
"Kenapa dengan mu, saat menikah kau senang, sekarang kau seperti menyesal," ucap Kevin.
"Kau tau wanita itu musuh ku, aku benar-benar terkejut melihat nya," kata Mark.
"Musuh mu, bagaimana bisa? Maksud ku bagaimana bisa kau punya musuh."
"Cerita nya panjang, dan sekarang aku menyesal menikah tidak lihat-lihat dulu orang nya," ucap Mark.
"Itu salah mu, kenapa kau langsung setuju saat dengan rencana anen Vira, begini kau sudah unboxing dia belum," tanya Kevin.
"Langsung aku unboxing, sudah tanggung aku gas saja lah, dia juga mau kok," jawab Mark.
"Ya sudah, nikmati saja, nanti kalian akan pasti akan saling mencintai," ucap Kevin.
Malam hari nya mereka berempat sedang makan malam bersama, seperti biasa nya Kevin dan Vira selalu saja romantis dimana pun mereka berada. Tidak seperti pengantin baru Mark dan Tiara yang sama sekali tidak ada sisi romantis nya, bahkan tempat duduk berdua berjarak dengan jarak yang cukup jauh.
"Kevin aku ingin membeli rumah di kompleks ini, apa ada yang kosong," tanya Mark.
"Tidak tau Mark, untuk apa kau membeli rumah," tanya Kevin.
"Untuk tempat tinggal ku dengan wanita ini," jawab Mark.
"Wanita ini siapa, aku mempunyai nama," saut Tiara.
__ADS_1
"Untuk kau ikan c*pang," ucap Mark.
"Hey hey berhenti bertengkar, lebih baik kalian berdua mendesah." ujar Kevin.
"Tidak mau dia seperti harimau," kata Tiara.
"Sudah jangan bertengkar, Mark kenapa kalian tidak tinggal disini saja, rumah sebesar ini kami hanya tinggal bertiga, jika ada kalian semakin rame," ucap Vira.
"Tidak tidak aku tidak enak dengan kalian," tolak Mark.
"Untuk apa tidak enak, kau seperti sama siapa saja, ayolah tetap tinggal di sini saja," bujuk Kevin.
"Sudah iya kami mau, kau jangan sok jual mahal," kata Tiara.
Wanita ini," ucap Mark yang benar-benar geram dengan istri nya.
"Aku di sini, kau di sana," ucap Tiara.
"Iya ya sudah, terserah mu." Mark mengalah dari istri nya.
"Tiara," ucap Mark.
"Hmmm," gumam Tiara sambil memainkan hp nya.
__ADS_1
"Aku ingin lagi, main yuk," kata Mark.
"Apa kau bilang, milik ku saja masih tidak nyaman, kau mau minta lagi," ucap Tiara.
"Ayo lah, kau tau di buku nikah kita, jika istri menolak suami nya, maka istri itu akan mendapatkan dosa yang sangat besar dan hidup nya tidak akan pernah tenang," kata Mark.
"Aaaapa itu benar," tanya Tiara.
"Kau tidak percaya pada ku, ya sudah kau bisa bertanya pada Vira. Kau kalah dengan Vira, Vira saja selalu memberi nya jika Kevin minta." ucap Mark.
"Hmmm aku." Tiara mulai ragu dan takut yang dikatakan Mark itu benar apa ada nya.
Mark mengambil kesempatan ini dengan baik, ia mulai mendekati Tiara yang masih ragu.
"Aku janji akan perlahan, nanti kau bisa memimpin di atas," ucap Mark.
"Apa sakit seperti pertama kali," tanya Tiara.
"Mungkin sedikit sakit, tapi hanya sesaat lama-lama juga akan enak ko," jawab Mark.
"Bagaimana kamu mau kan sayang," tanya Mark.
"Sayang kamu memanggil ku sayang," tanya Tiara.
__ADS_1
"Menang begitu aturan main nya, kita harus mengatakan hal yang lembut pada pasangan kita," jawab Mark.
"Hanya sebentar saja ya." Akhirnya Tiara memberikan makan harimau tua nya.