
“Tidak perlu berterima kasih Mario. Maafkan aku atas perlakuan aku kepadamu selama ini,” balas Lery yang langsung menyelusupkan kepalanya di dada bidang Mario dan Mario langsung memeluk tubuh Lery saat keduanya masih polos tanpa sehelai benang pun yang melekat di tubuh keduanya.
Senyum terukir dari kedua sudut bibir Lery saat dirinya baru masuk ke dalam kamarnya sambil membawa secangkir kopi yang dirinya buat untuk Mario. Untuk pertama kalinya selama menjadi istri dari Mario. Lery langsung menaruh cangkir berisi kopi di nakas tempat tidurnya. Kemudian dirinya langsung mendekat ke arah Mario sambil menarik selimut yang masih menutupi tubuh Mario.
“Lery. Jangan memancingku, aku masih mengantuk,” ucap Mario saat Lery mendaratkan ciuman di bibir Mario. Kemudian Mario langsung membawa Lery ke dalam pelukannya.
“Apa kamu ikan yang harus aku pancing?”
“Wow ternyata nona batu bisa bercanda juga,” ledek Mario menatap Lery sambil tersenyum.
“Apa kamu bilang? Aku batu?”
__ADS_1
“Iya nona batu,”
“Ma...” ucapan Lery berhenti saat Mario mel*mat bibir Lery dengan tiba-tiba.
“Itu untuk penyemangat pagiku hari ini,” ujar Mario setelah melepas tautan bibirnya.
“Pagi kamu bilang?” tanya Lery sambil menunjuk jam dinding yang berada di dalam kamarnya.
“Ya ampun Lery, kenapa kamu tidak membangunkan aku. Kalau begini ceritanya aku bisa ditendang oleh saudara kembarmu itu,” ucap Mario yang langsung beranjak dengan terburu buru dari tidurnya saat jam menujukan pukul sebelas siang. Kemudian Mario berlari menuju kamar mandi. Membuat Lery langsung menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.
“Ya ampun Mario kamu mandi atau tidak kenapa cepat sekali?” tanya Lery sambil menyiapkan pakaian Mario. Ketika Mario sudah keluar dari dalam kamar mandi.
“Aku sudah katakan kepadamu. Aku akan menjadi istri yang sesungguhnya untukmu Mario,” ucap Lery sambil membalik tubuhnya menghadap ke arah Mario.
“Aku tahu. Tapi aku tidak ingin kamu melakukan hal ini untuk menjadi istri yang sempurna untukku. Dengan kamu mengurus Marco dengan baik. Kamu sudah menjadi istri yang sempurna untukku Lery,” sambung Mario sambil membelai wajah Lery. “Dan satu lagi jangan pernah mabuk seperti semalam oke?”
“Oke. Dan ini pakailah bajumu,” jawab Lery sambil menunjuk pakaian Mario yang berada di atas ranjang, membuat Mario langsung mengerutkan dahi.
__ADS_1
“Lery apa aku harus pergi ke kantor menggunakan celana pendek dan juga kaos?”
“Siapa bilang kamu akan ke kantor. Aku sudah memberi tahu Leno hari ini kamu tidak pergi ke kantor,”
“Kenapa kamu tidak memberi tahu aku dari tadi. Kalau begitu aku masih bisa meneruskan yang semalam,” ujar Mario sambil tersenyum menggoda ke arah Lery dan membawa Lery ke dalam pelukannya.
“Mario lepaskan. Aku belum memompa asi untuk Marco,” ucap Lery sambil melepas pelukan Mario. “Jangan lupa kopi buatanku minum,” ucapnya lagi dan langsung pergi meninggalkan kamar sambil tersenyum ke arah Mario.
Mario dan juga Lery yang baru saja menyelesaikan makan siang langsung menuju ruang tamu untuk menyelesaikan pekerjaannya masing-masing saat keduanya tetap mengerjakan pekerjaannya dari rumah.
“Lery kalau kamu lelah istirahatlah. Biar nanti aku yang menyelesaikannya,”
“Tidak perlu. Aku sudah menyuruh sekretarisku untuk menyelesaikannya. Dan sebentar lagi dia juga akan datang,” jelas Lery dan benar saja belum lama Lery menyelesaikan perkataannya sekretaris Lery sudah masuk ke dalam rumah dan menghampiri Lery dan juga Mario di ruang tamu.
“Syukurlah kamu sudah datang Maria. Tolong kamu kerjakan ini semua,” perintah Lery pada sekretarisnya yang terus saja memperhatikan Mario yang sedang sibuk dengan laptopnya. “Ada apa Maria? Oh Iya aku sampai lupa. Perkenalkan ini Mario suamiku,” ucap Lery karena selama ini tidak ada satu pun orang yang bekerja dengan Lery mengetahui siapa suaminya meskipun Mario sering datang ke kantornya. Membuat Mario langsung menatap ke arah sekretaris Lery yang sedang menahan amarah sambil menatap Mario dengan tajam. “Baiklah Maria kamu selesaikan semuanya. Aku tinggal dulu sudah saatnya Marco minum susu,” ucap Lery lagi yang langsung meninggalkan Maria dan juga Mario di ruang tamu.
__ADS_1
*Like*Komen*Bersambung........