
“Apa yang kakak ipar bicarakan, aku tahu kakak ipar sangat mencintai kakakku itu. Tapi tidak segitunya kali,” canda Maria sambil menepuk punggung Lery.
“Tapi...”
“Kakak ipar sudahlah sebentar lagi Mario juga akan pulang santai saja,” sambung Maria memotong perkataan Lery.
“Nona den Marco dari tadi menangis tidak mau berhenti,” ujar pengasuh Marco yang menghampiri Lery sambil menggendong Marco yang sedang menangis kemudian Lery langsung mengambil alih Marco dari gedongan pengasuhnya tersebut.
“Apa Marco sudah minum susunya mbak?”
“Den Marco tidak ingin minum susu non,” jelas suster tersebut karena memang sedari tadi Marco terus saja menangis di beri susu juga sama sekali tidak diminum.
“Ada apa sayang kenapa kamu menangis. Ini mama sayang. Atau anak mama satu ini mengantuk? Baiklah sayang mama akan menidurkanmu,” ujar Lery sambil menimang Marco kemudian menuju kamar Marco meninggalkan Merin dan juga Maria yang melanjutkan makan siangnya.
Setelah hampir satu jam Lery menenangkan Marco dan sekarang bayi gembul tersebut sudah tertidur pulas di dalam dekapannya. Tapi sedari tadi perasaan tidak nyaman Lery belum juga hilang dari pikirannya.
“Kakak ipar aku membawakan makan siang untukmu. Aku tidak ingin keponakan aku kekurangan asupan gizi,” ujar Maria yang baru saja masuk ke dalam kamar Marco sambil membawa nampan berisi makan siang untuk Lery dan menaruh di atas meja di samping tempat tidur Marco.
“Terima kasih Maria,”
“Kakak ipar kenapa kakak ipar pucat sekali apa kakak sakit?” tanya Maria sambil memegang kening Lery dengan punggung tangannya.
__ADS_1
“Tidak Maria aku tidak sakit hanya saja...”
“Permisi nona ada telepon untuk nona,” ujar asisten rumah tangga Lery yang tiba-tiba masuk ke dalam kamar Marco sambil membawa telepon rumah dan memotong perkataan Lery.
“Dari siapa?”
“Kurang tahu non,” jawab asisten rumah tangga Lery sambil memberikan telepon yang ada di tangannya kepada Lery.
“Halo selamat siang,” ujar Lery saat mengangkat telepon tersebut. “Apa! Apa anda tidak?” tanya Lery sambil menjatuhkan telepon yang ada di tangannya dan tiba-tiba Lery langsung jatuh pingsan membuat Maria langsung panik.
*
*
*
“Tenangkan dirimu Lery. Kamu harus yakin Mario baik-baik saja,” ucap Lea istri dari kembarannya tersebut sambil menepuk punggung Lery untuk menenangkannya.
“Bagaimana aku bisa tenang bila di dalam sana Mario sedang berjuang antara hidup dan mati. Katakan padaku bagaimana?” tanya Lery yang terus saja menangis.
“Sabar Lery,” sambung saudara kembarnya sambil duduk di samping Lery.
__ADS_1
“Sabar kamu bilang? Ini juga karena dirimu Leno. Coba saja kamu dulu langsung menjebloskan Brian ke dalam penjara dan jangan menyuruh Mario untuk menyekapnya. Pasti ini tidak akan pernah terjadi,”
“Iya maaf aku salah,”
“Iya kamu semudah itu mengatakan maaf tapi...”
“Jangan katakan apa pun lagi. Aku yakin Mario akan baik-baik saja,” sambung Leno memotong perkataan Lery kemudian membawa saudara kembarnya tersebut yang masih saja menangis ke dalam dekapannya. “Aku baru menyadari sungguh besar cintamu pada Mario orang yang selalu kamu hina itu. Aku kira kamu...”
“Leno!” teriak Lery memotong perkataan Leno sambil melepas pelukannya dan beranjak dari duduknya.
“Lery kamu mau ke mana?” tanya Leno sambil mencekal tangan Lery yang akan pergi meninggalnya.
“Aku akan pergi memberi pelajaran pada Brian,” jawab Lery ketika dirinya tahu jika Brian yang sudah menembak Mario.
“Brian sudah di bawa pihak yang berwajib. Tidak ada gunanya kamu memberi pelajaran,”
“Kenapa tidak dari dulu Leno? Apa harus menunggu Mario menderita seperti ini?” tanya Lery yang masih menangis kemudian Leno langsung membawa Lery ke dalam dekapannya lagi.
“Maafkan aku. Tapi aku pastikan Brian dan juga Bio akan mendekam selamanya di penjara,” sambung Leno setelah sebelumnya Leno yang ingin pergi ke luar negeri mengurungkan niatnya, saat anak buah Mario memberi tahu kalau Mario dalam bahaya. Tapi naas saat dirinya sampai tempat kejadian dengan membawa polisi Mario sudah terkena dua kali tembakan dan polisi langsung bertindaklah cepat membekuk Brian, Bio dan juga anak buahnya yang akan melarikan diri.
Bersambung..........
__ADS_1
Hari ini akue baik kan tidak ada gantungan wkwkwkwk