalah mu dengan ku, daddy mu tidak mempermasalahkan ku kembali dengan Vira."
__ADS_1
"Aku membenci mu karena kau mengecewakan ku Kevin, kau benar-benar mengecewakan ku, kau orang yang paling aku percaya untuk menjaga Vira tapi apa yang kau lakukan kau menyakiti nya Kevin, bagaimana bisa aku membiarkan mu kembali pada Vira," ucap Vino.
"Maaf Vino aku tidak sepenuhnya bersalah, jika aku memang buruk di mata mu, aku minta maaf aku menyesal vin, tolong jangan membuat rumit hubungan kami," kata Kevin.
"Cih, aku muak mendengar kata maaf dari mu," Vi o pergi meninggalkan tempat itu.
"Kevin jaga perilaku mu, ingat kalian sudah resmi bercerai," kata Stiven dan ikut pergi dari tempat itu.
"Sayang perut kamu sudah besar sayang, bagaimana apa ada yang sakit, apa anak ini menginginkan sesuatu," tanya Kevin.
"Aku ingin makan bersama mu," jawab Vira.
"Wah seperti nya anak ini tau, aku akan menjadi calon daddy nya," kata Kevin.
Vira dan Kevin pergi ke ruang makan untuk makan bersama, sebelum itu Vira meminta Kevin masak untuk nya, dan Kevin langsung menuruti kemauan yang di minta Vira.
Vira sangat senang melihat Kevin memasak, apalagi saat Kevin menyentuh perut nya, rasa nya perut nya merespon sentuhan dari Kevin. Mungkin karena memang anak itu anak dari Kevin.
__ADS_1